<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="WordPress/2.9" -->
<rss version="0.92">
<channel>
	<title>Internet Business, Strategy &#38; Marketing Indonesia</title>
	<link>http://virtual.co.id/blog</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 05 Mar 2010 01:31:36 +0000</lastBuildDate>
	<docs>http://backend.userland.com/rss092</docs>
	<language>en</language>
	
	<item>
		<title>Apa Kata Teman di Media Sosial Lebih Penting Ketimbang Iklan</title>
		<description><![CDATA[Saya bukanlah penggila film dan menonton bioskop. Bahkan, tergolong amat jarang menonton film di layar lebar. Namun lalu lintas pembicaraan yang amat kencang tentang 3Idiots berkali-kali menerjang mata saya setiap kali membuka  Twitter baik di laptop maupun smartphone. Entah mengapa, teman-teman di Twitter heboh membicarakan film India itu dengan kalimat-kalimat provokatif: lucu, mengharukan, bikin ketawa [...]]]></description>
		<link>http://virtual.co.id/blog/online-behavior/apa-kata-teman-di-media-sosial-lebih-penting-ketimbang-iklan/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Mari Mem-branding Diri di Twitter</title>
		<description><![CDATA[Twitter telah menjadi situs jejaring sosial di internet terpopuler ke-3 setelah Facebook dan MySpace. Data hingga akhir tahun lalu menyebutkan, lebih dari satu juta orang memiliki akun di Twitter dan 200 ribu di antaranya secara aktif mengirim lebih dari 3 juta posting per hari.
Memasuki tahun 2010, analis Twitter Kevin Weil memperkirakan, jumlah twit per hari [...]]]></description>
		<link>http://virtual.co.id/blog/internet-marketing/mari-mem-branding-diri-di-twitter/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Berita di Era Social Media: Apa yang Harus Dilakukan Reporter dan Apa yang Perlu Disadari Narasumber</title>
		<description><![CDATA[Dengan nada kesal, penyanyi yang belakangan dikenal sebagai penulis novel best seller Dewi &#8216;Dee&#8217; Lestari memprotes Detikcom yang telah mengutip twit-nya untuk berita berjudul “Ketahuan, Akun Twitter Palsu Venna Melinda Menghilang.”
Dee dikutip sebagai salah satu “narasumber” yang merasa kehilangan atas lenyapnya “akun palsu” Venna Melinda tersebut. Intinya, Dee merasa keberatan dan lewat Twitternya dia mengecam, [...]]]></description>
		<link>http://virtual.co.id/blog/internet-marketing/berita-di-era-social-media-apa-yang-harus-dilakukan-reporter-dan-apa-yang-perlu-disadari-narasumber/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Belajar &#8220;Eksis&#8221; di Social Media dari Tokoh Fiktif</title>
		<description><![CDATA[Dalam hitungan menit setelah Detikcom menayangkan berita berjudul &#8220;Vena Melinda Dirugikan Akun Twitter Palsu&#8221;, akun @VMelinjo di Twitter menghapus dirinya. Kepada 2600-an followernya dia berpamitan:
&#8220;Hi! Thanks for the good laughs for the last three days. I&#8217;ll be back. Maybe as Ruhut, or as SBY. Stay healthy, stay melinjo.&#8221;
Dari twit pamitan tersebut, Detikcom kembali mendapat bahan [...]]]></description>
		<link>http://virtual.co.id/blog/internet-marketing/belajar-eksis-di-social-media-dari-tokoh-fiktif/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Virtual Consulting + Virus Communications = Virtual Consulting Baru</title>
		<description><![CDATA[Tiga tahun lalu, dua anak muda di dunia periklanan, Iim Fahima dan Adhitia Sofyan, melihat masa depan di dunia online. Mereka berdua memutuskan untuk melepaskan status karyawan di perusahaan iklan, menjadi pengusaha dengan membangun Virus Communications, yang bergerak di bidang periklanan online. Virtual Consulting menfasilitasi hasrat mereka berdua. Perpaduan antara pengalaman dan pengetahuan di bidang iklan [...]]]></description>
