Online Strategist, Creative Designers, Web Technologist MarComm Practitioners, E-Commerce and Education __________________________ under one roof.

Kenapa Blogger Dicap Pengecut dan Penipu?

March 10, 2008
Oleh Nukman Luthfie

 

Kenapa Ahmad Dhani sempat berujar bahwa “Internet adalah dunianya orang yang pengecut”? Kenapa pula Roy Suryo menuduh blogger sebagai penipu? Kita bisa saja bertanya langsung kepada kedua figur publik itu, dan mereka akan menjawab sesuai dengan latar belakang dan pengetahuan mereka masing-masing.

Dhani, sang pentolan kelompok musik Dewa, kemungkinan besar mengaitkannya dengan blog Maia, istri sahnya hingga kini, yang lebih banyak curhat masalah pribadinya di blog. Bisa jadi, Dhani merasa jengah dan bertanya-tanya, kenapa curhat Maia tidak disampaikan langsung ke dia saja?

Roy, pada sisi lain, merasa dijadikan korban oleh banyak blogger yang mencatut namanya, membuat blog atas namanya, membuat profil friendster atas namanya, dan menjelek-jelekkan dirinya di alam maya. Bisa jadi, pembaca acara e-Life Style di MetroTV ini belum pernah/sempat blogwalking sehingga tidak menemukan ratusan (ya, ratusan) blog yang begitu inspiratif semacam Imam Brotoseno, Perspektif Wimar Witoelar, Strategi Manajemen Yodhia Antariksa, Roni Yuzirman, atau Bangsari yang menggalang kambing melalui blog untuk pendidikan anak tak mampu.

Sahkah mereka beranggapan seperti itu? Menurut saya, sah-sah saja. Itu alasan kontekstual yang masuk akal. Salahkah pandangan mereka? Tentu saja menurut saya, itu salah, karena pandangan mereka yang parsial itu dipakai untuk memotret yang utuh. Secara keseluruhan blogger bukanlah pengecut. Bukan pula penipu. Bahwasanya ada blogger yang penipu atau pengecut atau bercitra negatif lain (seperti tukang copy paste), itu tidak perlu dipungkiri. Tapi, itu tidak berarti semua blogger penipu/pengecut.

Sebagai seorang blogger (meski lebih banyak sebagai korporat yang tidak terkena tudingan itu), saya justru melihat tudingan kedua figur publik itu sebagai awal untuk mulai pembentukan citra blog di mata masyarakat. Bagaimana pun kelirunya pandangan Dani dan Roy, pendapat mereka disantap oleh publik. Kalau opini mereka diserap mentah-mentah, maka akan sulit memperbaiki citra blogger.

Maka, pandangan salah itu mesti diluruskan.

Untuk tahap awal saya mengusulkan, praktik-praktik mulia para blogger didokumentasikan menjadi semacam kode etik blogger. Jika banyak profesi dan pehobi sudah punya kode etik yang menjadi acuan anggota atau penggembiranya, maka para blogger ini sudah pada saatnya membentuk acuan yang serupa. Acuan ini kemudian dipublikasikan di setiap blog.

Memang akan menjadi pertanyaan, siapa yang akan membuat ini?
Bukankah belum ada organisasi para blogger? Lagi pula, memangnya blogger mau serius membentuk organisasi?
Lalu siapa pula yang akan menegur blogger jike mereka keluar dari acuan?

Untuk pertanyaan yang pertama, saya akan coba kumpulkan beberapa blogger untuk membicarakan hal ini. Atau, kalau tidak sempat karena kesibukan para blogger, saya akan tuliskan di postingan berikutnya mengenai praktik-praktik para blogger yang bisa saja diperbaiki oleh blogger lainnya.

Pertanyaan berikutnya, biarlah menjadi pekerjaan rumah nanti.

Update 15 Maret 2008: diskusi disambung ke postingan Ini Kode Etik(a) Blog

69 Responses to “Kenapa Blogger Dicap Pengecut dan Penipu?”

  1. Rivai says:

    Heran ya, kok pakar IT bisa-bisanya nggak ngerti blog? Mungkin si Roy dan Si Dhani cuma lagi esmosi aja kali? Banyak masalah kali? Trus mereka men-general-kan blogger sebagai kambing hitam atas masalah mereka sendiri. Duh! Lagu2nya Dhani juga pada nggak bener liriknya (men-general-kan juga).

