Online Strategist, Creative Designers, Web Technologist MarComm Practitioners, E-Commerce and Education __________________________ under one roof.

Beriklan di Blog, Why Not?

September 6, 2007
Oleh Nukman Luthfie

 

Jika Anda pengusaha, pemilik merek atau manajer merek, maka ketika akan beriklan di media Internet yang teringat adalah portal-portal seperti Detikcom, Kompas Cyber Media, atau Friendster. Tiga media online itu saya rasa sekarang masih menjadi 3 pilihan utama beriklan. Beberapa media khusus seperti Bisnis.com, PortalHR, Niriah, kini menjadi alternatif baru, tentu bagi pengiklan khusus. Namun, satu dua pemasang iklan kini sudah mulai melirik media baru: BLOG.

Kenapa blog?

Pertama, baik blog maupun portal itu pada hakekatnya adalah pasar, tempat di mana banyak orang berkumpul di dunia maya.

Bedanya hanya dalam hal isi, fasilitas, dan orientasi bisnis. Karena tujuan membangun portal adalah laba, maka portal dibangun begitu serius, dengan berbagai fasilitas unggulan, dikelola dengan manajemen yang ketat, sehingga mampu mengundang sebanyak mungkin pengunjung online, yang ujung-ujungnya mampu menarik pengiklan atau menghasilkan transaksi.

Sebaliknya, blog biasanya hasil kerja perorangan, diperbarui jika sang empunya lagi punya waktu atau topik. Sangat sulit menemukan blog yang diperbarui secara berkala, dengan konsistensi tinggi selama bertahun-tahun. Tidak heran jika diantara ribuan blog di Indonesia, hanya segelintir blog yang mampu menancap di benak pengguna Internet.

Kedua, blogger biasanya punya perilaku baru: jalan-jalan ke blog-blog lain. Istilah kerennya: blog walker.

Begitu mereka menemukan blog keren, mereka akan berhenti sejenak, membaca, memberi komentar. Jika bog tersebut memang memikat, maka mereka akan menambahkan tautan di blog mereka, sehingga menjadi bacaan tetapnya, sekaligus komunitas barunya.

Ketiga, waktu blogger semakin berkurang untuk membaca media online.

makinseru.JPGMemang saya belum melakukan riset mengenai hal ini. Namun saya amati, begitu seseorang menjadi blogger, semakin banyak waktu online-nya yang tersita untuk mengisi blognya sendiri, membaca jaringan blognya dan memberi komentar, serta berinteraksi dengan blog lainnya. Akibatnya, jika sebelumnya waktu mereka lebih banyak untuk membaca media online tradisional, kini terbagi untuk media online Web 2.0 ini.

Jadi kini tibalah saatnya para pemasar, pemilik brand, atau brand manager untuk memulai memantau pasar ini dengan baik. Xplore –kartu pasca bayar XL — sudah memulai langkah ini dengan memasang iklan MakinSeru di beberapa blog, termasuk blog Enda, Pecas Ndahe dan blog Gombal.

NB:

Saat ini saya baru bisa menyebutkan tiga pertimbangan di atas. Para blogger, Anda bisa menambahkan lagi?

Tautan:

Makin Seru

78 Responses to “Beriklan di Blog, Why Not?”

  1. ang says:

    saya sepakat, Pak Nukman. Yang saya pikirkan saat ini adalah,”sampai kapan blog bisa tetap bertahan?” tren internet cukup cepat berlalu.

    salam kenal

  2. faiz says:

    kalo iklan di blog lebih murah bener nggak ya?
    Maaf Mas Nukman, saya baru bales email Mas Nukman 2/3 hari yang lalu.

  3. ari says:

    #2 murah, mungkin karena banyaknya jenis blog. Terutama banyak di Indo banyak blog yang hanya digunakan sebagai diary saja, belum ada yang benar spesifik seperti virtual.co.id atau contoh lainnya kafemotor

  4. ndoro kakung says:

    karena blog kadang menunjukkan otoritas seseorang [sang blogger]. blogger yang dipercaya dan jadi panutan malah sudah punya komunitas [true believer]. jadi, why not?

  5. Cupi says:

    Wah, makin seru nih punya blog, bisa dapet duit, sambil mengekpresikan diri. Hm… tapi gmn ya caranya supaya blog kita menarik dan banyak dikunjungi? Mohon bimbingannya!

