Online Strategist, Creative Designers, Web Technologist MarComm Practitioners, E-Commerce and Education __________________________ under one roof.

Berbisnis Online dengan Cinta

November 30, 2006
Oleh Nukman Luthfie

 

Dua pekan lalu saya diwawancarai Femina. Hasilnya, sebuah artikel panjang berjudul Bisnis Berjaya Lewat Dunia Maya yang enak dibaca di majalah wanita terbesar di Indonesia edisi 47/XXXIV, 30 november – 6 desember 2006 itu. Saya memberikan empat modal yang diperlukan agar sukses di dunia maya. Yang pertama adalah cinta.

femina-cover.jpgLho kok cinta? Ya, karena yang saya lihat sukses saat ini di dunia online adalah mereka yang membangun dan menjalankan bisnisnya karena memang passion mereka di sana. Bisnis di dunia maya membutuhkan komitmen yang lebih tinggi dibanding di dunia nyata. Ketika toko hanya buka jam 07.00 pagi hingga jam 09.00 malam, toko online Anda harus buka 24 jam. Tatkala gerai hanya melayani wilayah terbatas, gerai online melayani siapa saja yang mampir dari seluruh penjuru dunia. Manakala pembayaran di dunia nyata begitu mudah, pembayaran di dunia maya begitu banyak kendala: kartu kredit belum diterima dan alat pembayaran online lain masih terbatas.

Bagaimana mungkin kita bisa sukses menghadapi dunia seperti itu bila bisnis yang kita jalani tidak dilandasi dengan cinta? “Jadi, you just have to love the product,” kata saya seperti dikutip Femina. Saya menyaksikan sendiri bagaimana seorang Budiono Darsono begitu antusiasnya dan penuh cintanya melahirkan Detikcom. Di Jogja, saya senang ketika bertemu dengan Agus Supriadi, sang pemilik Yogyes.com. Pancaran cintanya kelihatan tatkala membicarakan situs pariwisata paling top di Kota Gudeg itu. Hal yang sama saya rasakan ketika ketemu Aulia Halimatussadiah dan Angeline Anthony ketika mereka datang di Pengajian Dotcomer V.1. Wajah kedua pemilik Kutukutubuku.com itu memang wajah kutubuku. Saya belum ketemu Christine Lerin, juga pendiri toko buku online itu, tapi saya menduga akan mendapat kesan yang tak jauh beda. Saya berharap, toko buku online yang masih baru ini bisa mewarnai dunia dotcom dalam jangka panjang.

femina_cinta1.jpgKetiganya, meski skala bisnisnya sangat berbeda, menunjukkan, cintalah landasan penting untuk memulai bisnis baru di dunia maya dan mempermudah langkah ke tangga sukses di dunia maya.

Itu sebabnya tatkala melahirkan dan membangun PortalHR.com dua bulan lalu, saya memilih tim yang memang mencintai dunia ini. Meisia Chandra, sang pemimpin redaksi, sampai susah tidur karena memikirkan content apa lagi yang harus disajikan untuk meningkatkan performa PortalHR.com. Ini gelisah karena cinta. Erick Wellem, sang direktur TI, seringkali begadang sampai jam 02.00 pagi menyempurnakan engine PortalHR.com meski sudah saya larang karena hal itu tidak baik untuk kesehatannya.

Denni Windari, manajer bisnis, dengan penuh semangat membangun jaringan bisnis, mengembangkan kemitraan, dan dibantu Citra Yuliasari berusaha mendapatkan pemasang iklan. Pun, Mumu sang reporter merangkap redaktur yang kesana kemari mewawancarai narasumber kemudian menuliskannya dalam bahasa yang mengalir dan enak dibaca. Di belakang mereka ada Narto, pendesain PortalHR.com yang “ngamuk” jika ada tampilan baru atau desain iklan yang melenceng dari konsep desain PortalHR.com. Ada juga Agus dan Zarkasih yang membantu dengan penuh senyum. Tautan cinta merekalah yang kini menjadi salah satu mesin penggerak utama portal pertama di Indonesia yang menfokuskan diri di bidang manajemen sumber daya manusia itu.

