Semenjak badai dotcom melanda Indonesia pada pertengahan tahun 2002, bisnis dotcom di Indonesia mulai senyap. Satu per satu dotcom yang mewarnai Indonesia sejak 1999 mulai berguguran, banting stir, ganti pemilik, tiarap, atau melakukan reposisi, termasuk Astaga, MWeb, Kopitime, MWeb, BolehNet. Praktis, sejak 2002 hingga 2005 nyaris tidak ada terobosan di dotcom Indonesia, kecuali game online. Namun, menjelang tutup tahun 2006, terlihat geliat di bisnis maya ini. Saya menduga, tahun 2007 ini akan diawali dengan kejutan-kejutan baru di bisnis dotcom.
Gejala bangkitnya bisnis dotcom Indonesia sudah dirasakan di pertengahan tahun lalu. Gejala pertama: banyak anak muda dengan modal terbatas yang mulai masuk ke bisnis ini dengan semangat entrepreneurship yang tinggi. Gejala kedua: banyak perusahaan brick and mortar yang menyatakan akan memperluas jasanya via dunia maya. Gejala ketiga: media-media tradisional sudah menyatakan akan lebih serius di media online. Gejala keempat: saya sudah ketemu beberapa pebisnis besar yang menyatakan siap menginvestasikan miliaran rupiah dananya di dunia maya. Mereka optimis, badai dotcom sudah reda dan mereka siap menanam lagi. Jadi, dari berbagai segmen usaha, mulai yang kecil hingga yang besar, sudah menyatakan akan masuk ke bisnis maya pada tahun babi 2007 ini.
Jangan heran kalau Januari atau Februari 2007 akan ada pengusaha besar yang meluncurkan portal berita yang bakal diposisikan sekelas Detikcom. Bagaimana pun juga, kue iklan dan pendapatan online Detikcom menggiurkan siapapun juga sehingga banyak pebisnis yang ingin mencicipinya. Apalagi, iklim politik sudah makin menghangat menjelang pemilu 2009 biasanya menjadi sumber trafik bagi portal berita politik.
Tak usah heran pula kalau pada awal tahun 2007 akan lahir portal-portal baru lain, terutama yang mengincar pasar khusus. Salah satu pengunjung blog ini sudah menyatakan akan meluncurkan portal barunya, rumah123.com secara besar-besaran 12 Januari ini. PortalHR.com pun akan diluncurkan secara resmi pada bulan yang sama. Jika sudah lolos ujicoba, Wikimu.com dan Virtual Vending yang dirintis Adrianto Gani dengan pendekatan Web2.0, akan dirilis awal tahun ini juga.
Selamat datang tahun 2007. Semoga tanda-tanda yang terlihat pada pertengahan tahun 2006 di atas betul-betul terwujud di tahun 2007 ini.
Tampaknya dunia online akan semakin marak ya.
Gaung-gaung dotcom pun mulai terdengar kembali. seminar-seminar bagaimana mendapatkan keuntungan melalui dunia online, bagaimana mengembangkan website corporate sampai gathering antar bisnis online bisa menjadi salah satu indikasi.
Bahkan salah satu majalah menempatkan bisnis online sebagai salah satu bisnis prospektif 2007.
Rasanya kita akan masuk ke percepatan dunia online. Akan banyak bisnis online tumbuh dari hari ke hari, persaingan sehat antar portal.
Apakah ini bisa berarti dunia iklan 2007 juga banyak mengalami perubahan?
Apapun yang terjadi, yang penting kita akan melihat dunia online di Indonesia akan semakin maju dan (semoga) mendorong pemeritnah lebih memperhatikan infrastruktur di Indonesia.
Selamat dan sukses untuk PortalHR, rumah123, wikimu dan v-vending
Selamat Tahun Baru 2007. Semoga bisnis dotcom benar-benar bangkit dan rezeki makin lantjar
#1.
Mas Riawan jangan lupa untuk menganalisa dan merancang bisnis rumah-ku.com dengan lebih baik lagi. Jangan sampai ketinggalan kereta kebangkitan bisnis dotcom 2007 ya.