  6. Penuliskita says:

    Tapi juga sebaliknya, jangan menulis blog hanya karena berharap akan dihampiri iklan. Banyak hal berharga lain yang bisa kita petik dari sekedar iklan. Terkadang hal berharga itu tidak pernah kita duga sama sekali.

  7. Endy says:

    wah kalo sampe terjadi demikian, tambah banyak blogger yang kaya donk :) . Mungkin yang menjadi penyebab belum mau beriklan adalah faktor kepercayaan. seandainya dibuat semacam blog network seperti b5media, saya yakin akan banyak yang berminat. Bagaimana kalo pak nukman membuat Blog Network? saya daftar pertama deh :)

  8. Okto Silaban says:

    Bagaimana dengan BlogNetwork Pak (yg profesional tentunya, bukan karena komunitas)? Kan dah jadi semacam trend baru juga? Cuma di Indonesia aja yang belum.. (baru ada 1 setahu saya) Kan jangkauannya jadi lebih luas.., sekali ngiklan di BlogNetwork.., nyampe ke semua blog dibawahnya. Padahal masing – masing blog tersebut punya pembaca yang tak sedikit.

  9. JiE says:

    Setuju dgn #6, jgn ngeblog semata2 untuk mendapatkan iklan. Sebaiknya tetap fokus dengan konten & tema blognya itu sendiri. Do & write what you love, and money will follow *teorinya sih gitu* hehe..

  10. Pogung177 says:

    pengiklan juga dah jeli…mereka juga pinign tahu berap tarfik dari situs yg akan mereka pasangi iklan.
    Kalo disodori situs yg baru… blom stabil trafiknya, mana mereka berani.
    Perusahaan juga mempunyai team TI, yg nggak cuman mbenerin computer rusak, jaringan LAN dll, mereka juga tahu tentang media online yg bener2 memberikan traget visitor.

  11. Andy Santoso says:

    @PenulisKita… AGREE! pengalaman pribadi… jangan terlalu focus pada money, apalagi soal ngeblog, banyak sekali peluang lain yang lebih berharga daripada uang, misalnya? Friendship & rekan bisnis (UUD deh…):)

  12. Andy Santoso says:

    ps: Mr. Nukman, sorry kalau duplicated tolong di delete saja, karena comment ini tidak keluar, thanks.

    wow… a little bit contrast with my last comments at this blog. so let’s share together… :)

    Kalau pertanyaan beriklan di blog di atas tujukan kepada saya sebagai sales online advertising, saya akan menjawab “good but not great” / bagus tetapi bukan yang terbaik. (setidaknya tidak untuk saat ini)

    why, pikiran sekilas saya seperti ini :

    - Berapa pengguna internet di Indonesia? 18 juta, berapa blogger dari Indonesia? saya belum tahu. Jadi jika product client bersifat mass, apakah sudah cocok?

    - Bicara mengenai behavior, mungkin benar yang dikatakan pak Nukman mengenai blog walking, tetapi apakah iklan tersebut ada di setiap blog? dan blog begitu relatif dalam arti masing2 mempunyai charateristic yang berbeda2 sehingga mempunyai audience yang berbeda2 juga, lalu dimanakah advertiser akan beriklan? di blog A yang membicarakan masalah politic? di blog B yang membiacarakan masalah makanan? atau blog C yang membicarakan “apa saja”?

    jadi ada sedikit masalah di targeting, karena sebenarnya kelebihan media online adalah soal measurement, targeting dan interactivity kan? dan juga itulah kenapa pertanyaan pak Nukman mengenai blog mana yang “pantas” itu muncul… :)

    -Blog is personal, meski ada juga yang coorporate blog, tetapi belum banyak, jadi sebagai seorang blogger dan pembaca blog juga saya merasakan sedikit “uncomfy” atau ketidaknyamanan ketika ada ads, terutama display ads (iklan xl di blog enda sangat soft, hanya di text link) bagaimana dengan user yang lain? perasaan itu muncul mungkin karena sepertinya si brand itu overbranding/”maksa”, atau si empunya blog yang memang sedang “mencoba”. (sorry Mr. Nukman, I know you are different :) )

    -Bagaimana jika kita ingin hasil report yang SANGAT measureable, seperti berapa lama user melihat iklan tersebut, iklan mana yang lebih disukai, creative yang WOW dan AHA seperti misalnya Floating, Video Wall, dsb yang membutuhkan Ads Surfing Technology. Saya ragu jika report seperti itu bisa di dapat dari blog atau bahkan situs lokal (ingat situs luar biasa menggunakan 3rd party yang independent seperti DoubleClick, EyeBlaster, Aquantive, dsb)

