Bagi kalangan pengguna Internet saja, pada umumnya blog belum banyak dikenal. Saya terkadang masih dapat pertanyaan klasik, apa sih blog. Kalau pengguna Internet saja masih banyak yang belum paham, bagaimana lagi masyarakat pada umumnya? Maka, tatkala ajang Pesta Blogger 2007 ini berjalan begitu bagus, dihadiri 500-an blogger, dan — ini yang penting — diliput oleh begitu banyak media, mulai dari cetak hingga teve, saya melihat bahwa blog sudah mulai masuk ke ruang publik.
Memasyarakatkan Blog
Itulah efek terpenting PestaBlogger 27 Oktober 2007 lalu. Begitu banyak media yang menulis hal ini, mulai dari sebelum acara berlangsung, saat acara berlangsung dan setelah acara. Saya angkat jempol untuk Maverick yang mengelola media dengan begitu baiknya sehingga klipping media sangat banyak yang semuanya bernada positif. Melalui media-media tradisional itulah gema blog dikumandangkan. Bahkan koran sekelas Kompas pun beberapa kali menuliskan ajang ini dan menekankan pentingnya media baru ini. Bisnis Indonesia pun menurunkan tulisan mengenai potensi bisnis media anyar ini.
Kecuali itu, para blogger yang hadir kebanyakan menuliskan laporan mengenai kegiatan ini. Bahkan mereka yang tidak ikut pun ada yang menulis ajang pertama jumpa darat para blogger ini. Maka, hasil pencarian keyword mengenai blog makin kaya.
Dengan makin memasyarakatnya blog, maka akan semakin banyak orang yang berminat menjadi blogger. Menaikkan angka blogger Indonesia yang kini sekitar 130.000-an akan lebih mudah. Dan itu berarti pula semakin banyak pula orang yang mau berbagi — baik ilmu, cerita, keluh kesah, maupun lainnya. Blog-blog bermutu pun akan semakin banyak bermunculan.
Suara Baru Indonesia
Semakin sering saya blogwalking, berselancar ke sana kemari di dunia maya, semakin sering saya menemukan blog yang bagus-bagus dan dikelola dengan baik dengan kompetensi masing-masing. Mas Yodhia misalnya, makin serius mengupas masalah strategi di blog Strategi Manajemen. Contoh lain, mas Roni Yuzirman, yang memposisikan diri sebagai blog pergerakan yang menyebarkan virus entrepreneurship, teramat rajin berbagi ilmu di blognya. Bahkan eksekutif perusahaan sehebat pak Paulus Bambang WS, Wakil Direktur Utama PT United Tractors, perusahaan beromzet triliunan rupiah, pun mulai ngeblog di Built to Bless.
Saya juga menemukan blog lain yang bergerak di tataran nyata, yakni blog Bangsari yang secara serius membantu anak-anak kurang mampu di daerah Bangsari, agar bisa tetap sekolah. Caranya bukan dengan memberi mereka beasiswa, tetapi memberi mereka kambing sebagai modal.
Contoh lain masih banyak dan tidak bisa saya sebutkan satu persatu. Saya sendiri terus berusaha menyebarkan virus blog ke kalangan eksekutif puncak agar mereka mau membagi ilmunya ke publik.
Maka, dengan semakin banyaknya blogger baru bermunculan, semakin banyaklah ide, gagasan, ilmu, dan informasi yang menyeruak ke ruang publik. Informasi, suatu ketika, tidak hanya disebarkan oleh media-media mainstream. Suara Indonesia, kelak, tidak hanya terbaca dari media-media mapan. Jika virus blog menyebar, maka di sanalah suara Indonesia. Tagline PestaBlogger “Suara Baru Indonesia” rasanya tidak salah.
Momentum.
Maka sekarang tinggal bagaimana menjaga momentum ini. Karena kalau momentum ini terabaikan, jangan heran jika pestablogger tinggal pesta. Apa yang dikhawatirkan mas Imam Brotoseno bisa jadi kenyataan.
Tahun depan , Wajib ikut. Pertamax
Yang ngumpulin dana amal untuk anak sekolah-sekolah juga mendapat berkah positif dari ngeblog dan pesta blogger.
Terima kasih sudah ikut mendukung pak…
Thanks so much pak for your appreciation for my blog – Strategi + Manajemen.
130.000 adalah angka total. berapa persen yang aktif? kebanyakan blog dibuat ; seminggu, sebulan.. sangat aktif posting, tapi tiba-tiba mati suri setelah itu. jumlah blogger yang aktif tentu tidak sebanyak 130 ribuan itu, bisa jadi jauh lebih kecil. itu jika melihat feed reader saya yang hanya sedikit yang terupdate secara teratur.
memang seharusnya ngeblog harus bergerak ditataran nyata, selain ditataran ide…viva bangsari!
…
nanti kalo kagak ada yang mbaca blog-mu piye
smoga ide bangsari ini bisa menjadi percontohan para blogger lainya yang lebih bermanfaat .. amin..
*terimakasih pak nukman atas dukungannya*
boleh nitip banner “blogger for bangsari tidak pak nukman?”