#2. Selamat tahun baru juga mas Agus. Semoga Yogyes makin yes di tahun 2007
O iya, buat rumah123.com kalo mau punya alias yang (lebih) keren saya punya domain 1001rumah.com yang ditawarkan seharga 15 jt sadja. Bila tidak berminat, akan saya tawarkan ke pesaing anda
East3oy, Anda salah besar kalau hanya mengandalkan nama domain untuk keberhasilan sebuah portal.
Nonton aja ah…
who will be the real big portal, and who will be looser, collapse with big amount of money…!!
ikutan sebagai pengamat dulu juga ahh…
walau awal tahun ini dibuka dg beberapa musibah besar
tp utk dunia dotcom ternyata masih bisa diawali dg
optimisme yg bikin para dotcomers bergairah
Insya Allah saya mau ikutan memeriahkan lahirnya
beberapa portal baru di tahun 2007 ini
mohon doa restunya
Nah, satu lagi yang bersemangat tahun ini. Semoga mas Andi bisa menyemarakkan dunia dotcom tahun ini dan sukses menangkap peluang-peluang di sini.
pak, awal tahun ini jadi ke surabaya kan
ditungguin loh
#6
Bukankah hukum nama merupakan salah satu dari 11 hukum abadi tentang internet marketing?
Betul Bapak, salah besar kalau hanya mengandalkan nama domain untuk keberhasilan sebuah portal. Tapi tanpa nama yang hebat dan mudah diingat, susah bagi sebuah portal untuk berhasil
Kompetitor bisa bikin rumah234.com (djisamsoe), tapi gak bisa bikin 1002rumah karena tidak ada cerita 1002 malam. Hahaha… Saya jadi curiga Bapak sedang memotivasi saya untuk membangun 1001rumah.com sendiri ketimbang menjualnya
Hayo… siapa nih yang berminat atas domain 1001rumah.com? Cuma 15 jt sadja. Siapa cepat, dia dapat (mumpung saya belum berubah pikiran
)
Lebih tepatnya: saya memotivasi agar jangan bisnis jualan domain dengan cara mengancam (misalnya: kalau tidak dibeli akan dijual ke kompetitor). Banyak cara lain menjual yang lebih bijak dan tepat. Kalau caranya begini terus, saya menduga jualan domain Anda bakal kurang berhasil.
#11. Mas Fauzan, Insya Allah akhir Januari atau awal Februari saya akan memberikan pengajian dotcomers di Surabaya
@East3oy dilelang aja di Sedo.com…….. siapa tahu ada orang Indonesia yg mau beli
Bgmn pengamatan Bapak ttg sistem pendidikan di kampus TI. apakah cukup memadai utk optimisme melahirkan dotcomers belia secara lebih sistematis?
trus, peran pemerintah yg bisa dituntut utk memajukan ‘new indonesia dotcom’ kira2 apa ya Pak?
Oya, milis-nya sudah jalan ya? Apakah keputusan yg kurang bijak sekiranya milis itu dialihkan ke groups.or.id (itung2 implementasi lesson learned akibat gempa Taiwan kemaren)?
Salam.
Rekan – rekan dotcomers, Selamat Tahun Baru! wah, mas Nukman ini memang patut diacungin jempol deh, untuk urusan menimbulkan aura semangat dan motivasi. Tapi, bener lho, saya pribadi juga sangat – sangat mengharapkan lahirnya online – online bisnis baru. Apapun produk dan jasa yang ditawarkan. Karena, saya percaya ekosistem bisnis online ini harus jadi dulu. Sehingga semua unsur yang ada di dalamnya bisa hidup dan membentuk rantai kehidupan.
Customer atau client perlu produk dan jasa dotcom yang ciamik, bisnis dotcom perlu iklan, pemasang iklan perlu banyak ‘etalase’ dan spot iklan untuk promosi, dst.. dst..
Kalau kita secara kolektif bisa membentuk ekosistem itu, saya percaya sebuah ’samudera biru’ akan terbentang untuk kita semua menimba sukses di dalamnya.
#14
iya nih pak, sudah dinantikan.
kira kira judulnya apa pak?
#16.
Komponen paling penting seorang dotcomers adalah jiwa kewirausahaan (entrepreneurship). Tentu kita semua paham, dunia pendidikan Indonesia saat ini tidak mampu melahirkan jiwa semacam itu. Saat ini, jiwa kewirausahaan baru bisa didapatkan di sekolah jalanan.
