Online Strategist, Creative Designers, Web Technologist MarComm Practitioners, E-Commerce and Education __________________________ under one roof.

Iklan 2007, Tantangan Bagi Online Marketer

January 1, 2007
Oleh Iim Fahima Jachja

 

Resize of adoi2.jpgMasih dari wawancara ADOI, muncul satu pertanyaan tentang prediksi iklan di tahun 2007. Melihatnya dari sisi trend kreatif yang sifatnya eksekusional, tentunya sangat sulit karena kreatifitas adalah sesuatu yang tidak bisa diprediksi. Siapa yang bisa meramal bahwa tahun 2007 akan dipenuhi iklan yang clean lay out atau penggunaan selebritis akan semakin marak?

Prediksi iklan 2007 menurut saya akan lebih jelas jika kita berbicara dari sudut konsumen. Oleh karena itu, hal yang dijadikan basic untuk memprediksi adalah perilaku/kondisi konsumen yang dalam hal ini dikaitkan dengan pola konsumsi media.

Mengingat konsumsi media TV, radio dan cetak masih sangat dominan, bisa diprediksikan belanja media-media tersebut akan tetap dominan. Hal yang patut dicermati, kesadaran brand-brand besar terhadap perkembangan dunia online semakin tinggi sehingga dampaknya di 2007 belanja media online juga akan meningkat pesat. Hal ini juga didukung oleh semakin banyaknya portal/situs yang layak untuk dipasangi iklan seperti Kompas, swa, Bisnis Indonesia, Friendster dan lain-lain. Meski selama ini media online masih dianggap sebagai media pelengkap, sangat tidak tertutup kemungkinan di tahun 2007 ini perannya akan semakin besar.

Tantangan bagi para perencana komunikasi dan online marketer untuk secara cerdik menggabungkan pemahaman ilmu komunikasi, teknologi dan pemahaman terhadap online behavior sehingga dana yang dianggarkan oleh klien di medium ini lebih terasa manfaatnya.

One Response to “Iklan 2007, Tantangan Bagi Online Marketer”

  1. rudy cahyadi says:

    Jika kita melihat dari pertumbuhan pengguna internet yang setiap tahun terus meningkat dukungan dari pemerintah untuk program menurunan harga bandwidth, tentu ada kesempatan untuk media online menjadi media pilihan selain TV, Cetak dan Radio.

    Ini semua tidak terlepas dengan adanya teknologi informasi, seperti yang sudah ada di kawasan eropa sebuah media yang bisa dikatakan baru yaitu internet TV. Salah satu featurenya adalah video on demand atau pay per view. Di media ini juga bisa menjadi salah satu media iklan baru untuk next 3-5 years di kawasan luar Indonesia.

    Menurut saya media online akan seiring pertumbuhannya dengan pengguna internet. Dan menjadi salah satu media yang di berikan perhatian bagi para pemasang iklan.

Leave a Reply

nukman @nukman
Online Strategist
tweet it
iimfahima @iimfahima
Online Marketing Communication Strategist
tweet it
adhitiasofyan @adhitiasofyan
Creative Director
tweet it
tuhunugraha @tuhunugraha
Social Media Specialist
tweet it
meisia @mei168
Information Architecture Specialist
tweet it
meisia @mumualoha
Web Content Specialist
tweet it

Komentar Terakhir.

  • ferry kinalsal: - Setuju mas, sepertinya harus memilih salah satu media sosial tersebut untuk...

  • rusabawean: - hahaha #barutahu kalo bionya Pecinta Kuliner Nusantara :D

  • Tuhu Nugraha: - Salam kenal juga Mbak Linda, untuk segi desain mungkin bisa ditambah dengan tab...

  • Tongkonan: - Saya baru benar2 mengerti kasus yang menimpa Mario Teguh kemarin di twitter. :)

  • Joko Susilo: - Benar. kata pepatah “beda lubuk beda ikannya”. setiap social media...

  • Joko Susilo: - Sepakat. Kalau hanya berdasar KPI bisa-bisa hanya kejar setoran nge-tweet

Kategori


Email Subscription

Enter your email address:

Fan Box Virtual Consulting