Online Strategist, Creative Designers, Web Technologist MarComm Practitioners, E-Commerce and Education __________________________ under one roof.

Yaris Groovynations Ngegroovy di Facebook

 

yarisFacebook, Facebook, lagi lagi soal Facebook. Konsumen Indonesia yang doyan ikut-ikutan tren sekarang sedang keranjingan dengan social media yang satu ini. Berbagai merek pun akhirnya berbondong-bondong untuk menggunakan jaringan sosial online yang anggotanya sudah lebih dari tiga juta orang ini sebagai alat kampanyenya.

Namun pertanyaannya apakah kita bisa menyela dan menginterupsi begitu saja, interaksi para penggemar Facebook, dengan iklan? Perlu dipahami Facebooker itu bergabung karena mereka ingin narsis, dan ngobrol satu sama lain. Ketika di Facebook, atau social media lainnya, kemungkinan iklan untuk dibaca itu sangat kecil. Oleh karena itu, pemilik merek mau tak mau harus ikut berinteraksi dengan Facebooker bila ingin menarik perhatian mereka.

Toyota Astra Motor kemudian mencari celah untuk bisa berkomunikasi secara horisontal di Facebook tanpa pendekatan iklan. Salah satunya, dengan membuka akun Facebook Yaris Groovynations, yang tampil dengan konsep yang sangat tidak korporat.  Facebook Yaris, dibuat sangat funky dan groovy, sesuai dengan target audience Yaris yang memang anak muda perkotaan. Pembicaraan juga tidak melulu soal informasi Toyota, justru lebih banyak membahas soal gaya hidup, dan isu-isu yang lagi hangat di kalangan anak muda. Inilah yang kemudian membuatnya unik, dan pernah diulas oleh blog Media Ide, sebagai profil yang mewakili sebuah merek yang unik, karena bersifat manusiawi.

Yaris Groovynations tidak berhenti sampai disana, karena pada tanggal 30 Mei 2009 kemarin membuat sebuah acara kopdar sekaligus penyerahan hadiah lomba fotoTagging yang dilakukan di Facebook, bertajuk “Yaris Groovynations Facebooker Party, Crazy for the Blitz”. Acara ini juga dimeriahkan dengan peluncuran stiker Yaris Groovynations, yang ide awalnya juga berasal dari para temen-teman Yaris di Facebook, yang ingin punya stiker khusus, sehingga kalau mereka bertemu di jalan maka akan saling mengenali bahwa mereka itu sama-sama komunitas Yaris Groovynations.

Beraksi ala Selebritis

Facebooker Beraksi ala Selebritis sesuai dengan tema "Crazy for the Blitz"

Meski akrab di dunia maya,  perilaku konsumen online Indonesia menunjukkan,  belum afdol rasanya kalau belum tatap muka, atau yang seing disebut sebagai kopi darat.  Bagi Toyota Astra Motor sendiri, kopdar dianggap bermanfaat lantaran memperkuat keterikatan konsumen dengan Yaris.  Sebuah komunitas online yang sukses, biasanya bukan hanya mengandalkan kegiatan-kegiatan di media online, tapi juga dikolaborasikan dengan kegiatan offline. Ambil contoh, Kaskus, menjadi besar di Indonesia, karena seing kali diadakan kopi darat sesama Kaskuser, sebutan untuk para penggemar Kaskus. Contoh lain adalah pengguna Plurk atau Blog yang juga sering kopdar.

Ini tentunya sebuah lompatan luar biasa. Pertama, karena ini adalah komunitas yang dibangun oleh pemilik merek, bukan evangelist merek tersebut.  Kedua, keterikatan komunitas dengan Yaris di Facebook, berlangsung begitu cepat karena account Facebook ini baru dibuat pada akhir Desember 2008, dan hingga Juni 2009  sudah memiliki 4,207 teman.

Toyota Astra Motor boleh dibilang sebagai pionir perusahaan Indonesia yang secara cerdas memanfaatkan Facebook secara cerdas untuk melakukan komunikasi horisontal dengan memahami perilaku konsumennya disana. Toyota lihai untuk menarik komunitas ini untuk berinteraksi, dan menulis komentar. Toyota juga selalu merespon dengan cepat setiap pertanyaan, dan keluhan yang disampaikan melalui Facebook Yaris Groovynations.

Inilah era dimana, produsen harus lincah berinteraksi dengan konsumen, bukan hanya pandai berkomunikasi dengan jurnalis dan media. Internet memungkinkan konsumen untuk berinteraksi langsung dengan produsen, namun masih banyak pemilik merek yang gagap saat berinteraksi langsung dengan konsumennya satu per satu.