    Rasanya sekilas itu yang menjadi pikiran saya, tapi secara garis besar, this is a good idea, but we must more “digging” and learning a lot and more…

    Best regards,

    Andy Santoso
    Interactive Hub

  13. Seperti saya tulis di atas, portal itu pada umumnya profit oriented. Sebaliknya, blog itu hobby-oriented (kecuali mereka yang memburu US$ dari adsense dan affiliate atau corporate blog). Ndak heran jika sulit menemukan blog personal yang secara serius dikelola pemiliknya.

    Maka, para blogger, jadilah blogger sejati, yang menulis dengan penuh cinta, sehingga pembaca Anda mencintai Anda, dan pingin tiap hari ketemu Anda, untuk saling berbagi juga.

    Soal dapat iklan? Itu BONUS. Itulah salah satu “pahala” dari kebaikan hati Anda untuk berbagi. “Pahala” lain juga bertebaran: jaringan teman, peluang bisnis, mendapatkan ilmu, gairah hidup dan lain-lain.

    Namun, dari kacamata pemasang iklan (tulisan di atas sebenarnya saya tujukan untuk pemasang iklan), sungguh keliru kalau tidak memantau pasar baru ini. Maka langkah Xplore ini sungguh lterobosan yang patut diacungi jempol.

  14. #10 dan #12.

    Pada dasarnya, semua pemasang iklan mengharapkan hasil yang bagus. Mereka mengeluarkan uang, sudah sepantasnya mereka menuntut hasil.

    Maka, langkah strategis pertama adalah bagai memilih blog mana yang dipasangi iklan. Tidak sembarang blog, tentu saja.

    Soal measurement yang dipakai, itu tergantung objective. Sangat banyak alat measurement yang canggih2, namun pemakaiannya tetap saja disesuaikan kebutuhan. Ilustrasi mudahnya adalah: kalau kita ingin mengupas sabut kelapa, kenapa mesti pakai cangkul, gergaji, atau gigi (meski semuanya bisa)? Dengan golok saja cukup.

  15. kw says:

    no 4, orang sudah “lelah” dengan media konvensional yang serius, “dingin” dan kaku. mereka lebih suka tulisan yang original, apa adanya dan “biasa”.

    membaca blog menjadi seperti bercakap-cakap, paham ekspresi si penulis. dan pembaca bisa langsung memberikan respon dengan tersenyum, ngakak atau misuh.

  16. syaeful says:

    oh, gitu to…

  17. yainal says:

    hehehe.. asyikk.. jadi nambah banyak ilmu.. :)

    true.. blog memang memiliki sifat personal dan disinilah keunikan dimana setiap orang punya kesempatan menjadi bintang, minimal bagi komunitasnya sendiri.

    pasar baru, yang didukung dengan “teknologi” baru dan timbulnya budaya baru kadang memang membutuhkan waktu untuk tumbuh dengan kondisi lokal (dan pemasang iklan lokal) yang ada.. dan untuk itu saya salut dengan mulai munculnya iklan lokal pada blog lokal dan tidak harus begantung pada iklan seperti adsense dan affiliate dari luar melulu..

    blognetwork memang tumbuh berkembang dengan bagus di negeri dongeng, tapi tidak selamanya yang bersifat global bisa sesuai dengan kondisi lokal.. karakter lokal inilah yang sering terlupakan dan saya berharap akan ada model bisnis yang bisa mengawinkan tren global dan kondisi lokal ini dalam waktu dekat. VC akan (atau sudah) memulainya? .. :)

  18. tomplee says:

    #14
    Wah berarti blognya Pak Nukman ini bukan blog sembarangan..
    Kalau blog yang sembarangan itu yang kayak apa Pak Nukman? Yang nggak jelas tema-nya atau yang nggak jelas tujuannya?
    mohon pencerahan..

  19. #17

    Ah mas Yainal memang jeli.
    Statement ini sangat bermakna:

    “blognetwork memang tumbuh berkembang dengan bagus di negeri dongeng, tapi tidak selamanya yang bersifat global bisa sesuai dengan kondisi lokal.. karakter lokal inilah yang sering terlupakan”

    Good point ;)

    #18.