Peran pemerintah? Saya lihat kok sekarang ini belum ada (selain menyiapkan UU Cybercrime).
#17.
Selamat tahun baru mas Adri. Semoga kedua solusi Web2.0 yang saya sebut di atas bisa lancar diluncurkan tahun ini dan menjadi salah satu andalan bisnis dotcom Indonesia
#7 dan 8.
Wah, mas Wawan dan mas Yainal akan menyusul juga. Saat ini menonton dan mengamati, setelah itu terjun. Amien
#20.
Sama – sama mas Nukman, sukses juga di 2007. Jangan kendor ya, kita jagain bareng – bareng supaya momentumnya naik terus, dan jadi inspirator buat yang lain.
pak Nukman… beneran nih Jadi ke Surabaya?? saya bantu2 boleh deh!
#13
Betul Bapak. Sebenarnya “ancaman” itu cuma bercanda koq… Masak Bapak gak ingat ucapan “kalo tidak, saya akan tawarkan ke kompetitor Anda” di pengajian dotcomers v3? Hahaha…
Tentu saja saya tidak berniat sungguh-sungguh bisnis jualan domain, itu bukan core competence saya. Hal itu hanya untuk memancing diskusi ke arah memilih nama domain yang powerful sebagai pondasi branding. Bukankah kita mengharapkan tahun 2007 menjadi awal kebangkitan BRANDWIDTH di Indonesia?
Salam hormat.
Syukurlah. Saya bisa bernafas lega
.
Inilah salah satu kelemahan bahasa tulisan.
Di bahasa lisan, teks dimaknai dengan konteks. Dengan mendengarkan langsung, sebagai contoh, kita akan tahu bedanya “diancuk” yang diucapkan dengan mesra dan “diancuk” yang dilontarkan karena marah.
Sebaliknya, bahasa tulisan akan dimaknai apa adanya atau dimaknai oleh imaji yang dibangun pembacanya.
Bahasa tulis memang beda dengan bahasa lisan.
Kalau begitu, saran saya untuk domain 1001rumah.com, jangan dijual. Ditawarkan saja untuk diganti saham
Menarik sekali Mas Nukman,
dari semua ungkapan Anda diatas gak ada lagi yang menyarankan untuk “bertobat” (padahal kemarin saya dah mau bertobat benaran. He.. he..). Kapan lagi ya pengajian di Jakarta?.
Kita harap 2007 benar-benar kebangkitan era dotcom dan kita tidak hanya sekedar menjadi dotcomers tetapi benar-benar seorang “netpreneur”.
Selamat dan sukses buat Rumah123.com, PortalHR.com, Wikimu.com dan V-Vending.com.
Buat Mas Riawan dan Mas Andi Pallampa jangan lupa tantangan dari Mas Nukman.
#26 stuju Pak Ferry.
Mas Nukman, Pak Adrianto, dan dotcomers lainnya, mohon sharing ilmu untuk “How to Attracting Investors”
Keinginan suatu dotcom company adalah untuk berkembang, namun kadang kesempatan untuk berkembang seringkali dihadang dengan adanya masalah permodalan.
saya yakin banyak dotcomes yg bermunculan dengan konsep yang bagus, prospek kedepan yang cukup menjanjikan dengan analisa dan rancangan bisnis terbaik mereka.
Nah untuk ini dotcomers dituntut untuk dapat mengkomunikasikan ide-idenya kepada calon penanam modal. wich is ngga mudah menjelaskan sebuah bisnis online kepada mereka yg awam tentang bisnis online.
Saya pengen tahu tips2 bwat menarik perhatian para penanam modal.
apa-apa yg harus kita lakukan baik melalui website ataupun melalui offline.
biar kita-kita dotcomers baru ini bisa punya skill tambahan untuk meyakinkan calon penanam modal guna membangun bisnis dotcom yg lebih baik.
