Pekan lalu, sahabat saya di Jogja, Ray Asto, nge-buzz lewat Yahoo! Messanger. “Selamat. Page Rank (PR) blog Virtual Consulting jadi 5 sekarang,” katanya. Saya agak terkejut dengan fakta ini, karena selama setahun lebih PR blog ini mentok di angka 4. Rupanya Google memang baru saja memperbarui peringkat PR nya. Maka segera saya cek di DigPagerank seperti yang disarankan Isnaini. Hasilnya memang mendapat nilai 5. Kemudian saya cek lagi portal dan situs web lain di keluarga Virtual Consulting, seperti SWA, PortalHR.com, Niriah.com, Selular.co.id dan personal blog saya: SudutPandang.com– semuanya naik ke angka 5. Bahkan domain pribadi yang tidak aktif seperti nukman.com yang saya redirect ke blog ini juga ikutan naik ke 5. Bisnis.com lebih hebat lagi: PR nya naik menjadi 6, sama dengan Detik.com!
Tentu saja kenaikan posisi ini menggembirakan saya, paling tidak jika dilihat dari tiga faktor.

Pertama: Menaikkan satu point itu sulitnya minta ampun. Dan makin tinggi PR nya makin sulit menaikkan angkanya. Banyak yang memperkirakan bahwa prinsip penghitungan PR berdasarkan logarithmic scale — yang mirip dengan kurva eksponensial skala gempa (richter). Naik dari PR4 ke PR5 butuh usaha yang lebih keras 5-10 kali lipat dibandingkan menaikkan PR3 ke PR4.
Kedua: Menurut Elliance Inc., PR 3-5 itu tergolong rata-rata dunia. Artinya, situs web keluarga Virtual Consulting sudah masuk batas atas rata-rata dunia. Jika naik satu point lagi, dan masuk ke kategori PR6-8, maka sudah masuk kelompok PR di atas rata-rata. Dan jika sudah mencapai angka PR 8, itu sudah elit dunia.
Ketiga, dengan PR setinggi itu, pemilik website memiliki peluang mendapatkan income tambahan yang lebih besar dari textlink-ad.
Namun, saya tidak buru-buru gembira berlebihan dengan hasil ini karena saya tahu betul bahwa meski penting, PR tidak kaitannya dengan content — apalagi dengan branding.
PR adalah salah satu dari sekian banyak metodologi yang dipakai Google untuk menentukan seberapa penting atau relevan sebuah halaman web. Makin banyak sebuah halaman web ditautkan oleh halaman web lain, makin penting/relevan halaman web itu di mata web lain. Maka, di mata Google, jika ada sebuah halaman web (katakanlah A) terdapat tautan (link) ke halaman web lain (B), maka A memberikan “vote” ke B. PR dihitung berdasarkan incoming link.
Ini hampir sama di dunia nyata. Jika nama kita dikenal oleh banyak orang, maka semakin penting/relevanlah kita di komunitas itu. Bobot penting/relevan itu akan semakin tinggi jika yang mengenal kita adalah mereka-mereka yang juga punya bobot tinggi juga. Maka PR makin tinggi jika website kita mendapat incoming link dari situs atau halaman web yang PR nya juga tinggi.
Jika ingin tahu lebih dalam mengenai PR, silahkan baca artikel keren di SmashMagazine: Google PageRank – What Do We Know About It?
Jadi, sekali lagi, PR tidak ada hubungannya dengan content dan loyalitas pengunjung atau pembeli online.
Oleh karena itu, saran saya, bagi Anda, para pemilik situs yang PR nya tinggi, tetap fokuslah pada branding. Tetaplah serius mengembangkan content agar loyalitas pengunjung makin hari makin tinggi sehingga memberikan efek ke awareness — yang ujung-ujungnya ke sales.
Note:
Detik.com dan Google akan menyelenggarakan seminar untuk Usaha Kecil Menengah, dengan tema: MEMANFAATKAN INTERNET UNTUK PENGEMBANGAN BISNIS, Kamis, 14 Agustus 2008 di Ballroom 3B- 3C, The Ritz Carlton Pasific Place, Jakarta.
Pembicara:
- Derek Callow, Marketing Lead – Southeast Asia, Google Inc.
