Online Strategist, Creative Designers, Web Technologist MarComm Practitioners, E-Commerce and Education __________________________ under one roof.

Terpanggil Lagi ke Serambi Mekah

August 9, 2007
Oleh Nukman Luthfie

 

Jam 06:15 pagi tadi saya naik pesawat dari Jakarta ke Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Kali ini saya dan tim Virtual Consulting (Meisia dan Lina) diminta Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) NAD-Nias memberikan pelatihan Internet kepada tim pemerintah daerah NAD dan tim BRR. Well, tentu saja kami berangkat dengan semangat 45. Jam 04:00 pagi kami sudah harus berangkat ke bandara meski mata masih berat dan udara dingin menusuk tulang.

Jujur, saya lebih senang kali ini. Bagaimana tidak? Delapan orang pemda NAD hadir dan mengikuti pelatihan dengan tekun. Memang, awalnya agak sulit, karena saya harus menyampaikan materi di sebuah tenda amat besar yang menjadi markas Media Center. Apalagi angin amat kencang dan suara genset cukup keras sehingga mengganggu suara saya. Untung, berbekal semangat 45 tadi, lama-lama suara yang mengganggu tadi terusir dari benak. Maka, lancarlah saya menyampaikan tiga materi penting untuk mereka.

Pertama, bagaimana memahami media di Indonesia. Ini sekadar pengenalan mengenai bagaimana media-media tradisional seperti koran dan teve bekerja. Kedua, bagaimana memahami media online. Yang dibahas disini adalah tumbuhnya media-media baru hasil karya perorangan (baik berupa blog, forum maupun web citizen jurnalism), perusahaan yang membuat situs korporat namun berita dan informasinya dikelola dengan baik, serta munculnya banyak user generated content. Tak ketinggalan, dibahas pula peran search engine dalam perilaku user mencari informasi.

aceh.JPG

Kesimpulan dari dua makalah tadi adalah: banjirilah Internet dengan informasi positif mengenai NAD melalui situs pemda NAD maupun situs-situs lain yang berkaitan sama provinsi tersebut, termasuk BRR NAD-Nias.

aceh3.JPG

Sesi terakhir, praktek menulis di online. Hm.. mengenai praktek ini akan saya ulas lain waktu, biar bisa dimanfaatkan oleh orang lain juga. Intinya sih, menulis di online itu mudah. Mudaaaaah banget. Jauh lebih mudah ketimbang menulis di media tradisional yang banyak syaratnya itu.

aceh2.JPG

Nah, saya menulis ini sambil menunggu mereka menyelesaikan satu tulisan online.

BTW, NAD memang indah. Sayang saya cuma semalam di sini. Tadi siang sempat makan ayam tangkap di rumah makan Cut Dek. Nanti malam rencananya akan santam malam di mie kepiting Razali di Peunayong. Hm… sedaaaaaap. Setelah itu ditutup dengan makan durian di Simpang BKP. Esoknya saya mesti balik lagi ke Jakarta.

Tautan:

Ke Serambi Mekah Berbagi Ilmu Manajemen Portal

14 Responses to “Terpanggil Lagi ke Serambi Mekah”

  1. Horreee… PERTAMAX

    Jangan lupa oleh-olehnya, Boss: “bumbu sayur” khas Aceh (khan kata Jusuf Kalla tidak apa-apa kalo cuma dijadikan bumbu :P )

  2. Ollie says:

    Pak Nukman gak ngajak-ngajak :p

  3. Christine says:

    Pengabdian anak-anak bangsa yang luar biasa…
    Bagaimana bisa ada yang bilang bahwa di negara kita ini tidak ada orang2 nasionalis yang mencintai negrinya ?
    Ini bukti nyata…

    *btw sekalian cari vendor mie aceh pak, banyak penggemarnya disini :)

  4. verdinand says:

    Satu kata: Keren!

  5. made yudhi says:

    wah, ada layar tancapnya. nonton film kemerdekaan yah. hehehe.
    yang bikin ngiler sih, itu di foto pada bawa laptop. pengeennn……

  6. Penuliskita says:

    Omong-omong, koneksi internet yang dipakai apa tuh pak Nukman? Kencangkah?

  7. catur pw says:

    wah.. pengajian mas Nukman sampai di NAD, insya Alloh dapet pahala lebih gedhe, Amieen. 3X

  8. Danton says:

    ” Sesi terakhir, praktek menulis di online. Hm.. mengenai praktek ini akan saya ulas lain waktu, biar bisa dimanfaatkan oleh orang lain juga.”

    Ditunggu tulisan nya ya Pa’ …..

  9. wah boleh juga tuh tenda. tulis mengenai cara nulis OL pak nukman ditunggu

  10. pas pertama baca tak pikir terpanggil ke Mekkah =P

  11. Luar biasa, hasil dari dedikasi bertahun -tahun kian membuahkan hasil.. Pak Nukman dan tim makin sering dipanggil kesana kemari neh…. pengen juga (@@,)

    Salam hangat dari zoompromosi.com

  12. #11.
    Amieeeen. Moga-moga terpanggil ke Mekkah segera

    #12.
    Moga-moga menular ke mas Budi dkk.

  13. [...] Hari kedua diisi dengan sesi pelatihan Internet oleh Pak Nukman, CEO virtual Consulting kepada tim pemda NAD dan tim BRR. Sebelum memberikan pelatihan, kami menyempatkan untuk makan siang dengan menu Ayam Tangkap di Cut Dek yang sangat nikmat. [...]

Leave a Reply

nukman @nukman
Online Strategist
tweet it
iimfahima @iimfahima
Online Marketing Communication Strategist
tweet it
adhitiasofyan @adhitiasofyan
Creative Director
tweet it
tuhunugraha @tuhunugraha
Social Media Specialist
tweet it
meisia @mei168
Information Architecture Specialist
tweet it
meisia @mumualoha
Web Content Specialist
tweet it

Komentar Terakhir.

  • ferry kinalsal: - Setuju mas, sepertinya harus memilih salah satu media sosial tersebut untuk...

  • rusabawean: - hahaha #barutahu kalo bionya Pecinta Kuliner Nusantara :D

  • Tuhu Nugraha: - Salam kenal juga Mbak Linda, untuk segi desain mungkin bisa ditambah dengan tab...

  • Tongkonan: - Saya baru benar2 mengerti kasus yang menimpa Mario Teguh kemarin di twitter. :)

  • Joko Susilo: - Benar. kata pepatah “beda lubuk beda ikannya”. setiap social media...

  • Joko Susilo: - Sepakat. Kalau hanya berdasar KPI bisa-bisa hanya kejar setoran nge-tweet

Kategori


Email Subscription

Enter your email address:

Fan Box Virtual Consulting