Sekali lagi, mohon pencerahannya.
thanks
Telat ngga klo comment … 3 hari tanpa internet
Ayo donk milist ‘dotcomers’ nya disemarakkan sepi2 aja tuh…
Pa’ Nukman klo pas posting cc ke milist saja Pa biar diskusinya juga tambah rame dan berkualitas tentunya
O’ya yang domisili di Surabaya & sekitarnya jangan lupa kontak saya untuk konfirmasi keikutsertaan di pengajian dotcomers di Surabaya. Tx
Memang katanya bakal ada pesaing Detik:
http://www.thegadgetnet.com/2007/01/03/ini-dia-pesaing-detikcom/
Terima kasih atas komentar-komentar seputar launching rumah123.com pada tgl 12 Jan 07. Acara ini resmi akan dibuka oleh Bpk. Drs. Yusuf Asyaa’ri selaku MENPERA dan akan dihadiri oleh Bpk. Edwin Soeryadjaya selaku shareholder, Bpk. Sandiaga S. Uno selaku Komisaris dan speaker2 terkemuka seperti Hermawan Kertajaya dan Panangian Simanungkalit.
Silahkan klik:
http://www.rumah123.com
pada tanggal 12 Jan 07. Website kami sudah online mulai hari ini. Saya tunggu saran dan kritikan dari semua pihak.
Saya sangat senang mendengar berbagai berita seputar kebangkitan kembali era dot.com di Indonesia. Semoga dengan kehadiran rumah123.com dapat mendorong kebangkitan era dot.com di Indonesia lebih cepat.
Sekedar sharing, untuk meng-develop suatu website saya rasa bukanlah pekerjaan yang terlalu sulit. Di Indonesia banyak terdapat programer dan graphic designer yang tak kalah hebat dibandingkan dariluar negeri. Yang tersulit adalah untuk menciptakan suatu ‘brand awareness’ yang kuat agar website tsb bisa dikenal oleh masyarakat luas. Untuk ini, dibutuhkan strategi marketing dan promotion yang jitu, tentunya juga harus didukung oleh dana promosi yang kuat.
Khusus untuk East3oy, terima kasih atas penawarannya, akan tetapi rumah123 adalah bagian dari strategi branding kita yang menggunakan angka 123 sebagai simbol ‘easy and simple to use’. Insya Allah, rumah123.com akan sukses, nantinya kami akan berekspansi ke usaha dot.oom lainnya dengan branding 123.
Happy New Year and Sukses Selalu di tahun 2007.
Yours sincerely,
Nucky P. Djatmiko
Managing Director
http://www.rumah123.com
email : nucky@rumah123.com
Pak Nukman,
Apakabar? Pak saya mohon informasi dari Bapak atau rekan2 lainnya di blog Bapak, apakah Bapak memiliki informasi berikut, saya memerlukannya untuk membantu riset rekan saya. Mohon bantuannya apabila rekan2 tidak keberatan, walaupun tidak ada data yang tepat mungkin dapat di estimasikan. terimakasih sebelumnya
# number of online ad Agencies
# number of Advertisers (potential online adspenders)
# number of websites
# number of people in this industry
# number of digital shops (creative, media, mobile, search)
terimakasih
Best Regards
Pandu WA
ada yang minat buat kerjasama bangun portal ngga ya? Mumpung ramalan bisnis dotcom lg bagus neh
Aku punya beberapa nama domain yang cukup “bagus”…maaf ngga bisa dipublikasikan di sini
PEMULA DAN EXPERT
Aneh ya, sementara orang menganggap bahwa marketing online mempunyai prospek di tahun di tahun 2007 namun di sisi lain mereka hanya mampu menjadikan “tools” ini sebagai pengganti media iklan offline.
Saya tidak sepenuhnya setuju dengan pendapat para pakar PR online, yang mengatakan bahwa promosi dengan media online [WEB] lebih MURAH dari pada harus berpromosi di media cetak atau TV lokal.
Promosi online menurut saya bahkan bisa jauh lebih mahal.
Mahal? Ya, mungkin jauh lebih mahal, namun asal kita tahu saja seberapa besar manfaat yang akan kita terima dari investasi lewat internet.
Mungkin kalau kita hanya ingin membuat web yang [BISU], dengan investasi kisaran ratusan ribu, kita sudah bisa melakukanya.
Namun tentunya yang kita butuhkan lebih dari sekedar itu, web yang bisa “berbicara” bagi para pengunjungnya !