Dalam sebulan ini saya ketemu banyak pebisnis baru di dunia maya. Mereka kebanyakan masih muda-muda dan antusias. Saya berharap, modal awal antusias dan cinta mereka ini juga dilengkapi modal lain yang diperlukan untuk menjalankan dan membesarkan sebuah bisnis. Cinta memang bukan satu-satunya modal. Namun dengan cinta, modal lain jadi akan lebih optimal dan tangga sukses lebih mudah ditapaki.

44 Responses to “Berbisnis Online dengan Cinta”

  1. Denni says:

    Menulis blog ini pun pasti dengan penuh cinta ya pak? Yah, kami juga seperti Sailor Moon: “Dengan kekuatan Cinta akan mendukungmu!” hihihihi…

    denni

  2. Dickie says:

    Benar sekali pak Nukman! memang right on the spot artikel tersebut (walaupun baru sekilas membaca intisarinya).

    Beberapa waktu yang lalu saya ke Singapura bertemu teman lama yang sudah tidak bermain di ‘corporate rat-race’ lagi. Dia memutuskan untuk keluar dan berbisnis di dunia maya. Dari ceritanya, saya bisa menyimpulkan bahwa tidur adalah sebuah opsi yang tidak perlu dilakukan setiap hari, namun dia tidak terlihat letih/lelah. Begitu hebatnya dan keras usahanya, bisnisnya sekarang telah berkembang menjadi multinational operation. Kagum adalah rasa yang timbul ketika saya menelaah perjalanan perkembangan perusahaannya.
    Memang benar; nothing is impossible, nothing is hard, as long as it comes from the heart. the internet is our engine, we are the driver, our passion is the fuel that will keep us going long after the sunset.

  3. [...] Banyak orang besar yang bilang kita harus mencintai apa yang kita kerjakan. Nah yang ini (Berbisnis Online dengan Cinta) disampaikan oleh orang yang sudah berhasil mempraktikannya. [...]

  4. Ridwan says:

    “Namun dengan cinta, modal lain jadi akan lebih optimal dan tangga sukses lebih mudah ditapaki” wah kata2 ini sangat sesuai ya untuk di jadikan moto semangat membangun bisnis online memang butuh cinta untuk ini :) supaya tetap konsisten di bisnis ini yang tidak semua orang punya :d, selamat dan sukses buat portalhr serta tim-nya yang selalu kompak. Untuk erick tetap jaga kesehatan, bener tuh yang di katakan Pak Nukman tetap jaga kesehatan ya.

  5. lina says:

    wuahaahaha…saya jadi bersemangat untuk ikutan nyemplung di “bisnis yang penuh dengan cinta” ini…. ;;)

  6. nenden says:

    setuju boss..doing anything with passion is the best way to get the best result :)

    nnf

  7. Cah Jogja says:

    Owh, makin ngetop aja si Boss ;)

  8. Nini says:

    jadiii ngileeer sprt melihat kepiting teloor lada hitam ,….menarik banget ingiin mencobaa nyaa, tapii gimana caraa nyaa Pak Nukman,png nyobaaa dech “bisnis yang penuuh dgn cinta” ternyata bukan hati aja yg di penuhii dgn cinta hehheheh :)

  9. Cah Jogja says:

    Kalo Pak Hermawan bikin buku “Marketing in Venus”, saya jadi berharap bentar lagi terbit buku “from e-Business with Love” dari si Bos ;)

    Teringat komentar mas wawan #11 di http://www.virtual.co.id/blog/?p=126 saya mulai menyiapkan stok “cinta” yang banyak biar bisa sukses seperti si Bos. Asal jangan seperti Freddy Mercury dengan Too Much Love Will Kill You-nya.

    Ah, sudahlah. Komentar ini memang cuma buat nge-junk koq :D . Sampai ketemu di Jogja, Bos!