    Mas Tomplee, postingan berikutnya akan membahas mengenai bagaimana memilih blog yang tidak sembarangan itu. Sabar ya..

  20. Andy santoso says:

    Hahaha… pak Nukman bisa saja, kalau saja semua client seperti XL, saya akan senang sekali… :)

    Ya sudah, kapan2 saya mampir ke virtual deh ngobrol2, kangen juga sama sate kambing yang deket situ… :)

  21. hanzky says:

    Pak Nukman, boleh ikutan sharing lagi yah…=)

    Kalo dari pengalaman saya mengelola Fashionese Daily, memang sudah ada beberapa yang berminat untuk beriklan di sana. Tapi semuanya dari entreprenur muda yang terjun di dunia bisnis dan mereka semuanya memang sudah nggak asing lagi dengan blog. Juga karena bisnisnya masih berhubungan dengan fashion & beauty dan nature bisnisnya yang online, jadi mereka mau nya beriklan di online juga. Tapi karena kita, at least for the time being, tidak mau menerima iklan jadi kita terpaksa menolak. Kalau dari perusahaan besar sih belum pernah, kecuali ada satu yang mau beriklan, tapi bukan menggunakan banner ad, melainkan dengan bentuk review terselubung di dalam postingan. Jelas kita nggak mau kalo cara nya kaya gitu karena nanti merusak integritas blog nya. Dari segi marketer, memang cara terselubung ini lebih ber potensi daripada sekedar memasang banner ads, karena para blogger umumnya opinionated, apalagi kalo memang penulisnya kredibel di bidangnya, pasti banyak orang orang yang mengikuti sarannya. Terbukti readernya Fashionese Daily banyak yang membeli beauty products yang pernah direview di Fashionese Daily.

    Untuk di Indonesia, jelas ngeblog belom bisa di jadikan pekerjaan utama. Nggak kaya di US yang seminggu bisa mendapatkan puluhan ribu dollar dari Ad Sense. Tapi saya optimis kalau ke depannya, blog, atau consumer generated media (yang betul betul kredible tentunya), pasti akan di perhitungkan juga oleh para marketer. Kalau blog nya di kelola secara professional, pasti juga lama lama akan di lirik oleh industri yang sesuai dengan tema blog nya. Kebetulan Fashionese Daily baru baru ini mendapat kepercayaan untuk menjadi media partnernya Bali Fashion Week 2007. Walaupun tidak mendatangkan uang tapi ini menjadi suatu kebanggaan tersendiri buat kita karena ternyata media partner lainnya adalah media media mainstream yg sudah establish seperti majalah Harper’s Bazaar, Cosmo Indonesia, Esquire, Spice dll. Alhamdulilah mereka menganggap kredibilitas kita mungkin sama dengan majalah majalah kawakan tersebut. Dan yang pasti bikin kita lebih semangat lagi.

    Kalo saya liat, di Indonesia maupun di luar, sekarang banyak yang bikin blog dengan tujuan, salah satunya, untuk mendapatkan pemasukan. Sebenernya memang nggak ada salahnya, tapi kebanyakan dari mereka nggak sabaran, they couldn’t wait to make money. Kalo menurut saya sih, I just don’t think it’s a good strategy to hype up the commercial aspect of our blog prematurely. Masa baru launching blognya langsung ada tulisan ‘Advertise with us’, berapa sih pengunjungnya kalo baru sehari di launch? Lagian kan kita juga belum tau apa visitor itu akan balik lagi dan belum tau rate pertumbuhan visitor baru nya. Jadi kita kan belum tau apa iya kita bisa bantu generate potential customer untuk si pengiklan ini? Kita kan juga nggak mau bikin si pengiklan ngerasa nyesel atau ngerasa buang buang uang percuma dengan beriklan di blog kita. Jadi tanggung jawab yang di emban untuk menerima iklan cukup besar juga. Para pengiklan juga pasti mau tau apa aja strategi yang akan kita terapkan untuk memantain/mem promosikan blog nya.