- Budiono Darsono, Founder, Detik.com
- Eva Yusuf, Ph.D , Associate Director, Synovate Indonesia
Untuk pendaftaran, silahkan ke: http://googledetik-seminar.detik.com/
Page rank yaa. Menurut saya itu cuman akal akalan google aja buat ningkatin popularitasnya sendiri. Yang akhirnya juga dijadikan sebuah standarisasi wajib oleh banyak broker bisnis online di internet. Padahal kan tujuan kita ngeblog ujung ujungnya ya pengen dapet duit toh?
Kalau menurut saya untuk dapat traffic itu nggak perlu page rank. Ironinya banyak sekali blogger yg fokusnya jd terbawa nguber2 page rank. Padahal kalau memang pengen dapet duit, ya tinggal bikin aja sebuah bisnis, bisa jasa online, atau apa kek. Terus datengin visitor melalui iklan baris. Selesailah misi kita untuk dapat duit dari ngeblog. Jadi ya… yang terpenting itu bukan page rank…tapi V I S I T O R. Itu kalo emang tujuan awalnya kita ngeblog untuk cari uang loh ya…
Masalah banyak pengguna internet yg pake SE utk nyari web?! Loh trus kenapa? Kita kan bisa toh nyari visitor dari iklan baris. Malah banyak iklan baris yg berPR tinggi, kan bisa kita numpang ngiklanin bisnis kita. And toh nantinya iklan kita di situs iklan baris tadi muncul juga di SE. Jadi yaa jangan bingung sama PR, yg penting tentukan ide bisnis kemudian segera datangkan visitor. Tapi jangan lupa juga untuk tetap nyediain informasi gratisan bagi visitor di blog kita.
Itulah kenapa sebuah blog seharusnya bertema tunggal. Supaya punya pengunjung fanatik.
Ini inspirasi loh…
materinya bagus sekali tapi saya mau tanya kok blog saya di blogspot belum ada page ranknya alias -N/A kenapa ya padahal sudah 1 bulan. makasih salam kenal aja
Sangat setuju bila SEO dijadikan standar international dalam mendatangkan visitor, tapi dengan kepentingan2 tertentu. Bila tema blognya bertujuan untuk bisnis internetional n paid review yah mungkin standarnya adalah PR. Tetapi bila Tema blog n target marketnya adalah untuk konsumsi lokal alias indonesia aja, mungkin cukup masukin di iklan lokal yang gratisan kali yaa…
Terima kasih komentar saya dikomentarin. Jadi gini…sebagian besar blogger, fokusnya terpecah antara gimana caranya dapat duit dengan ngeblog dan meningkatkan page rank blog. Nah, karena yang difahami agar bisa dapet duit dari ngeblog adalah dgn cara meningkatkan page rank(biar bisa ikut program ptr dsb). Maka akhirnya fokus para blogger lebih banyak kepada nguber2 page rank. Contoh, pasang backlink di sana dan di sini. Kan ribet dan ngabisin waktu.
Sementara page rank itu sendiri merupakan sebuah rahasia besar yang nggak bisa dengan cepat didapet hanya dengan cara pasang baclink disana sini kan. Lah kalau page ranknya baru dateng 3,4 bulan kemudian…maka bisa dipastikan uang habis buat online, dan waktu terbuang buat masang backlink.
Berdasarkan pengalaman saya…saya hanya butuh menentukan keyword yang mau saya tembak berdasarkan ide dasar dari bisnis online saya. Kemudian saya ndompleng di situs2 iklan baris gratis(yg search engine friendly), dengan harapan iklan saya tadi akan muncul di hasil pencarian di google, di halaman paling depan hasil pencarian; untuk kata kunci yang saya tembak tadi.
Coba Anda ketik kata kunci “pc game wallpaper†di google halaman dari indonesia. Jika Anda lihat kata NU GAME, itulah iklan saya di iklanoke.com.
Dan waktu yang diperlukan antara saya pasang iklan dengan munculnya iklan saya di urutan kedua itu, hanya sekitar 2 mingguan. Dengan begitu saya akan lebih cepat mendatangkan visitor ke blog saya, ketimbang jika saya berharap visitor datang dari page rank yg tinggi. Jika saya berharap visitor dateng setelah saya berhasil memperoleh page rank tinggi(karena asumsinya jika pr tinggi blog kita pasti muncul di hal.dpn hasil pencarian di google), harus nunggu berapa lama? Harus pasang berapa puluh backlink? Dan pasti uang habis utk online dan waktu terbuang buat masang backlink.