  10. kw says:

    pak nukman, ada opisboi yang juga dengan banyak cinta mendukung loh. “divisi” ini kayaknya yang paling gak “dianggap”. :) benar belaka cerita temenku yang mengatakan
    banyak karyawan yang bahkan tidak tahu nama opisboi di kantornya. namun aku kira pak nukman tidak seperti itu hanya karena tak menuliskannya. aku yakin sudah menuliskanya, dalam hati. :)

    eniwe selamat kepada portalhr.com nya

  11. yainal says:

    hehehe… jadi bertanya-tanya bos.. diantara sejuta kesibukan dan aktivitas sehari-hari, seberapa banyak ya stok cinta yang saya miliki.. :)

  12. Nukman says:

    # 2 dan #10.
    Ini best comments of the day.
    Terima kasih mas Karmin dan mas Dickie. :)

  13. Nukman says:

    #9.
    Ah, jadi tambah ide lagi untuk nulis buku :) .
    Terima kasih mas Agus

  14. Nukman says:

    #11.
    Pilihan paling enak: kerja dengan cinta. Tetapi, seringkali, hal itu tak mudah didapat. Maka, ketika kita berada di pekerjaan yang tidak kita cintai, masih ada kesempatan untuk BELAJAR mencintainya. Cinta bisa datang dari hati, seketika. Bisa juga dari hasil belajar.

    Sepanjang yang saya tahu, nyala cinta itu ada naik-turunnya.

    Ia masih perlu dijaga, dirawat, agar tetap menyala.

  15. Cinta, sebentar lagi cb mau ikutan meramaikan dengan situs penyatuan cinta hehehe,

    Maaf Pa’ Nukman belum sempat main ke Cyber, mungkin senin sekalian rampung BETA version jadi bisa sekalian ‘me-guru’ :)

    Terimakasih

  16. malla says:

    Congratulation Pak’e ..

    gak semua orang seberuntung Pak’e .., tidak hanya menemukan “cinta sejati-nya” di pekerjaan, tapi
    juga “bekerja dengan cinta” , “bersama orang2 yg penuh cinta” untuk suatu “cinta sejati” ..

    jadi ternyata, berbagi “cinta” (bukan berbagi suami!!), tidak selamanya negatif, kan Pak’e ..? :P

  17. Tebarkan dan Tularkan terus virus cinta berusaha di dunia maya. Karena dengan cinta nan tak kunjung padam tadi maka Yahoo, Google, Myspace bisa terus membara dan dinikamti jutaan pemirsa di seluruh dunia.

  18. Mas Wawan says:

    #10 opisboi yang bisa desain grafis and buat website, seperti yg diceritakan pak Nukman sekitar tahun 2002, 4 tao yg lalu kalo gak salah.

  19. Mas Wawan says:

    Apa gak sebaikknya judullnya postinggnya diganti, “Berbisnis Online dengan Perasaan”

  20. kok gak sekalian foto di cover femina ? :-P …maap komentarnya gak mutu, hehehe.

    Tapi seperti kata Peter Fisk : “Ingenuity” is the starting point because it is about seeing things differently. Your solution is only ever as good as the way you define the problem, and likewise the opportunities for business are only limited by the context in which you consider them. By seeing your world from a different perspective – from the outside rather than inside, from the future rather than the present – then you can describe a bigger space in which you can compete, innovate and grow.

  21. Aida Umaya says:

    Setuju pak Nukman. Walaupun tidak semua orang beruntung bisa menemukan ‘passion’nya, atau kalaupun sudah menemukan, berkesempatan memelihara, membesarkan, dan memanjakan passionnya. Bagi sebagian orang menemukan ‘passion’nya sendiri sudah merupakan perjalanan panjang, thanks to education system framework kita yang memuja logika, dan menumpulkan hati.