    Kalo Fashionese Daily memang dari awal dibuat karena passion kita dibidang Fashion dan karena juga kita cinta menulis. Alhamdulilah contentnya bisa konsisten, malah sekarang lebih konsisten lagi daripada waktu pertama di buat 2 tahun lalu. Dari awal memang nggak ada niat buat mencari penghasilan sama sekali. Walaupun tidak menutup kemungkinan nanti nya untuk nerima iklan juga..:D

    Mengkutip kata Pak Nukman “Pahala” lain juga bertebaran: jaringan teman, peluang bisnis, mendapatkan ilmu, kepuasan batin dan lain-lain. Nah inilah yang alhamdulilah kita dapatkan sekarang yang menurut kita lebih berharga daripada uang semata..=)

    Regards,
    Hanzky
    http://www.fashionesedaily.com

  22. seratjati says:

    WAh ladang uang satu lagi, agaknya trend ini yang akan sedikit mencuil kue iklan media brand yang telah ada,
    Beberapa pemain blog yang telah “branded”, ada yang telah merasakan kue ini, mungkin ndak sebanding dengan punya virtual, karena juga costnya lumayan murah meski ndak murah-murah amat.
    Namun kedepan ladang mulai terbuka lebih lebar,
    @NL kok waktu di metro TV kelihatan ndak jenak dan sedikit bicara, apa segan pada RS?.
    salam.

  23. Joule says:

    hm menarik opini nya pak.

    untuk mempermudah mendapatkan uang bisa melalui web blog juga.

    any way gimana yach caranya mendatangkan investor dalam hal ini yang mo taruh iklan di web blog ???

    oh ya @hanzky

    hm jika sebuah site baru meluncur dan udah minta “Advertise with us” berarti menurut joule gak gitu kompeten tuch website.

    Joule,

  24. blonty says:

    boro-boro dapet iklan, Gus, postingan dibaca orang saja masih kadang-kadang. hehehe…. pingin banget meniru jejak Gus Nukman, Paman Tyo dan….(banyak lagi tentunya)

  25. Gus Blonty, tantangan pertama memang bagaimana membuat blog kita menjadi referensi utama target pembaca kita. Kalau ini belum tercapai, maka tahap mendapat iklan nyaris mustahil bisa dicapai.

  26. Pitra says:

    ikut sharing.. sempet terbesit juga ide spt ini di kami (Stratego), hanya saja belum pernah dapet opportunity klien yg tertarik utk placement via Blog (atau aggregatornya).

    Untungnya, setiap klien yg saya ketemui skrg umurnya muda2 dan cukup aware soal Web 2.0 dan perkembangan online advertising di Indo (yg gak melulu banner di Detik, KCM, ato FS). kalo belum tertarik, ya biasanya saya “racun” biar tertarik..

    tiap blog punya karakternya sendiri, segmennya sendiri. blog yg cukup populer mungkn bisa dapet minimal 15.000 unique visit per month. Jauh dibanding FS ato Detik. Tapi saya takin yang lebih dari 15.000 unique visit ini lebih dari 150 blog. Seandainya mereka semua mau dan tidak keberatan tergabung dalam 1 jaringan dengan advertising dikelola oleh 1 pihak (misalnya), tentu jumlahnya nggak main2. Yang diperlukan adalah standar ukur dan rate placement yg berbeda utk rentang blog (entah gimana caranya nyusun ini spy fair di kalangan blogger).

    Sbg gambaran saja, blog saya (Media Ide) itu cuma rangking 160 sekian dari rangking blog Indonesia (lupa dulu linknya dari mana), padahal rata2 bulanan unique visitor bisa sampai 18.000 user per bulan. Nah, saya yakin blog spt Enda, Priyadi, Blogombal, Virtual, Pecasndahe, Budiputra, dll jauuh lebih besar daripada ini. Yang jauh lebih kecil juga banyak. Tapi kebayang kan kalo semuanya dijumlah?

    Hihi, cuma jangan sampai jg gak ada yg placement banner di FS, ntar kasihan, Andy nggak dapet kerjaan lagi hehehe…:D

  27. Pitra says:

    oh iya lupa.. Media Ide sempet kerja sama sekali dengan Concept & Digital Studio pas 1001 Inspiration Design Festival. Saya pasang banner n liputan, tapi lumayan, ditukernya sama tiket seminar 2 hari full… :D gak dapet duit, tapi dapet ilmu.

  28. Kukuh TW says:

    This article is being submited on RepublikBlog.com,
    check ranking this article on http://republikblog.com/comments.php?id=41

  29. Andy Santoso says:

    @mas Pitra…

    Wah situ baik sekali… hahaha… prinsip saya the more the merrier, semakin banyak kompetitor semakin baik untuk advertiser/agency, semakin menantang untuk saya pribadi (dalam memenuhi target quartal/yearly yang semakin crazy), this is life, right?!… :)

    Oh ya kita juga ngga cuman FS lho, bahkan mungkin dalam waktu dekat akan menjual situs sendiri… pssst… bocoran… :)

    Honestly in our minds now, we are not compete with same non traditional medium, but we compete with traditional medium… just get 5-25% tv budget, then we rich… :)

  30. [...] Beriklan di Blog, Why Not?  [...]

