Online Strategist, Creative Designers, Web Technologist MarComm Practitioners, E-Commerce and Education __________________________ under one roof.

2007 Bangkit dan 2008 Akan Diramaikan oleh Portal Politik

January 1, 2008
Oleh Nukman Luthfie

 

Sesuai yang saya duga, 2007 memang menjadi tahun kebangkitan bisnis dotcom. Ada tiga hal yang saya catat dalam mencirikan kebangkitan dotcom 2007. Pertama, lahirnya dotcom-dotcom baru dengan berbagai skala, mulai dari yang kelas kakap dengan investasi puluhan miliaran rupiah seperti Okezone.com, kelas menengah dengan investasi miliaran rupiah seperti PortalHR.com serta kelas kecil seperti SendokGarpu.com serta repositioning dan investasi baru dotcomers lama. Kedua, pasar dotcom di Indonesia pun mulai melahirkan profesi-profesi baru yang sebelumnya tidak ada (atau kurang dianggap). Ketiga, banyaknya investor atau pemain asing yang mulai masuk dan menggarap pasar Internet di Indonesia.

Siapa saja dotcom yang lahir tahun 2007? Di bawah ini saya membuat beberapa kategorisasi (yang bisa jadi perdebatan juga karena saya memasukkan beberapa Web 2.0 ke dalam kategori portal berita, misalnya Wikimu.com, AsiaBlogging.com serta KabarIndonesia.com karena basisnya memang berita)

Portal Berita:

- Okezone.com

- KoranInternet.com

- Wikimu.com

- KabarIndonesia.com

- AsiaBlogging.com

- Innchannels.com

- DetikSurabaya.com

Entertainment:

- SendokGarpu.com

- Fashionesedaily.com (meski mengaku dibangun sejak lama, saya amati baru serius dikelola sejak 2007).

- Seleb.tv

- Rileks.com (versi baru)

- whatzup-online.com

Web 2.0:

- Moodmill.com

- Kilasan.com

- LintasBerita.com

- Bloggaul.com

- AyoGaul.com

- Blogpenulis.com

- Layartancap.com

- Kemudian.com

- Indo-friendster.com

- Carimuka.com

- AkuCintaSekolah.comÂÂ

Ekonomi & Bisnis:

- Wirausaha.com

- PortalHR.com

- Niriah.com

- Bisnis.com (versi baru)

- Rumah123.com

- Selular.co.id (versi baru)

- Lalulelang.com

- Trendigital.com

Jika masih ada yang tidak tercatat, akan saya revisi segera.

Ciri kedua, seperti saya sebut di atas, adalah lahirnya profesi-profesi baru. Salah satu yang mulai berkibar tahun lalu adalah profesi dan jasa SEO (search engine optimization) dan blogger profesional. Saya duga kedua profesi ini akan semakin mengkilat di 2008.

Ciri ketiga, masuknya investasi asing ke dotcom atau bisnis Internet di Indonesia. Admax Asia yang berbasis di Hongkong misalnya, membuka kantor di Indonesia pertengahan tahun lalu untuk memperluas bisnis jaringan iklan onlinenya di wilayah nusantara. StreetDirectory.com yang berbasis di Singapura makin melengkapi informasi mengenai Indonesia. Sedangkan Robert J. Steiner, Singapura, juga kian aktif memasarkan jasa SEO di Indonesia. Kapanlagi.com pun kabarnya mendapatkan investor baru dari Singapura tahun lalu. Saya juga ketemu dengan beberapa perusahaan asing yang ingin investasi di sini, namun namanya tidak dapat saya sebutkan saat ini.

Bagaimana 2008?