15 Responses to “Yaris Groovynations Ngegroovy di Facebook”

  1. tontowi says:

    berarti ilmu marketing itu sangat dinamis dong pak, dan produsen dituntut untuk jauh lebih peka dan jeli dengan perkembangan situasi yang berkembang dimasyarakat

  2. mantapzzz
    nice post …….
    salm kenal :)

  3. ikeys says:

    hahahahahaha.. akhirnya man.. eksis yoy! :)

  4. Veri8891 says:

    Memang sulit menginterupsi para facebooker dengan iklan…hingga tak kuasa disebut oleh Gene Mark dalam Business Week sebagai salah satu mitos situs jejaring sosial. Para Avid Facebook User, memang lebih dominan untuk menyalurkan narsisme-nya ketimbang untuk aktivitas lain di luar mainstream situs jejaring sosial….

    apa yang dilakukan oleh Yaris Groovynation menjadi salah satu contoh yang dapat membantah mitos situs jejaring sosial yang diungkapkan oleh Mark…

    salam kenal Mas Nukman…kalo da waktu berkunjunglah ke blog Marketing Kami…

  5. aditya says:

    Kebanyakan produsen masih agak kurang kreatif dan cenderung gaptek untuk berinteraksi dengan konsumennya via internet . Bukannya malah meningkatkan citra merk, malah membuat merk mereka memasuki dimensi lain (tidak seperti yang diharapkan). Mungkin artikel diatas salah satu pengecaualian sebagai contohnya. Ayo siapa lagi yang mau nunjukin kehebatan tekno dan kretivitas maju lagi. Jaya terus eMarketing indonesia,,

  6. Blogpreneur says:

    saya cuman bisa meng amini aja nih Om.. soalnya diterakhir paragraph sudah tercover Om

    ..Internet memungkinkan konsumen untuk berinteraksi langsung dengan produsen, namun masih banyak pemilik merek yang gagap saat berinteraksi langsung dengan konsumennya satu per satu….

    Oia, kalau boleh request, mau nanya gimana c membuat mereka sadar pentingnya internet sbg media komunikasi, karna mnrut saya, gagapnya mereka kan karena menganggap komunikasi online sebagai kelas 2

    by de way… acaranya pasti cerah yah .. banyak yang cerah cerah :D

  7. aryo says:

    benar sekali pak, facebook memang fenomenal.
    langkah toyota astra motor sangat kreatif.
    mudah2an diikuti oleh produsen-produsen besar lainnya,
    agar dunia internet makin ramai

  8. Sulisti Anto says:

    Ide cerdik, langkah yang tepat !!
    Hadir layaknya teman bukan sebagai koporasi

  9. Anis says:

    Ada contoh lain produsen yg pake akun FB pribadi utk promo. Bisa diadd: http://www.facebook.com/profile.php?id=1464324497&ref=ts

  10. titiw says:

    “Inilah era dimana, produsen harus lincah berinteraksi dengan konsumen”
    Yep.. couldn’t more agree with that!! :D

  11. Andhee says:

    Wah bearti dengan adanya Facebook, sebuah brand tidak memiliki gap sama sekali dengan customernya. Sebuah brand seakan-akan hidup berdampingan dengan para customernya, sebuah brand tidak hanya dimintai jawaban akan permasalahan yang berkaitan dengan produk tetapi bisa di ajak bercanda dan tertawa layaknya seorang teman..

    Great Strategy, Great Execution ^^

  12. RentCo says:

    Mungkin RS. Omni perlu ikutan buka facebook account

  13. [...] dengan konsumen dengan berbagai social media ini.  Apa yang saya pernah tulis sebelumnya mengenai Yaris di Facebook mungkin bisa menjadi contoh.  Saya juga mengikuti LAlight yang membuat account Twitter, yang juga [...]

  14. Low Budget, High Impact..ternyata korporat besar juga memanfaatkan facebook untuk merangkul kostumer potensial mereka.
    Ini menjadi penting mengingat sebagi situs jejaring soial, face book lebih banyak digunakan sebagai media interaksi pertemanan.

  15. [...] otogenik.com, mobilku.com, oto.co.id, gustomobil, belitoyota, rinisumasdi, rajufebrian. virtual.co.id , kompas.com, [...]

Leave a Reply

nukman @nukman
Online Strategist
tweet it
iimfahima @iimfahima
Online Marketing Communication Strategist
tweet it
adhitiasofyan @adhitiasofyan
Creative Director
tweet it
tuhunugraha @tuhunugraha
Social Media Specialist
tweet it
meisia @mei168
Information Architecture Specialist
tweet it
meisia @mumualoha
Web Content Specialist
tweet it

Komentar Terakhir.

  • ferry kinalsal: - Setuju mas, sepertinya harus memilih salah satu media sosial tersebut untuk...

  • rusabawean: - hahaha #barutahu kalo bionya Pecinta Kuliner Nusantara :D

  • Tuhu Nugraha: - Salam kenal juga Mbak Linda, untuk segi desain mungkin bisa ditambah dengan tab...

  • Tongkonan: - Saya baru benar2 mengerti kasus yang menimpa Mario Teguh kemarin di twitter. :)

  • Joko Susilo: - Benar. kata pepatah “beda lubuk beda ikannya”. setiap social media...

  • Joko Susilo: - Sepakat. Kalau hanya berdasar KPI bisa-bisa hanya kejar setoran nge-tweet

Kategori


Email Subscription

Enter your email address:

Fan Box Virtual Consulting