    Semoga semakin sukses, karena cinta membuat kita tak hendak berhenti…

  22. ardha says:

    Ngomong-ngomong tentang cinta, memang arti cinta apa ya?
    bisa tidak kita tidak mencintai produk dari produk kita didunia maya, tetapi kita mencintai dunia maya itu sendiri, kita mencintai berbisnis didunia maya. kalau soal produk ya mungkin kita memperkirakan memang produk tersebut layak ditampilkan didunia maya, jelas pasarnya, bagaimana marketingnya dsb.
    karena kalau saya cenderung cinta pada dunia yang lebih besar bukan hanya dunia produk tapi dunia dotcom itu sendiri.
    bagaimana menurut juragan-juragan sekalian?

    nb:
    Baru saja saya katam buku karya Paulo Coelho yang judulnya The Alchemist. Di buku itu menurut saya difinisi cintanya sangat mengena, PC dalam ceritanya menggambarkan bahwa cinta itu tidak menghalangi seseorang menggapai takdirnya (mungkin tidak ada kaitannya dengan cinta pada diskusi saat ini :) ) tetapi buku karangan PC ini mengajarkan kita untuk selalu gigih dan sabar menggapai cita-cita kita. Mungkin berguna bagi yang lagi start-up usaha dotcom. termasuk saya sendiri:) TETAP SEMANGAT!!!

  23. Mas Wawan says:

    #20,#22, pasti koleksi bukunya banyak…

  24. riawan says:

    kalo kita disini sebutnya keriduan.
    Semua yg menjadi kerinduan kita masing2, itulah mendorong kita melewati semua masalah, tembok-tembok pemisah, perbedaan-perbedaan, bahkan melewati jam kerja, hohoho.
    Dalam melakukan segala sesuatu pasti ada masa2 jenuhnya, tapi kerinduan(cinta) inilah yang akan membakar kita kembali.

    Kalo liat thread ini dan #10, jadi belajar sesuatu : seorang leader yg penuh cinta secara otomatis akan membentuk sebuah tim yang penuh cinta..

  25. finia says:

    setuju banget sama pak nukman…tanpa cinta, apapun yang kita lakukan at the end of the day akan menjadi: basi. yah, begitu cintanya saya pada kegiatan tulis-menulis di blog saya..sampe ngga bisa tidur mikirin hostingan ASP buat si indorave hehehe. terima kasih buat suggestionnya, pak nukman. greatly appreciate it :)

    hidup cinta!

  26. Adji Wigjoteruna says:

    Wah Pak Nukman memang paling bisa bikin ungkapan yang pas. Cintanya dapet, suksesnya juga da…pet.

    Sayang bisnis online baru ada setelah umur ga muda lagi, selain kalah cadangan energi dari yang muda-muda, jatah cinta udah dikit lagi neh :-)

    Tapi bukankah semua pekerjaan, apapun itu, butuh ‘cinta’ supaya passion-nya terpancarkan? Ato mungkin kadar cinta-nya perlu lebih besar kali ya, seperti ilustrasi jam kerja itu.

    Dan Freddie Mercury, seandainya masih ada, akan bikin pengecualian untuk cinta yang satu ini…

    Ditunggu bukunya, Pak.

  27. Ollie says:

    “Hal yang sama saya rasakan ketika ketemu Aulia Halimatussadiah dan Angeline Anthony ketika mereka datang di Pengajian Dotcomer V.1. Wajah kedua pemilik Kutukutubuku.com itu memang wajah kutubuku.”

    Hahaha wajah kami seperti kutubuku??? Bagian mananya ya Pak hahaha… jadi mikir :P

  28. dany@hydrant says:

    nothing is impossible, nothing is hard, as long as it comes from the heart. the internet is our engine, we are the driver, our passion is the fuel that will keep us going long after the sunset.

    #9

    wah top bangets neh istilahnya!
    saya quote yah pak!

  29. [...] dan yang pasti, blog ini saya bangun dengan segenap cinta yang baru, lebih segar… dan lebih punya arah… i hope [...]