Yang sudah jelas tanda-tandanya adalah lahirnya dotcom-dotcom baru untuk mengambil peluang Pemilu 2009 nanti. Saya menduga akan lahir dotcom-dotcom baru berbasis berita politik dengan berbagai tujuan, mulai dari menggalang opini hingga memanfaatkan peluang bisnis pemilu 2009. Memang, akan lahir dotcom-dotcom baru di bidang entertainment, namun gemanya saya duga akan kalah dengan dotcom berita politik, baik yang lahir murni dotcom maupun yang ditukangi oleh media tradisional.

Yang lain adalah makin kerasnya pertempuran antara Kompas Cyber Media (KCM) dengan Detik.com. Kabar yang terdengar, KCM kini sedang mempersiapkan megaportal untuk mengejar ketertinggalan dari Detik.com

Tautan:

2007: Tahun Kebangkitan Bisnis Dotcom

34 Responses to “2007 Bangkit dan 2008 Akan Diramaikan oleh Portal Politik”

  1. Kalau Lingkaran Survei Indonesia (LSI) punya Denny J.A. bikin portal khusus mengenai General Election dan survei-survei mereka….pasti akan bagus dan meledak.

    Juga, menunggu dengan harap munculnya portal seperti PortalHR.com, namun untuk bidang strategi, marketing atau personal finance (reksadana, money management, dll).

  2. Hanzky says:

    wahh pak haji sudah balik…:D..di tunggu cerita cerita perjalanan haji nya yaahh…:). iya betul walaupun Fashionese Daily udah di mulai dari taun 2005 (bisa di liat dari archive nya), tapi baru di seriusin dan pake nama FD dari awal taun 2007 aja..:)

  3. Pitra says:

    ayogaul.com dan layartancap.com nya saya tes barusan, kok down ya?

    saya baru tau juga dari sepupu saya yg masih smp minggu lalu.. Ternyata ada komunitas anak SMP-SMU yang ramai.. diam2 menghanyutkan.. coba cek ke http://www.liveconnector.com

    another upcoming, yg masih bebenah: http://www.rankmywall.com, http://www.republikblog.com, http://www.goingtoindonesia.com.

  4. Erna says:

    Kalau melihat sejarahnya, detik.com sebetulnya memiliki tautan sangat erat dengan “politik”. Detik.com lahir dan tumbuh saat suhu politik meninggi akibat demam reformasi yang diikuti penyakit “repot nasi”.

    Karenanya, sangat boleh jadi setelah era kebangkitan kedua dotcom 2007, pada 2008 dan 2009 akan kembali melahirkan “detik.com baru” setelah sakit era “repot nasi” berlalu dan euphoria reformasi sudah mulai meluntur.

    Tahun-tahun ke depan, sangat boleh jadi, publik membutuhkan format dan sajian baru berita politik. Dengan kata lain, ketika kondisi politik sudah menuju stabil orang tak terlalu lagi butuh informasi genting seketika, sedikit provokatif, dengan kesahihan yang masih harus dikonfirmasi. Publik mungkin membutuhkan berita-berita yang terbukti akurat, matang dengan analisis dan dukungan data dan fakta yang berimbang.

    Kenapa demikian? Sebab ke depan, dugaan saya, publik memantau berita untuk mengambil keputusan bisnis jangka panjang. Sedangkan dulu, publik, memantau berita agar segera tahu saat yang tepat untuk membawa pergi “capital” dari Indonesia, maka ke depan saya kira sebaliknya.

    Btw, ini hanya omong kosong dan sok tahu, ya. Mumpung tahun baru, boleh dong ikut-ikutan latah kayak paranormal di channel gosip televisi yang setiap awal tahun iseng-iseng meramal nasib orang lain, walaupun semua tahu sebagian besar cuma bualan saja.

    Selamat tahun baru!

  5. Okto Silaban says:

    Ohh.., tahun 2007 ada juga ternyata banyak dotcom baru di tahun 2007.

  6. Selamat kembali dari berhaji ya pak, semoga jadi Haji yang mabrur
    *gak nyambung karena masih suasana tahun baru*

  7. Joe says:

    Website baru diatas banyak yang saya ngga kenal. Ini apa karena saya yg kuper apa karena website tersebut kurang promosinya yah?.