  2. Yana says:

    Roy Suryo itu kan diragukan kemampuannya sebagai pakar IT karena dia sendiri jaraaaaang terjun ke dunia cyber.

  3. fufu says:

    ya tergantung dari sudut pandang masing-masing, masing-masing sudah dewasa ini lah, bisa menilai mana yang baik dan mana yang buruk, ada yg bilang bloger itu penipu karena nama mereka di sangkut pautkan dan demi gengsi dan menjaga nama baik sehingga mereka mengangap bloger itu penipu.
    ada yg berangapan bloger itu penipu di karenakan gaya urakan dan childis nya sehingga tidak bisa di ajak curhat
    mungkin bisa di katakan dia mengatakan begitu untuk mengangkat pamor bandnya yg sudah mengendur dari kanca dunia musik khan bisa juga

    masing-masing punya persepsi tentang bloger itu sendiri dan masing-masing punya kepentingan terhadap bloger itu sendiri, mau di buat untuk ke jahatan atau mau di buat untuk kemajuan, membangun wadah sosial mungkin.

    saya seetu ama yg di atas saya kalau roy suryo di ragukan ke mampuanya sebagai pakar, hanya2 orang-orang di belakangnya saja yg di jadikan alat untuk mentenarkan namanya, banyak ASBUN nya sih kalau dilihat dari pembicaraan di stasiun TV :D :D

  4. Biasanya memang yg namanya berita buruk -atau sesuatu yg menjengkelkan- itu memang lebih gampang terekspos. Tentu saja banyak orang yg bersyukur dan tercerahkan dg adanya blog2 bermutu, tapi mereka masih kalah lantang berpromosi ketimbang mereka yang merasa jadi korban (terlepas apakah mereka memang sudah sepantasnya diperlakukan demikian :mrgreen: ).

    Yg penting, harus ada lah orang2 yg terus mempromosikan kebaikan dalam dunia blog, termasuk mengkampanyekan kesopanan2 dalam berposting dan berinteraksi dalam blogosphere.

  5. wah tentunya saya kurang setuju… masak orang menulis gak boleh… tolong didata… masih banyak penipu di luar sana…

  6. aya electro says:

    menjadi blogger bukan hal mudah. mereka tidak tahu kesulitan demi kesulitan yang menghadang selama menjadi blogger.

  7. wox says:

    biarlah kambing mengembik… blogger tetap berlalu…
    bersemangat…!

  8. titik says:

    smua orang pnya sudut pandang & pola pikir yg berbeda, jangan langsung menghakimi orang lain atau sesuau dg serta merta cobalah untuk menengok lagi…karena setiap org yg melakukan sesuatu pasti mempunyai sbuah kepentingan di dalamnya. dan satu hal pendapat yg berbeda bukan suatu halangan buat kita u/melangkah yg terpenting bagaimana kita menyatukan langkah tsb. dan kembali pada prinsip2 dasar sbg acuan blogger.
    ayolah bersatu jgn gara2 seperti ini teknologi negeri ancur….ayo maju terus agar indonesia mampu menyamai langkah amerika.SEMANGAT!!!!!

    Keep Indonesia Comfort,
    -titik-

  9. yudha says:

    keep smiley aja sih gue
    hidup blogger..

  10. sidungu says:

    statemen dani jelas keliru, karena ia menggeneralisasi. bahwa di internet banyak pengecut, iya. tp itu tdk lantas semua pengguna internet pengecut. hanya karena menemukan bukti ‘beberapa anjing’ suka menggigit, tdk lantas bisa berkesimpulan bahwa ’semua anjing’ suka menggigit.

    tp bagi saya, bahwa internet banyak (tdk semua) pengecut adalah benar. lihat saja. banyak posting di milis ato blog yang ngawur dan tdk berani menampilkan identitas asli. kebebasan harus ada tanggung jawab. tp di internet, banyak sekali orang buang sampang, debat kusir, caci maki dan menghina tp gak berani nunjukin diri. banyak sekali situs ato milis yg menghina agama satu dan yg lain, berargumen seakan benar sendiri, tp anehnya gak berani nongolin diri. jika kita merasa tdk ada yg salah dg tindakan kita, mengapa musti sembunyi?

    tp di sisi lain, jelas internet banyak manfaatnya. ada email, search engine, berita, ensiklopedi dll.