  31. Master Wong says:

    Saya setuju bos. Hingga menurut salah satu pakar media mengatakan, ke depan orang akan beralih ke media digital, tidak lagi berwujud koran, majalah, tablid dan seterunya. Untuk merespon ini, itulah yang dilakuan media kita dengan membuat versi digitalnya. Termasuk yang sadar itu adalah Okezone. Selain yang sudah terkenal ya Mas. Untuk itu lah saya rasa kita segera memulainya. Dan ini yang saya lakukan sekarang. Sekedar berbagi,coba kunjungi : http://www.tijaronline.blogspot.com dan http://www.berandakue.blogspot.com

    trim,
    Master Wong

  32. Partisimon says:

    Yang paling sulit saya rasakan adalah menulis blog itu sendiri, blog saya aja udah lama gak di update-update …tapi ngomong2, biaya berikalan di sebuah blog yang ramai ( misal pengunjung/visitor 500 / hari) normal ratenya berapa ya ?

    salam

    Partisimon

  33. Kukuh TW says:

    Mencoba membuat blognetworking dengan kondisi lokal, kumpulblogger.com

  34. riff says:

    salam kenal :)
    numpang nanya mohon dijawab kalo sempet yah? :-)
    kumpulblogger.com itu media buat advertiser ato publiser soalnya sy udah daftar tapi kok tdk sy temukan link untuk mencantumkan iklan (seperti adsense)?
    terima kasih sebelumnya

  35. Solian says:

    @riff,
    KumpulBlogger.com media buat Blogger Dan Advertiser
    untuk pasang Iklan ada ada di menu Advertiser
    di tulisan Tambah /Edit Materi Advertising

    hubungi saja ownernya kalau belum jelas, ada di menu contact,
    atau tinggalkan pesan di blog pembuatnya di kukuhtw.com

    Thanks,

  36. yoel says:

    Salam kenal Pak Nukman,

    Terima kasih banyak mau membagi ilmunya melalui blog ini. Untuk saat ini kira-kira berapa ya biaya pemasangan banner di blog-blog dengan unique visit sekitar 15000 user per bulan?

  37. Narmadi says:

    Saya sebagai pemula sangat terbantu atas informasi2 yang ada dalam blog ini thanks a lot..

    Salam kenal,
    Narmadi

  38. [...] dari Pitra Satvika Pemilk Blog MediaIde Bajing Loncat dalam menanggapi postingan blog dari Blog Internet Marketing Indonesia milik Nukman Luthfie Tidak ada konsep baru dari website KumpulBlogger.com ini, web site ini diolah dan diramu [...]

  39. Ayu says:

    Saya baru pemula bikin blog,belajar sendiri dan lumayan sudah ada 4 blog yang terposting, tapi saya masih ingin belajar lebih banyak lagi supaya tampilan dan isi blog saya diminati dan dikomentari orang lain.

  40. sigombak says:

    aku melihat ada blog berbahasa indonesia yang bisa di pasang adsense. bagaimana bisa ya?? Katanya kalau gak pakai bahasa yang di dukung google gak bisa….bagaimana sudut pandang.com pak Nukman menjelaskan ini…? pencerahannya donk…hehe…

  41. Wawazawa says:

    Artikel yang bagus Om… Saya suka :)

  42. mfajrinet says:

    Yah, setidaknya ada cadangan buat bayar sewa hosting ;)

  43. medan says:

    awal nya saya main internet tahun 1998.tapi pada waktu itu yang ngetop nya masih chating.
    belajar demi belajar.akhir nya ternyata internet juga bisa menghasilkan fulus.
    mulai dari tipu menipu sampai yang serius.
    tinggal kita aja pandai2 meneliti setiap serangan ini dan itu.
    sampai detik ini saya masih terus belajar.walaupun terkadang duit untuk internetan disisih kan spesial.

