Online Strategist, Creative Designers, Web Technologist MarComm Practitioners, E-Commerce and Education __________________________ under one roof.

Tips Membuat NewsLetter Profesional

October 10, 2005
Oleh Nukman Luthfie

 

Membuat e-newsletter yang baik dan profesional selalu menjadi tantangan bagi banyak e-marketer. Menurut studi terbaru yang dilakukan oleh pakar usability, Jakob Nielsen, sekitar 50% pembaca hanya melihat sepintas atau membaca sedikit dari newsletter yang mereka terima. Hanya 23% yang benar-benar membaca seluruh isi newsletter. Sisanya sama sekali tidak pernah membukanya.

Jadi, bagaimana cara terbaik agar newsletter Anda dibaca target audience?

Rancang Newsletter yang Menarik
Desainlah agar newsletter Anda mudah dilihat meski sepintas. Kuncinya:
• Gunakan paragraph singkat
• Gunakan poin-poin
• Sertakan banyak spasi putih di antara tiap topik
• Beri penekanan pada topik dalam newsletter tioe HTML dengan huruf kapital atau huruf tebal

Sertakan Judul Newsletter di Kolom Subject
Sertakan judul newsletter di awal kolom subject sehingga pembaca dapat membedakan newsletter Anda dari email sampah. Pembaca juga dapat menyortir newsletter Anda langsung menuju folder terpisah dengan menggunakan filter email.

Gunakan Judul yang Menjual
Iklankan cerita yang paling menarik pada setiap edisi di kolom subject. Anda hanya memiliki waktu beberapa detik saja untuk memperoleh perhatian pembaca, maka manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya.

Sertakan Daftar Isi
Sertakan daftar isi di bagian atas newsletter untuk memudahkan pembaca menyeleksi topik yang menarik minat mereka.

Sisipkan Line Break
Tingkatkan tampilan newsletter yang mudah dibaca. Gunakan hard line breaks, 60/65/70 karakter per baris. Anda dapat menggunakan editor teks seperti TexPad (http://www.textpad.com), dan mengesetnya untuk dapat menyisipkan hard carriage returns pada akhir setiap baris di karakter ke 65.

Perbaiki Link yang Panjang
Hyperlink yang terlalu panjang kemungkinan akan menjadi rusak jika Anda memformat email menggunakan line break pada 60/65/70 karakter per baris. Cara memperbaikinya, matikan fungsi word wrap setelah Anda menyisipkan carriage return. Lalu, edit linknya secara manual untuk memastikan bahwa linknya terletak pada satu garis. Ketika email dikirimkan, linknya mungkin saja tetap dalam dua baris, namun sekarang dapat diklik.

Desainlah Newsletter tipe HTML yang User-Friendly
Banyak orang yang menggunakan resolusi layar 800×600, namun tampilan preview email biasanya jauh lebih kecil daripada ukuran tampilan layar maksimal. Maka, formatlah lebar tabel HTML Anda pada 500-600 piksel, atau gunakan lebar tabel relatif (presentase), yang memungkinkan newsletter Anda dapat disesuaikan ukuran tampilannya jika dilihat di windows yang berbeda ukurannya.

Ditulis oleh
Donna Ardiani

15 Responses to “Tips Membuat NewsLetter Profesional”

  1. kamawardhana says:

    Thanks infonya

  2. WR. Restu says:

    Tips-nya sangat bermanfaat untuk bisnis kami. terimaksih. Kami terus menunggu tips2 yg lain.

  3. yoddy hendrawan says:

    tips-tips yg sangat berguna

  4. Beny says:

    Good tips. Thanks

  5. [...] Ditulis oleh Nurwanto Sujarwo di/pada Maret 8th, 2007 Tips Membuat NewsLetter Profesional [...]

  6. [...] Mari kita buat keselarasan « Salam…… Khusus Buat Netter Maret 8th, 2007 Tips Membuat NewsLetterProfesional [...]

  7. Andry says:

    mengucapkan
    trimakasie
    trimakasie
    trimakasie
    atas tipsnya

  8. setuju…bahkan kalau menggunakan web-based free e-mail semacam hotmail, newsletter acapkali langsung dihapus tanpa dibuka terlebih dulu karena kebanyakan web-based free e-mail tidak punya fasilitas preview (kecuali Hotmail.Com yang baru-baru ini menciptakan fasilitas preview yang tampilannya mirip MS Outlook 2007).

  9. rahadian says:

    Saya sempet punya ni surveynya yg dilakukan di US, Sender atau nama pengirim jadi salah satu faktor sangat penting, sisanya terletak di Judul yang menarik….
    Coba bayangkan bedanya :

    Sender : John Kotombo
    Subject : U can win the cars !

    dibanding,

    Sender : Michellin
    Subject : U can win a tires !

    pastinya anda akan membuka yang dari michellin yang jelas2 sebuah perusahaan International yang memproduksi ban
    dan mendelete langsung imel satunya…karena anda sudah pasti menjudge john kotombo adalah orang afrika yang mencoba melakukan penipuan….

    Padahal John Kotombo ternyata adalah sorang Marketing Manager disebuah perusahaan Mobil Lexus yang memang beneran menawarkan hadiah mobil jika mengisi kita survey darinya, dan apesnya nama sender michellin di palsukan orang yang ternyata menawarkan asuransi kematian dari seseorang yang mati entah dimana hehe…

  10. esti says:

    pak cara naruh newsletter pada blog gimana…? saya ingin naruh newsletter pada blog saya terus nanti kalo ada visitor yang mampir dan kasih email di box newsletter seminggu sekali akan saya kasih artikel plus info produk…
    gimana caranya?

  11. mohdzaidi says:

    banyak membantu saya post kali ini

    terima kasih dari malaysia

  12. widada says:

    Terima kasih ,tips ini

    sangat bermanfaat sekali untuk saya

  13. tri wibowo says:

    tks, sangat bermanfaat artikel ini karena saya sedang belajar membuat email marketing

    Have a wonderful day
    Tri wibowo

  14. virtue says:

    email marketing masih produktive yah mas?

  15. saofi says:

    artikelnya bagus dan berbobot

Leave a Reply

nukman @nukman
Online Strategist
tweet it
iimfahima @iimfahima
Online Marketing Communication Strategist
tweet it
adhitiasofyan @adhitiasofyan
Creative Director
tweet it
tuhunugraha @tuhunugraha
Social Media Specialist
tweet it
meisia @mei168
Information Architecture Specialist
tweet it
meisia @mumualoha
Web Content Specialist
tweet it

Komentar Terakhir.

  • ferry kinalsal: - Setuju mas, sepertinya harus memilih salah satu media sosial tersebut untuk...

  • rusabawean: - hahaha #barutahu kalo bionya Pecinta Kuliner Nusantara :D

  • Tuhu Nugraha: - Salam kenal juga Mbak Linda, untuk segi desain mungkin bisa ditambah dengan tab...

  • Tongkonan: - Saya baru benar2 mengerti kasus yang menimpa Mario Teguh kemarin di twitter. :)

  • Joko Susilo: - Benar. kata pepatah “beda lubuk beda ikannya”. setiap social media...

  • Joko Susilo: - Sepakat. Kalau hanya berdasar KPI bisa-bisa hanya kejar setoran nge-tweet

Kategori


Email Subscription

Enter your email address:

Fan Box Virtual Consulting