  11. Andri says:

    Prinsipnya, semua media blog baik.
    Baik gaknya itu tergantung gmn yg menggunakannya aja.
    Karena tidak ada dosa turunan, gak adil gt..hehehheee…:D
    Mangkanya betul utk ngeblog itu kudu ada nilai2nya.Hidup tanpa aturan semrawut, langit tanpa bintang hampa, internet tanpa blog gak mungkin om Dani dan om Roy bikin ungkapan heboh!
    Sepakat buat om! Sepakat tidak?

  12. Rudi says:

    Orang berkata demikian adalah orang yang ketinggalan jaman.
    Seperti kata mas Andri “Prinsipnya, semua media blog baik” saya setuju selama blog itu dipergunakan untuk ilmu pengetahuan dan semua hal yang bersifat positif.
    Janganlah kita meneruskan sifat “FANATIK DAN MUNAFIK” karena itu sangat merugikan bagi banyak pihak…..

  13. andrikawel says:

    pro dan kontra di kehidupan memang sudah wajar, dan perbedaan memang Indah , jadi kita bisa saling memperbaiki kekurangan dan kelebihan

  14. Gaby-Bali says:

    Ogut setuju bgt ama okto silaban & mba iim, kalo kelewat serius ngerumusin soal ngeblog dan segala aturan2 & ‘etik2 kodenya’, semua jadi tidak fun lagi.
    Keep it light, simple, fresh,cheerful,thoughtful, kaya sushi dan salad, kesukaanku!

  15. seperti pepatah bijak berkata
    “biar anjing menggonggong, kita lewat saja
    tapi kalo masih menggongong, kt timpuk aja biar kapokk…
    wkwkwkwkwkw…..

  16. galuh says:

    no comment deh ya. kita kan ngeblog untuk make a friends, sharing something… kalo pengecut nya ditu saya gak tau dari mana tuh..agak sebel juga sih ya dibilang begitu…(mungkin mereka selebriti, suka-suka mereka mau ngomong apa?) tapi, kan gak harus gitu ya?

    ini kan karya kita, postingan kita. mau orisinil apa gak, selama kita buat postingan sesuai dengan tracknya (copy link dll), gak masalah…

    gitu aja deh mas….

  17. Agus says:

    Gw pikir Karena Dhani kecewa sama maia, yg agak personal maunya gak terlalu do expose ke public…harusnya dani juga punya blog dong ?? bales-balesan biar seru…….kyk gw ngeblog biar gak gaptek, nyalurin uneg2 dan yang rasional lagi bisa aja buat promosi personal branding maupun commercial branding, banyaklah gunanya

  18. fiki says:

    Dunia memang seperti itu ada yang baik n ada yang gak baik.. masing masing punya penggemar sendiri sendiri hehehe

  19. ma.darmawan says:

    dulu saya sering memiliki pandangan negatif terhadap temen2 saya yang malem begadang di kamar kalau siang tidur melulu. ternyata saya belon tahu kalau temen saya itu dapet duit banyak dari dunia maya….NYESEL gwa ndak dari dulu ngintip dia kalo malem..tahu gini dari dulu gwa manfaatin net buat cari do-it….

Leave a Reply

nukman @nukman
Online Strategist
tweet it
iimfahima @iimfahima
Online Marketing Communication Strategist
tweet it
adhitiasofyan @adhitiasofyan
Creative Director
tweet it
tuhunugraha @tuhunugraha
Social Media Specialist
tweet it
meisia @mei168
Information Architecture Specialist
tweet it
meisia @mumualoha
Web Content Specialist
tweet it

Komentar Terakhir.

  • ferry kinalsal: - Setuju mas, sepertinya harus memilih salah satu media sosial tersebut untuk...

  • rusabawean: - hahaha #barutahu kalo bionya Pecinta Kuliner Nusantara :D

  • Tuhu Nugraha: - Salam kenal juga Mbak Linda, untuk segi desain mungkin bisa ditambah dengan tab...

  • Tongkonan: - Saya baru benar2 mengerti kasus yang menimpa Mario Teguh kemarin di twitter. :)

  • Joko Susilo: - Benar. kata pepatah “beda lubuk beda ikannya”. setiap social media...

  • Joko Susilo: - Sepakat. Kalau hanya berdasar KPI bisa-bisa hanya kejar setoran nge-tweet

Kategori


Email Subscription

Enter your email address:

Fan Box Virtual Consulting