  44. Edwin says:

    Salam kenal Mas, saya termasuk yang Blog Walker nih. Karena baru Launching blog saya di MemulaiBisnis.com. Betul… dengan BlogWalking atau jalan-jalan sambil ngeblog akan menambah teman dan membentuk komunitas baru

  45. DANYKUNYE says:

    aloww broo,, gue ada sedikit pengalaman buruk tentang google Adsense,,, disalah satu blog gue, adsense udah mau pasang di blog,,, tapi gue sedikit melakukan kecurangan, dengancara klik iklan adsense nya melalui kantor(g buatnya dirumah),, sebernya sihh gak masalah karna IP Publiknya kanbeda,, yg jadimasalah ada gue kliknya kebanyaka,, hampir tiap hari selamag gue kerja di kantor hehehehehe,,dan gue juga nyuruh temen” gue untuk klik iklannya juga,,, pada ahirnya pada saat pembayaran ADSENSE GUE di BLOK sama google,, dan IP gua juga(jadi klo gue klik iklan adsense di blog orang laen gak bisa(langsung ERROR gitu )
    JADI KLO TEMEN” MAU JANGAN KESERINGAN BUAT KLIK IKLAN ADSENSE DI BLOG SENDIRI YAAA,, TAR KAYA GUA JUGA,,
    mudah” info ini berguna buat yg baru mau mulai,,,
    OOHH IYAA TOLONG LIAT” DONG BLOG GUE YAAA http://www.danykunye.co.cc
    JANGAN LUPA KASIH KOMENTAR YAAA,,, KAYAKNYA BLOG GUE SEPI BANGET SAMA KOMENTAR NYA HIIHIHIHI

    THANKS
    DANY
    http://www.danykunye.co.cc

  46. idham cholid says:

    Pak Nukman,

    Membuat Blog, bahkan untuk rutin update memerlukan komitmen. Tetapi terkadang saat kita mau menulis di blog kita sendiri(karena sebagai seorang blogger pemula & blog walker), kita agak terhambat pada saat mau menulis. Ketakutan isi yang kita tulis, hampir sama dengan blog orang-orang tertentu sehingga takut dicap “pencontek”.

    Mohon pencerahannya?

  47. yusnia says:

    salam kenal mas,,,gak rugi saya mampir disini…ternyata ulasanya lugas dan komplit…membantu saya sekali…
    thanks ya mas…

  48. [...] orang bermimpi membuat blog untuk memperoleh keuntungan, dan tujuan ini tidak jauh dari jangkauan orang yang memiliki kecerdasan rata-rata, kemauan untuk [...]

  49. paCamat says:

    Saya setuju dengan bapak.

  50. aryotejo says:

    Yang Namanya Iklan suatu Produk,Apapun bisa dilakukan asal dievaluasi setiap perkembangannya dan mendapatkan customer, Khusus untuk beriklan di Blog Why not ? mungkin bisa dijadikan alternatif untuk strategi selling product, untuk estimasi keberhasilannya memang relatif, Tergantung Strategi di Blog mana yang dipilih dan apakah sesuai dengan karakter yang cocok pengunjung Blog Tersebut

    Dengan adanya Blog, seorang Blogger akan dengan mudah mengupdate Blognya,Beda dengan Web Yang Statis, dan perkembangan Blog di Indonesia Saya Optimis akan semakin baik dengan kemudahan yang ditawarkan fitur dalam Blog

Leave a Reply

nukman @nukman
Online Strategist
tweet it
iimfahima @iimfahima
Online Marketing Communication Strategist
tweet it
adhitiasofyan @adhitiasofyan
Creative Director
tweet it
tuhunugraha @tuhunugraha
Social Media Specialist
tweet it
meisia @mei168
Information Architecture Specialist
tweet it
meisia @mumualoha
Web Content Specialist
tweet it

Komentar Terakhir.

  • ferry kinalsal: - Setuju mas, sepertinya harus memilih salah satu media sosial tersebut untuk...

  • rusabawean: - hahaha #barutahu kalo bionya Pecinta Kuliner Nusantara :D

  • Tuhu Nugraha: - Salam kenal juga Mbak Linda, untuk segi desain mungkin bisa ditambah dengan tab...

  • Tongkonan: - Saya baru benar2 mengerti kasus yang menimpa Mario Teguh kemarin di twitter. :)

  • Joko Susilo: - Benar. kata pepatah “beda lubuk beda ikannya”. setiap social media...

  • Joko Susilo: - Sepakat. Kalau hanya berdasar KPI bisa-bisa hanya kejar setoran nge-tweet

Kategori


Email Subscription

Enter your email address:

Fan Box Virtual Consulting