*tx*
salut buat bangsari…
Ketika melihat kenyataan bahwa blog sudah mulai masuk ke ruang publik, sekarang muncul juga tanggung jawab terhadap publik pembaca blog kita.
menurut saya, NgeBlog harus dengan penuh tanggung jawab terhadap isi blog kita, jangan sampai blog kita malah menjadi pemicu gosip2 ga jelas atau malah lebih parah provokator masalah baru yg ga jelas juga.
Mending kayak blognya Pak Nukman ini, berisi memberikan banyak ilmu yg memberikan manfaat bagi khalayak dotcom.
Thanks Pak Nukman.
ma kasih pak nukman atas ilmunya di breakout session dengan mas boy Avianto dalam on line marketing dan sales di pesta blogger 2007 kemarn, karena sya mengikutinya. Moga saya dapat mengaplikasikannya. “Hidup Suara Baru Indonesiaâ€ÂÂÂ..
Hmmm smoga semangat Pak Nukman akan menular juga ke yang lain, semakin banyak orang mengenal blog. Maka cara berpikir orang Indonesia akan lebih bagus, karena menulis mengajarkan kita berpikir sistematis. Kita juga belajar untuk berani mengemukakan pendapat…
Viva Bangsari….
Pak Nukman, terimakasih sudah mampir ke blog saya yang sederhana. Semoga kita bersama bisa memasyarakatkan blog di seluruh Indonesia. O,ya..saya juga menulis tentang PB2007 disitus Jurnalisme Orang Biasa http://www.panyingkul.com.
Ayoo kita canangkan 1 juta Blogger untuk PB2008, jgn sampe yg kmrn cuman seperti yang mas Iman Brotoseno posting-kan
Arham
http://road-entrepreneur.com
eh ada jg yg ngeblog semata-mata hanya karena dia hoby menulis pengalamanya sendiri,,,
justru terutama sisi negatifnya dia yg ditulisnya (dulu diblogspotnya http://sahrudin78.blogspot.com/, entah kenapa tulisan2ya dulu didelete semua,, padahal buagus2, bahasa inggrisnya juga jago dia) jujur, ga narsis menurut saya,, pengalamnya berguna juga buat orang lain.
beliau ga peduli pesta blogger, komunitas ato apalah,,, pokoknya apa yg dikepalanya ingin ditulis, ditulisnya,,, dialah si S a h r u d i n – http://sahrudin.wordpress.com
mungkin dah ada yg tahu, tp mungkin banyak jg yg belom tahu,,, silahkan baca2 disana, spt baca novel..
Menurut saya sahrudin bukan orang biasa, setidaknya dari cara dia menulis dibanding orang kebanyakan, ditengah kesulitan hidupnya (terutama dulu diawal2 ketika sy nemu dia ngeblog diblogspot sekitar th 2005), dia bisa menulis di blognya dengan sangat memukau kejadian sehari-harinya, seolah pelampiasan hidupnya, walaupun saat itu dia benar-benar jadi kuli dan penunggu warung, dan ngeblog dr warnet. Dia punya gaya ngeblog sendiri, sangat jujur & berani. Dulu sy ketagihan baca tulisan2nya sampai suatu saat dia “menghilang” karena katanya mau ke belanda. Syukurlah kalu dia ngeblog lagi, dan ga jadi ke belanda…
mungkin di pesta blogger kalu ada kategori blog “penulis” terbaik, dia layak menang…
Ya itulah yang saya sampaikan SPEAK-UP !!
My view of Blogosphere (2) -Bangun euy !
akhirnya ketemu Om Nukman.. ^^
Taun depan sayah ngantri daptar lagi..
wah sayang ak ga ikut
lain kali saya pengen ikutan
Kalau jajaran puncak jadi rajin nge-blog itu patut disyukuri. Jadi, bisa berbagi ilmu. Tetapi, kalau bawahan juga ikut tambah rajin nge-blog, lha kerjanya kapan dong, pak ;P
tolong dong kasi tau cara ngeblog, harus ketik apa situs mana yang bisa dibuka. sory soalnya awam banget neh.thx
wah, ada yang ngomongin saya. hehe, saya sebenarnya cukup narsis, “bang muslih” dan “m2″. buktinya, saya goggling dan nemu anda ngrasanin saya. cari nama sendiri di google termasuk ciri2 orang narsis, kan?
soal blog di: sahrudin78.blogspot.com, isteri saya marah-marah pas baca abis tulisan-tulisan saya di blog itu. dia kaget bukan main, ternyata suaminya bukan orang baik-baik. (hiks..)
anyway, salam kenal aja. sekarang saya tinggal di balangan, kalimantan selatan. saya udah punya anak satu, masih bayi.
di sini ndeso sangat. belom ada warnet. kalau mau online, harus ke kabupaten tetangga, yaitu tabalong. naik motor agak pelan, butuh waktu hampir satu jam.
saya sekarang juga masih jadi kuli. saya kerja jadi loper sebuah koran lokal. kadang-kadang, bantu mertua menyadap getah karet. jarang, lho ada kuli sadap getah karet yang suka ngeblog? [hahaha, narsis, kan?]
salam,
sahrudin.