February 13, 2006
Oleh Iim Fahima Jachja
Dua kali saya bertemu klien yang dua-duanya memiliki produk yang berkaitan dengan teknologi, dan dua-duanya mengaku produknya gagal di pasaran meski sudah melakukan kegiatan promosi yang cukup. Padahal, jika dilihat dari produknya, dua duanya potensial diminati konsumen.
Oleh Iim Fahima Jachja
Beberapa kali saya menerima telepon promosi (telemarketing) dari sebuah bank bertaraf internasional yang kebetulan saya memang pemakai kartu kreditnya. Beragam yang ditawarkan, dari program cicilan 0% sampai tawaran menaikkan kredit limit. Kebetulan semuanya saya tolak karena yang ditawarkan tidak relevan dengan kebutuhan saya.
December 23, 2005
Oleh Iim Fahima Jachja
Seperti diterjang air bah yang datang tanpa diduga, tiba-tiba saja banyak biro iklan besar “hanyut” di tengah jalan. Satu per satu dalam skala kecil atau pun besar melakukan PHK karyawan. Dimulai dari Grey, disusul McCann Erickson, Fortune Indonesia dan JWT. Bahkan kabarnya, langkah ini akan disusul oleh sejumlah biro iklan lokal.
December 1, 2005
Oleh Iim Fahima Jachja
Bukan waktunya buang uang buat beriklan! Don’t trust advertising people! Advertising Agencies must re-think of their business! Dan masih banyak lagi omongan sinis terlontar dari sejumlah marketer dunia terhadap bisnis periklanan. Di awal tahun 2000 sejumlah buku bermunculan seperti  The end of advertising as we know it by Sergio Zyman, mantan CEO Coca Cola [...]