		<link>http://virtual.co.id/blog/virtual-corner/virtual-consulting-virus-communications-virtual-consulting-baru/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Internet Tidak Akan Membunuh Koran?</title>
		<description><![CDATA[Pelaku bisnis media cetak di Indonesia kelihatannya masih yakin dengan masa depannya, meski media Internet tumbuh luar biasa di negeri ini, dan sudah banyak bukti media cetak di Amerika Serikat bertumbangan karena Internet. Gencarnya pemberitaan di televisi dan kuatnya penetrasi internet di Indonesia tak akan mematikan koran atau media cetak lainnya. Di daerah, koran berkembang pesat, [...]]]></description>
		<link>http://virtual.co.id/blog/online-advertising/internet-tidak-akan-membunuh-koran/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Pengguna Twitter itu Conversationalist</title>
		<description><![CDATA[Dua setengah tahun lalu Forrester Research memperkenalkan istilah baru, Social Technography, untuk mendeskripsikan bagaimana pengguna Internet berinteaksi dengan jejaring sosial seperti blog, Facebook, Delicious dan sejenisnya. Ada enam segmentasi yang disodorkan di saat Twitter belum menjadi fenomena yang luar biasa seperti saat ini. Yakni creator (memiliki situs sendiri, blog sendiri, dan update video di Youtube), Critics [...]]]></description>
		<link>http://virtual.co.id/blog/cyberpr/pengguna-twitter-itu-conversationalist/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Pemilik Akun Jejaring Sosial itu juga Media Massa</title>
		<description><![CDATA[Apa yang dilakukan oleh seorang blogger di era jejaring sosial (social media) seperti sekarang ini? Ia menulis blog seperti biasa. Ia tetap menerima komentar melalui blognya. Ia tetap jalan-jalan ke blog lain dan memberi komentar. Selain itu, ia juga akan menyebarkan tautan tulisan blog terbarunya ke jejaring sosial lain, terutama Facebook dan Twitter. Ia tak [...]]]></description>
		<link>http://virtual.co.id/blog/blogging/pemilik-akun-jejaring-sosial-itu-juga-media-massa/</link>
			</item>
	<item>
		<title>When Career and Social Media Collides</title>
		<description><![CDATA[Perkembangan situs-situs jejaring sosial (Facebook, Twitter, dll) telah begitu maraknya, sehingga sulit rasanya mengabaikan keberadaan situs-situs itu atau memisahkannya dari kehidupan kita sehari-hari. Eksistensi social media telah berbenturan dengan aspek kehidupan kita yang lain, salah satu yang paling terpengaruh adalah karir.
Bagaimana karir dan social media saling berbenturan?  Setidaknya inilah beberapa hal di dunia karir yang [...]]]></description>
		<link>http://virtual.co.id/blog/social-media/when-career-and-social-media-collides/</link>
			</item>
	<item>
		<title>GilaMotor Facebook Fans Page: It’s Not Easy Being Popular, but They Did It!</title>
		<description><![CDATA[Ya, tidak gampang memang. Tapi GilaMotor sudah mementahkan teori itu. Hari ini, GilaMotor Fans Page di Facebook menembus angka psikologis di atas 50,000 fans. Angka yang fantastis untuk ukuran sebuah fan page komunitas, dan berbasis di Indonesia.Pertama kali diluncurkan (tidak resmi) pada 20 Mei 2009, dengan 94 fans di hari pertama. Dan kemudian melonjak drastis [...]]]></description>
		<link>http://virtual.co.id/blog/online-behavior/gilamotor-facebook-fans-page-it%e2%80%99s-not-easy-being-popular-but-they-did-it/</link>
			</item>
</channel>
</rss>