Toh harapan akhir kita nantinya setelah pr tinggi, adalah datangnya visitor kan? itupun tergantung konten blog; nggigit apa nggak. Kalo nggigit visitor bakal balik lagi dan lagi sehingga kita punya visitor fanatik. Kalo nggak nggigit visitor hanya akan mampir doang trus pergi.
Jadi menurut saya pemikirannya harus diluruskan lagi….dari mendahulukan page rank atau mendahulukan visitor. Kalo mendahulukan page rank, resikonya itu tadi; sudah jelas. Bukankah rumusnya adalah page rank=visitor? Jadi kenapa nggak kita colong didepan aja visitornya. Sementara nyolong page ranknya ntar aja kalo duit sudah mulai mengalir.
Makannya menurut saya, yang harus lebih dipelajari adalah menemukan ide bisnis(dari permasalahan orang lain/para pengguna internet tentunya), lalu mengolah konten, supaya punya visitor fanatik, kemudian belajar menggunakan keyword, untuk kebutuhan pasang iklan di iklan baris. Itu saja. Bukannya sibuk masang backlink disana sini, supaya bisa dapat page rank.
Sehingga logikanya harus dibalik, page rank muncul karena akibat dari kita sering masang iklan di situs iklan baris yang search engine friendly; kan kita juga diminta masang url blog kita tuh setiap masang iklan. Sama aja kayak masang backlink kan? Sementara motivasi untuk mendahulukan datangnya visitor(dengan cara masang iklan tadi), adalah penyebab meningkatnya page rank. Begitu……
Jadi kalo Anda mengatakan pr dan visitor sama pentingnya, saya setuju!! Tapi menurut saya….jaaaaauh lebih penting mendahulukan datangnya visitor, ketimbang sibuk nguber2 seekor binatang yang bernama…..P A G E R A N K!!!!!. BY. Fajariyadi.
Saya adalah seorang sales freelance dibidang consumer goods di kota Ponorogo. Yang langsung bawa barang dagangan untuk ditawarkan ke toko2 dengan menggunakan sebuah motor sbg alat transportasinya.
Pada saat dilapangan, yang saya pikirkan hanya satu. Bagaimana caranya sesegera mungkin mendatangkan laba dengan cara secepat mungkin “melempar†barang dagangan saya ke toko2 yg berperan sbg reseller dari barang2 yang saya bawa.
Coba jika saya lebih mendahulukan keterkenalan nama saya sebagai seorang grosir keliling dimata para pemilik toko tsb. Maka bisa dipastikan saya hanya akan berpromosi seputar kepedagangan saya saja(backlink). Dan tanpa hasil yang cepat dan pasti yaitu kembalinya investasi saya(bisa kembali karena ada visitor;jika sebuah blog). Yang berupa uang bensin, modal kulak, tenaga, waktu, sekaligus labanya.
Sebagai seorang pebisnis, seharusnya kita lebih memikirkan secepatnya mendatangkan hasil(berupa laba), ketimbang keterkenalan dimata orang(page rank). Jadi brand image itu belakangan, dahulukan kecepatan perputaran modal awal. Jika kita mendahulukan keterkenalan atau dalam dunia marketing disebut brand image. Maka akan sangat mungkin kita membutuhkan banyak waktu dan uang. Jika dalam dunia marketing untuk bisnis, brand image dibangun dengan cara beriklan di media massa. Kalo di bisnis online ya nguber page rank itu tadi.
Membangun page rank(brand image itu tadi), sah sah saja untuk dilakukan sebagai rangkaian awal langkah bisnis kita. Hanya saja pertanyaannya….seberapa kuatkah modal kita untuk membiayai itu? Seberapa banyakkah waktu kita untuk melakukan itu? Silahkan dijawab sendiri. By. Fajariyadi
gw mau pasang page rank tapi gw ga tahu caranya nih?
PR itu membuat pemilik PR tinggi mudah bikin web lain dgn PR tinggi juga. Nggak fair. Kayak sistem kapitalis. Yang kaya makin kaya. Bukan krn lebih bagus, tapi krn terlanjur kaya duluan. Misal ada blog baru yg berkualitas juga yg PR tinggi paling2 jg males nglink. Gengsi kali, ndak level.