Mungkin komentar tentang bagaimana beriklan yang baik [versi klasik] sudah sering anda baca :
1. Lewat viral Marketing
2. Temukan Niche market
3. B 2 B
4. PR online via online comunity
5. Direct Mail
6. CEO bloging
7. Update Artikel
Rekan bisnis [online] saya berkata :
“Wah, Itu sih kuno !! , mas ini jamanya online, ya kita harus lakukan apa yang superman lakukan, superman terbang bukan sekedar terbang …..”
Ternyata itu benar setelah saya pelajari ternyata itu benar, kalo kita cuma menerapkan [system klasik] , ya sama saja kita memindahkan kebiasaan offline kita yang biasa beriklan dengan media “darat” ke dunia internet.
Jangan pernah beranggapan iklan dengan media online itu lebih murah, jauh lebih mahal namun hasilnya memang efek yang WOW luar biasa.
Mau tahu yang lebih WOW ?
mari kita belajar bersama ….
Nice and Good Luck,
MD arianto
modesarianto@yahoo.com
#32.
Wah, mas Edy sudah memberi masukan bahwa yang paling utama adalah pemahaman tentang keyword behavior ketimbang domain. Lha kok sekarang malah jualan domain. Piye sih mas?
#34
Bukan mau jualan domain-nya mas….mau cari orang yg punya “dana” buat sama-sama develop domainnya….Mas Nukman mau kerjasama?
dengan senang hati mas Edy, asal sesuai dengan arah bisnis kami. Kalau pas di Jakarta, kita ngopi2 sambil ngobrolin kemungkinan ini ya.
#33.
Mas Arianto, ada perbedaan antara bisnis dotcom dan online marketing. Yang Anda baca di atas adalah bangkitnya bisnis dotcom di Indonesia.
Bisnis dotcom, secara sederhana, dapat digambarkan sebagai bisnis berbasis Internet dengan beragam model bisnis. Ada yang model bisnisnya adalah media (menyediakan content, dan pendapatannya dari iklan) seperti yang Anda sebutkan di atas. Ada yang basisnya commerce dan pendapatannya dari jual beli. Ada yang komunitas, yang basis pendapatannya dari iklan dan membership. Dan berbagai model bisnis lainnya.
Nah, saat ini, yang berkembang di Indonesia adalah bisnis model media. Jangan heran kalau cara berpikirnya adalah bagaimana mendapatkan pemasang iklan.
Sedangkan online marketing, secara sederhana, adalah strategi pemasaran perusahaan (dan produknya) melalui media online. Jika selama ini kebanyakan terpaku pada media tradisional, kini mereka bisa mengintegrasikannya dengan media online.
Nah, media online sendiri memiliki banyak pendekatan, antara lain berkat teknologi dan user behavior. Ada viral, ada komunitas, ada SEO.
Biasanya, perusahaan menganggap murah online marketing karena tidak memiliki pandangan yang luas mengenai hal ini. Dikira kalau sudah bikin web statik itu berarti sudah melakukan online marketing. Dikira kalau sudah pasang iklan di media online berarti menjalankan online marketing dengan benar.
Nanti saya tulis mengenai hal ini deh.
Persis, saya sependapat dengan anda pak nukman
Begitu banyak harapan para pelaku bisnis internet, mulai mendapatkan angin segar. Dengan pernyataan pihak pemerintah yang akan mempermudah segala regulasi, dan memungkinkan penurunan harga bandwith di tahun 2007, niscaya akan membawa prospek dan masa depan yang cerah bagi dunia bisnis “internet” di Indonesia.
Apalagi, [mereka/pemerintah] menargetkan untuk meningkatkan jumlah pengguna internet di Indonesia +/- 5 juta, dari yang sekarang berkisar 20 juta.
modesarianto@yahoo.com
Kabar bagus tuh Mas Arianto kalau benar pemerintah mau menurunkan harga bandwidth di tahun 2007, lebih bagus lagi kalau pemerintah juga mencabut monopoli Telkom yang sekarang menguasai jalur broadband, biar ada iklim yang segar bagi ISP lain dan mungkin juga akan lebih menekan biaya berlangganan broadband yg sekarang agak “mencekik”
NB:
Kapan ya…. kita bisa dapet yg “pure broadband”
Broadband kita kayaknya cuma beda sedikit ama dial-up deh
Hello mas Eddy
Bener juga mas eddy, siapa sih yang berani ngutak atik telkom, tapi tidak menjadi masalah kalau ada monopoli yang diimbangi dengan fasilitas yang mumpuni.