  8. iLm@N says:

    Assalamu’alaikum..
    Selamat datang kembali Pak Nukman, di Indonesia..

    Mahasiswa UI juga punya dotcom baru pak.. http://www.anakui.com, anakUI.com namanya.. Website buat anak UI yang dulu pernah saya ceritakan ke bapak Alhamdulillah berhasil diluncurkan juga oleh perusahaan saya..

    Mudah2an anakUI.com bisa juga dihitung sebagai kebangkitan dotcom Indonesia di 2007..

  9. Jiewa says:

    Met tahun baru Pak Nukman..

    Kalau saya tidak salah, DetikSurabaya.com merupakan kanal kota pertama dari detikCom. Selamat buat pak Budi (kepala Detik Sby), yg sudah mampu menjawab kebutuhan akan konten lokal yg cepat dan akurat di Sby :)

  10. Verdinand says:

    masalahnya, bagaimana cara mengemas isu-isu politik dalam portal agar populer?
    saat ini yang masih populer adalah topik-topik IT, marketing, komedi, berita, dll.
    Sejauh ini belum ada portal politik yang populer.

  11. #6.
    Mas Joe, cara marketing dotcom sekarang amat beda dengan dotcom gelombang pertama 199-2002. Pada gelombang pertama, branding harus dicapai dalam waktu sesingkat-singkatnya sehingga upaya marketing pun dilakukan secara luar biasa dengan budget yang amat tinggi. Masih ingat cara marketing Astaga.com yang mengecat beberapa bis rute blok-M hingga Kota, serta memasang banyak balihoo, umbul2 di berbagai jalan-jalan strategis di Jakarta dan kota-kota besar lainya? Mereka mengabiskan miliaran rupiah hanya dalam beberapa bulan marketing. Waktu itu kata kuncinya adalah “eyeball”, seberapa banyak pasang mata yang melihat website kita. Semakin banyak, semakin prospektif pula di pasar modal.

    Kini, paradigmanya berubah, balik ke bottomline keuangan. Maka upaya pemasarannyapun hari-hati. Itu sebabnya, kehebohannya tidak terasa.

  12. goyangan says:

    wah ngeri ya jika denger situs dengan investasi milyaran rupiah…

  13. deriz says:

    Saya setuju dotcom akan menciptakan lahan pekerjaan, bahkan bidang pekerjaan baru seperti professional blogger. Tapi praktisi SEO ? Bukankah konten is king, kalau kita punya konten bagus dan selalu update, tanpa SEO-pun oom Google sudah tertarik.

    Mungkin SEO lebih cocok buat dotcom jualan yang memang kelebihannya bukan konten. Tapi, di Indonesia cara jualan di dotcom belum memungkinkan untuk transaksi secara langsung. Jadi, tidak banyak yang membuka dotcom semacam ini. Kalau tidak banyak, demand SEO pun tidak akan banyak.

  14. onie says:

    saya baru tahu ada profesi semacam seo. menurut saya kalo mau search engine cepat menangkap situs kita, contentlah yang utama; content yg unik dan selalu diupdate.

  15. yainal says:

    nice review utk 2008.. hopefully, isu politik (yang mungkin hanya trend sesaat itu) bisa jadi menjadi pondasi dari munculnya dotcom baru lainnya..

    profesi baru? kalo menurut saya, insya Allah akan bertambah lagi. walo infrastruktur pendukung masih ada kekurangan disana sini, tidak bisa dipungkiri sudah banyak perbaikan beberapa tahun terakhir ini akibat picu dari perkembangan teknologi dan tuntutan bisnis. dan berdasarkan pengamatan, setidaknya butuh 2-3 tahun untuk “membawa” trend ini ke level lokal..