Yg bikin males klo kita mo nyari sesuatu di google, munculnya itu lagi itu lagi, padahal bukan yg kita ingini. Terpaksa buka2 sampe puluhan halaman. Fyuh…, makin kapitalis aja sistem mbah google.
Wah Ilmu yang bagus tu biar dapat page rank tinggi trus dapat duit tambahan ntar…
Thank ya ilmunya omm..
Berkunjung dan baca infonya, menarik dan segera diaplikasikan.
Sukses untuk semua.
I Like Relationship.
wah.. masih belum ngerti masalah ginian…
newbie c…
mohon bimbingan nya…
Informasinya sangat bermanfaat sekali,saya pingin banget page rank saya menetas maklum masih dalam bentuk telur bulet alias nol
hiks… kapan yah page rank gw naek..
PR saya banyak pak
..pekerjaan rumah maksudnya ..he he he
pasang alexa rank toolbar di site kita juga berpengaruh terhadap alexarank kita..
Sebagai salah satu pelaku dlm dunia SEO dan Web promotion, saya melihat Google PageRank sepertinya memang sdh menjadi prestige sendiri bagi kebnykan pemilik website. Dan spt yg pak Nukman sdh tulis diatas, sebuah website yg cuma berisi redirect ke website lain, bisa memiliki pagerank yg tinggi. Saya setuju dng sdr. Fajariyadi, “nguber” pagerank memang penting, tp lbh penting lg “nguber” visitor. Dan ibarat sebuah cafe, semakin terkenal cafe itu, maka akan semakin bnyk org yg dtg kesana. Yg jelas faktor “isi” dr cafe itulah yg membuat org tertarik dan datang, dng kata lain, kontent yg menarik dlm sebuah web akan secara otomatis menaikkan jumlah visitornya, sepanjang kontent tersebut relevan dng keywords yg dipakai di search engine.
PR blog saya turun, apa karena postingnya jarang2 dan ga teratur yah… oya pasang alexa widgets pengaruh ke rangking alexa nya yah?
Ada yang bilang PR gak penting, kalo menurut saya penting karena dengan PR 5 seperti web punya pak Nukman ini kayaknya di Sponsored Review satu tulisan bisa dihargai 5 juta alias $ 500, kalo om Jacky Supit aja $1000 berarti pak Nukman punya peluang juga dong mencapai $1000 per tulisan, wah bisa cepat kaya raya nih pak, kami mendoakan saja sebagai sesama blogger, semakin besar dollar maka yang untung juga negara lewat devisa, jika perlu saling bahu membahu menyedot dollar sehingga devisa naik…ide bagus apa ide jelek ya?
Saya malah bingung, pengunjung lumayan banyak, posting diatas seratus, usia sudah lebih dari tiga bulan, tapi pagerank-nya tidak bergeming dari angka 0
Saya baru membuat blog. kira-kira menuju page rank 1 butuh berapa lama yah…
page rank sangat penting terutama untuk jualan link ataupun yang main paid review
Gile benerrr….. gue aja punya beberapa blog tertinggi cuman dapet 2, maklum newbie, berapa tahun tuh bisa dapet 5 ?
web blog saya PR nya = 3 , ayo siapa yang mau tukeran link silahkan
Wah mantab banget deh.. Salut Pak Nukman Pengen juga ni punya PR tinggi walau belum tahu efek nya ke jualan hehehe
Saya Mau tanya.. kalo PR berubah butuh berapa lama ya apalagi kalo awalnya masih 0… dan berapa banyak backlink yang dibutuhkan.. trima kasih banyak kalo ada yang mau menjawab… Salam Kenal..
kasih tahu ilmu agar pr nya bagus dong?
Memang betul untuk meningkatkan PR ini sulit sekali, tapi jika para bloger mau berusaha hal itu bisa saja tercapai. Ya mungkin untuk awalnya bisa melakukannya dengan SEO Optimisation, atau dengan cara2 lain. Yang penting tetep semangat euy….
mas kalo ganti konten apakah pengaruh dengan pr yang didapat.
wah..susah juga ya..terutama yang masih baru kaya’ saya…harus banyak belajar nih..moga2 ngk cepet bosen..
keren, coba saya bisa begitu. kayaknya susah.
Ya….susah juga nembus buat 5 besar
Menurut saya..
koq lebih penting bisa tampil di 10 besar mesin pencari ya ketimbang mempunyai PR yang tinggi..
cmiiw^^