Tamparan besar buta [pem] kita, saat terjadi gempa di Taiwan, kita baru menyadari repotnya kalau masih bergantung ke negara lain.
Semoga akan muncul [backbone2] baru bertebaran di Indonesia.
Salam Sukses,
#39 asyik tarif internet akan turun, benarkah?
baru baca detik.com: “di Nepal Tarif internet turun 85%”
“Penurunan tarif Internet akan menguntungkan pelanggan dan perusahaan yang membutuhkan akses Internet berkecepatan tinggi, serta koneksi yang konstan dan reliable,” ujar Bhattarai (kepala divisi komputer Nepal Telecom)
Nah realisasi di Indonesia kapan yah?
Ga sabar nih
Bukannya mau berburuk sangka atau yang lainnya, cuma saya agak kecewa berat dengan Telkom dan speedy-nya. Sejak kejadian gempa yang sudah hampir sebulan, koneksi speedy jadi ngga jelas juntrungannya.
Sambungan internasional-nya luar biasa kacau dan lambat sekali, hal ini sangat-sangat merugikan dunia bisnis yang berhubungan dengan internet, khususnya yg berhubungan dengan pihak luar negri.
Malam ini saya harus berusaha keras menahan amarah yang hampir meledak hanya gara-gara koneksi internet “broadband” speedy yang sangat lambat. Untuk koneksi ke gmail saja saya harus menunggu loading page-nya hampir setengah jam, belum lagi untuk attachment file yang notabene kalau koneksi lancar saja bandwidth untuk upload sudah sangat kecil untuk ukuran broadband apalagi sekarang. Luar biasa sekali kalau untuk upload file sebesar kurang dari 1MB harus menunggu 1 jam lebih!!!!!
Kalau di Nepal saja bisa menurunkan tarif internet, mendingan saya pindah warganegara ke Nepal saja kali ya???
Hehe mas eddy, khan dary speedy dapet kompensasi atas hal tersebut diatas, atau gini aja mas edy, usul aja bonus internet 32 jam dalam sehari, Jadi ndak perlu minta bonus bandwith lagi ..
hehe
Mas Ari,
Kalau boleh tahu apa ya kompensasi dari Telkom? Saya pernah tanya ke 147 tapi jawabannya belum ada pemberitahuan tentang kebijaksanaan soal problem koneksi ini, jawabnya cuma “kan untuk yang lokal ngga masalah….” enak bener ya jawabnya…mengutip syair lagu-nya Ratu, Buset! Aku tertindas lagi…
Satu hal lagi, mereka juga ngga mau tahu kalau saya pernah sampai 4 hari berturut-turut terputus untuk lokal maupun internasional setelah jam 12 siang, tetapi tagihan tetap FULL…luar biasa…
hehe paling ndak khan sudah dapet jawaban,
Itulah seninya hidup di Indonesia…
#44 Emang ngeTrend tuh lagu,
saya skrg sdg mencoba koneksi 3G nya indosat, yg katanya sih bisa mencapai bandwith 2,6Mbps (wuiiiihhh…)
proses registrasi dan aktivasi termasuk cepat, ga nyampe 2minggu dah kelar smua, modem dah langsung dikirim kerumah.
2 minggu pertama, speednya sip banget, bisa 70-900Kbps (kalo malem jam 11an keatas) ya mayan lah… kita blom bisa percaya antara statement di iklan dan kenyataan.
tapi minggu terakhir ini (minggu ke 3, red.) koneksinya leled drastis, utk buka virtual blog ajah kadang timeout, nah buka yahoo mail harus sabar. Padahal saya pakai di wilayah Sudirman.
waduh gimana nih?
sebenarnya, saya orang yg ga mau berpikiran negatif, lebih nyaman kalau positif thinking, “mungkin koneksi lambat karena perbaikan fiber optic taiwan” spt yg dikatakan oleh CS indosat.
tapi, gimana kalau ga gitu kenyataannya?walah… pdhal dah sign kontrak 1 thn pake 3G indosat =(
Bila indosat membaca posting ini, saya sangat berharap indosat mampu menepati janjinya, up to 2,6Mbps tanpa koneksi leled, amieen! (perlu didoakan biar afdol)
sorry agak esmosi, jadi teringat lagunya RATU.
