Online Strategist, Creative Designers, Web Technologist MarComm Practitioners, E-Commerce and Education __________________________ under one roof.

Toko Online Dorong Penjualan Offline

August 13, 2008
Oleh Nukman Luthfie

 

Ini memang angka-angka di Amerika Serikat. Namun saya menduga, hal yang sama juga terjadi di belahan dunia lain, termasuk Indonesia. Angka apa? Ini: Menurut riset terbaru Nielsen Online yang dilakukan Mei 2008 terhadap mereka yang membeli barang elektronik di sebuah toko, 80% diantaranya membeli setelah mengunjungi toko onlinenya. Jika dikuak lebih dalam lagi, 58% diantaranya membeli di toko yang situs webnya paling sering mereka kunjungi. Hasil riset ini secara gamblang menunjukkan bahwa toko online mendorong penjualan di toko nyata (brick and mortar store).

Hasil riset itu mestinya semakin membuka mata pemilik toko betapa pentingnya eksistensi toko dan retaieler di dunia maya. Selama ini masih banyak retailer tradisional yang enggan ke dunia maya. Alasannya sederhana: konsumen lebih senang belanja langsung di toko. Asumsi itu tidak salah. Apalagi, jika retailer dan toko berada dalam sebuah mall yang dilengkapi dengan banyak fasilitas hiburan, sehingga belanja bukan sekadar membeli barang tetapi juga untuk hiburan.

Namun, hasil riset di atas menunjukkan bahwa online bisa meningkatkan penjualan offline. Apalagi, hasil riset juga menunjukkan, bahwa mereka yang membeli barang eletronik di sebuah toko melakukan riset terlebih dulu. Riset paling sering dilakukan di dunia maya ketimbang di toko tempat mereka membeli produknya. Perbandingannya, 52% meriset terlebih dulu di online, dibanding 25% yang meriset di toko. Yang 52% itu datang ke toko sudah dengan bekal informasi yang memadai, sehingga tahu apa yang akan mereka beli.

Oleh karena itu, kelengkapan informasi produk menjadi syarat mutlak di sebuah toko online. Jika tidak, calon konsumen akan lari ke toko online lain yang menyediakan informasi yang lebih lengkap. Dan calon konsumen itu akan membeli langsung di toko online tersebut, atau langsung ke toko offlinenya.

Jadi, anda para pemiliki toko, kalau mau masuk ke dunia maya, jangan asal membuat toko online. Jangan asal ada di Internet. Tapi buatlah toko online yang memberikan informasi seakurat dan sebanyak mungkin untuk membantu konsumen memutuskan membeli barang di toko online maupun di toko offline anda.

52 Responses to “Toko Online Dorong Penjualan Offline”

  1. donadz says:

    bener banget nich teorinya bahwa promosi online dapat meningkatkan penjualan pada toko offline. Intinya kedua2 nya saling membutuhkan or melengkapi.

  2. fery says:

    masalahnya kebanyakan orang(owner) masih meremehkan internet yang saat ini bisa dijadikan lahan bisnis. mungkin perlu diadakan seminar tentang ini.

Leave a Reply

nukman @nukman
Online Strategist
tweet it
iimfahima @iimfahima
Online Marketing Communication Strategist
tweet it
adhitiasofyan @adhitiasofyan
Creative Director
tweet it
tuhunugraha @tuhunugraha
Social Media Specialist
tweet it
meisia @mei168
Information Architecture Specialist
tweet it
meisia @mumualoha
Web Content Specialist
tweet it

Komentar Terakhir.

  • ferry kinalsal: - Setuju mas, sepertinya harus memilih salah satu media sosial tersebut untuk...

  • rusabawean: - hahaha #barutahu kalo bionya Pecinta Kuliner Nusantara :D

  • Tuhu Nugraha: - Salam kenal juga Mbak Linda, untuk segi desain mungkin bisa ditambah dengan tab...

  • Tongkonan: - Saya baru benar2 mengerti kasus yang menimpa Mario Teguh kemarin di twitter. :)

  • Joko Susilo: - Benar. kata pepatah “beda lubuk beda ikannya”. setiap social media...

  • Joko Susilo: - Sepakat. Kalau hanya berdasar KPI bisa-bisa hanya kejar setoran nge-tweet

Kategori


Email Subscription

Enter your email address:

Fan Box Virtual Consulting