    btw, met kembali dari berhaji ya pak.. telat dikit nggak pa pa kan.. *oot*

  16. arham says:

    pak nukman, gmn haji nya ?….smoga termasuk yg baik & mabrur
    lupa nitip chiken bros saya :-)

    * maaf kepanjangan openingnya
    1.pak boleh saya kutip sedikit buat article blog saya ?
    2. menurut pak nukman,Bisnis Online dari yg adsenser sampe yg produk offline dionline-kan bagaimana?(secara umum, maksudnya kesimpulannya saja ) :-)

    oh ya rencananya kalo ngak keduluan sama yg laen mau diposting di http://road-entrepreneur.com

  17. Ray says:

    Selamat datang Pak Nukman, selamat datang ke rumah lagi ;)
    Bagi sebagian bisnis Th 2007 adalah th persiapan, dan Th ini adalah th untuk bergerak maju dan berkembang, saya juga sedang menyiapkan beberapa usaha bisnis di th ini, semoga kelak suatu saat bisa di ulas disini ;)

  18. fahmi says:

    Salam kenal Bapak Nukman, Saya termasuk orang yg sering mengunjungi blognya Bapak Nukman.

    Btw setelah membaca tulisan diatas saya jadi tambah semangat untuk segera merampungkan web 2.0 dan mempublisnya. Di pesta blogger lalu, walaupun saya tidak sempat hadir namun rekan saya Almer hadir dan katanya sempat berbincang-bincang dengan Bapak Nukman tentang “web 2.0″ yang sedang kami bangun. Terima kasih atas masukan yang Bapak Nukman berikan pada waktu itu. Do’akan kami supaya dalam waktu dekat webnya bisa di publis.

  19. hams says:

    saya kira di tahun 2009 tidak hanya politik saja yang akan hidup..
    semua aspek kehidupan-pun akan muncul bila internet sudah menjamah menengah kebawah. untuk sementara ini internet masih digunakan oleh kalangan menengah ke atas. berarti juga bahwa perkembangan internet di Indonesia dipengaruhi oleh harga Internet. bila harga internet sudah semakin turun yang berarti kalangan menengah kebawah sudah bisa menikmati, pasti kehidupan dunia maya di Indonesia semakin beragam.

    tapi web berbasis politik boleh juga ya..
    sayang sekali saya nda’ terlalu tertarik dengan politik..
    heppy new year pak..
    kaburr..!!!

  20. Mardi says:

    Salam Bapak Nukman,

    Saya ingin menanyakan bagaimana caranya situs yang bapak kelola menampilkan google adsense padahal google adsense tidak support bahasa indonesia.

    terima kasih.

  21. Grandi says:

    Yap, semoga tahun 2008 ini adalah kebangkitan untuk semuanya… SEMANGAT!!!

  22. Pogung177 says:

    .. bermunculan SEO kelas cepete seperti saya … Maju terus SEO Master Indonesia.

  23. awantoriadi says:

    bisnis internet maju? amin… tapi yang saya tangkep kok kebanyakan yang laris itu kalo situsnya berbau “peluang” gitu pak?

  24. arham says:

    @mardi
    sebenernya soal adsense, hal ini pada pertama kali akan muncul nah berikutnya kalo pk bhs. indo biasanya bakal keluar PSA, tapi kalo masih keluar adsense nya, yah anda beruntung karna tim yg me review adsense itu memperbolehkan hal itu, atau bhs primary web anda bhs inggris :-)

  25. Layak juga diamati munculnya sindikasi blog yang spesifik pada topik atau isu tertentu.Coba lihat Televisiana Indonesia [ http://televisiana.net ] yang menghadirkan informasi dan gagasan alternatif seputar media, teknologi dan regulasi pertelevisian di Indonesia. Mungkin bisa membangkitkan inspirasi untuk menciptakan sindikasi serupa dengan topik yang berbeda. Agar khasanah web-content lokal Indonesia semakin kaya.