Busyet! Gw tertindas juga!
Kita senasib ya Mas Catur…sama-sama “Ratu”
Bener kata Mas Catur, bukannya kita mau berpikiran negatif, tetapi tetap saja kemungkinan-kemungkinan yang negatif tetap ada.
Bisa saja beberapa “oknum” Telkom maupun Indosat memanfaatkan momen “Gempa Taiwan” untuk meraup keuntungan lebih besar dengan menrunkan bandwidth dengan alasan gempa tersebut biarpun situasi-nya sudah diperbaiki oleh pihak Taiwan, karena setelah saya tanya ke beberapa teman di kawasan Singapore dan Malaysia, mereka memang mengalami dampaknya tapi tidak “separah” kita di Indonesia. Hanya dalam beberapa hari, semua sudah kembali normal.
Memang masih banyak yang harus dibenahi agar bangsa kita benar-benar bisa bebas dari “Ratu” karena setiap ada masalah kita selalu terlambat antisipasi dan aji mumpung, seperti contoh krisis ekonomi global beberapa tahun lalu, semua negara Asia mengalami tetapi hanya beberapa negara yg menerapkan aji mumpung dan asas “Ratu” yang masih tetap krisis, sedangkan negara lainnya sudah kembali normal dan bahkan “lepas landas”….ah….
Dijual atau alih kelola atau kerjasama, sebuah website property
http://www.propertyraya.com/
masih fake contents, dalam proses SEO
Google PR = 2 pengunjung ribuan
target keyword “rumah dijual”
Posisi 6 di google.com:
http://www.google.com/search?hl=en&q=rumah+dijual
Posisi 12 di google.co.id(halaman 2)
http://www.google.co.id/search?q=rumah+dijual
Keyword lain Top 10 google silahkan coba di google :
tanah dijual,sewa kantor,rumah dijual jakarta,ruko dijual
SEO garansi, Content berubah tidak masalah, kita pakai blackhat and whitehat SEO technique.
dalam 3 bulan kita bisa ke PR 4. tergantung dana SEO.
hub:webmaster@propertyaraya.com
hadyah, make blackhat seo pula
emang nggak apa tuh pak?
btw, saya ada domain e-kios.com masih bingung mau diapain, kira kira ada saran?
untuk kendala bisnis dotcom di indonesia yang dibilang karena ermodalan, saya kok kurang setuju ya? atau saya aja yang memang santai dan enjoy step by step membangun situs saya :p
malah saat ini yang saya perlukan adalah tenaga dan skill untuk dsigning dan programming. dan saya sedang mencari cara lain untuk mendapatkan hal hal tersebut tanpa harus spend banyak banyak
mungkin yang sangat diperlukan oleh bisnis dotcom (terutama yang e-commerce) adalah waktu, waktu yang lama untuk membiasakan masyarakat indonesia mengubah perilaku belanja. juga waktu untuk para suplier mulai merubah paradigma tentang dunia online, sehingga ntar kalo mau cari supplier dan kerjasama bisa lebih gampang
[...] Tak terasa, usia vKios telah menginjak satu tahun. Tepatnya tanggal berapa, saya juga lupa. Tapi waktu itu belum menggunakan domain sendiri dan klien yang pertama adalah Pustaka Primatama (thanks to Pak Pandu dari PKMI yang memberi kepercayaan pada saya). Di usia yang pertama ini, vKios telah mencatatkan 30 toko online. Hal yang mungkin sulit dibayangkan dulunya. Namun saya optimis, seperti Pak Nukman, bahwa tahun 2007 ini akan menjadi tahun kebangkitan. Beberapa klien saya bercerita bahwa mereka terheran-heran dihubungi calon klien yang lokasinya jauh sekali. Itulah hebatnya Internet. [...]