  26. Aria Rajasa says:

    Kabar yang baik sekali untuk para pengembang Web indonesia :D

  27. namain says:

    Penasaran dg megaportal Kompas. Kayaknya bakal bikin heboh gitu (atau “hanya jebakan publikasi”, ups!). btw, “keuntungan” apa yang bisa ditarik kalau pertarungan KCM vs Detik makin keras? Mudah2an bisa makin “mencerdaskan” pasar pengiklan konvensional saja ya.. Pak.

    Btw, utk Portal Politik, adakah kisah sukses (dan gagal) yg bisa dipetik dari situs (web 2.0?) mancanegara Pak? Kebayang nanti parpol pada ngiklan di portal2 itu? atau malah di blog2? Ya, mudah2an saja, blogger Indonesia tidak terceraiberai dan terkeruhkan oleh hajatan politik 2009 itu nantinya..

    Salam kenal Pak.

  28. namain says:

    Baca prediksi Pak Nukman di “Reaping Profits in Cyberspace” GlobeAsia edisi April 2007. Khususnya seputar portal politik. Tapi kok 8 bulan berjalan belum ada yang benar-benar booming?

    Apa karena politik terlalu melelahkan sehingga propaganda lebih fokus pada “detik-detik terakhir”? Atau ada bocoran lain Pak?

  29. Pujiono says:

    Mas, Megaportal Kompas sudah diluncurkan tuh. Gimana nih komentarnya…

  30. [...] Yang jadi pertanyaan saya, apakah ini yang disebut – sebut mega portal nya Kompas? [...]

  31. leksa says:

    kronologger.com -> web 2.0

    dan laen juga masih development tuh
    goingtoindonesia.com -> web 2.0

    cek dulu mas,..

    masuk ke dalam kriteria situ ngga ?

  32. bijan says:

    setuju dengan Leksa, Kronologger.com harusnya masuk on the list , kalau situs peta seperti lokasijakarta.com dan goingtoindonesia.com teorinya sih masuk ke dalam kategori web 2.0 karena memfasilitasi user untuk menambahkan data lokasi

  33. Frank says:

    Robert J Steiner si pembuat streetdirectory.com, mencuri data milik negara (SLA), lalu menampilkan petanya di website, kemudian bila orang ada yg mengcopy petanya di website lain maka orang tsb akan di tuntut! seperti maling teriak maling!!!

    berhati hati lah jika anda berencana berbisnis/bekerja dengan perusahaan ini.

  34. [...] ini, sesuai dengan prediksi saya, merupakan tahun kebangkitan bisnis dotcom Indonesia. Portal-portal lama berbenah diri dan [...]

Leave a Reply

nukman @nukman
Online Strategist
tweet it
iimfahima @iimfahima
Online Marketing Communication Strategist
tweet it
adhitiasofyan @adhitiasofyan
Creative Director
tweet it
tuhunugraha @tuhunugraha
Social Media Specialist
tweet it
meisia @mei168
Information Architecture Specialist
tweet it
meisia @mumualoha
Web Content Specialist
tweet it

Komentar Terakhir.

  • ferry kinalsal: - Setuju mas, sepertinya harus memilih salah satu media sosial tersebut untuk...

  • rusabawean: - hahaha #barutahu kalo bionya Pecinta Kuliner Nusantara :D

  • Tuhu Nugraha: - Salam kenal juga Mbak Linda, untuk segi desain mungkin bisa ditambah dengan tab...

  • Tongkonan: - Saya baru benar2 mengerti kasus yang menimpa Mario Teguh kemarin di twitter. :)

  • Joko Susilo: - Benar. kata pepatah “beda lubuk beda ikannya”. setiap social media...

  • Joko Susilo: - Sepakat. Kalau hanya berdasar KPI bisa-bisa hanya kejar setoran nge-tweet

Kategori


Email Subscription

Enter your email address:

Fan Box Virtual Consulting