  30. hendra says:

    betul sekali, kalau bisnis yang didasarkan perasaan cinta akan bisnis tersebut, pasti hasilnya akan sangat baik.

  31. Andy Santoso says:

    Dear Mr. Nukman,

    Pak Nukman pernah dengar Cystage.com ngga 1 tahun terakhir kemaren? karena sekarang ngga bisa diakses / down, untuk gambarannya adalah http://www.cyworld.com / us.cyworld.com untuk versi us nya.

    Saya cinta Cystage, begitu juga dengan 90k member dalam masa hidupnya 11 bulan, sayang cinta saya tidak bisa menghidupkan Cystage terus, karena memang hanya dengan cinta sesuatu tidak bisa selamanya survive :P , cinta butuh modal, dan ketika investor bermasalah = mati. Dan saya hanya sebagai conceptornya hanya bisa melihat. *biaya perbulan untuk bandwith, space co-location, server, programmer, designer kan mahal.

    Setelah CS *Cystage mati, membernya sampai bikin groups sendiri di friendster *jadi alamatnya http://www.friendster.com/cystage :)

    Yang saya ingin saya sharing disini adalah, Cinta butuh komitmen, termasuk soal biaya modal dan maintenance, dan kita semua tahu berbisnis di dunia it tidaklah murah dan beresiko sama tingginya dengan dunia real.

    Tapi karena saya cinta dunia it khususnya online, sekarang pun saya masih menggelutinya meski sedikit beda bidangnya, saya ada seh beberapa ide yang mungkin sesuai untuk market Indonesia, tapi sampai detik ini masih terhalang masalah dana / investor.

    Saya sangat iri dengan dotcomer luar, coba tengok digg, youtube, flickr, cyworld, dsb. orang indo bisa kok bisa bikin seperti mereka, tapi kenapa kalo lihat produk online lokal ngga ada yang sampai melejit seperti mereka? memang seh kalo lihat soal infrastruktur internet di sini yang masih lemot juga menghambat, tapi soal ide kan pasti banyak juga, tapi tetep aja jarang yang kedengeran yah.

    *duh maaf jadi curhat, semoga produk online indonesia semakin maju, Thanks.

  32. Hery says:

    Terus terang saya sangat ingin bisnis online dari yang skala kecil dulu, misalnya menjadi reseler produk-produk setempat. Akhir baru dapat saya realisasikan di http://www.BaliCart.com . Dari Blog ini saya banyak sekali mendapatkan ilmu tentang internet marketing. Saya masih pemula dan mohon petunjuk dari rekan-rekan yang sudah lama di bisnis online.

  33. mooie says:

    sebelumnya salam kenal, saya sdh looking around ke blognya pak nukman, dan saya jadi banyak tahu dengan dunia internet, nah cuma saya sering kali menemukan istilah “viral marketing”, itu apa yah? thanks

  34. Nukman says:

    Viral itu berasal dari kata virus. Cara kerja virus itu kan sederhana: bagaimana dengan hanya sedikit virus masuk ke tubuh kita, mereka akan menyebar dengan cepat dan membuat tubuh kita demam.

    Nah, di dunia teknologi, hal ini dipakai untuk menjelaskan fenomena menyenarnya informasi antar konsumen via alat, misalnya handphone atau internet. Pernah mendapat sms dari teman2 yang isinya produk info, ucapan selamat lebaran dan sejenisnya? Jika sms itu menyebar dari satu orang ke banyak orang, dan banyak orang menyebarkan lagi ke lebih banyak orang lagi, dst.. itulah yg disebut viral marketing. Di Intetnet, hal ini bisa terjadi, antara lain, lewat fasilitas send to friend.

    Kalau ingin lebih banyak tahu mengenai viral marketing, coba masuk ke blog Virus Communication

  35. Memang betul , jika ada yang mengatakan cinta itu dirasakan siapa saja jika kita tulus memberikannya. Cintailah bisnis dengan tulus, maka bisnis akan mencintai dengan membantu meningkatkan jumlah rekening dan mengangkat popularitas, he he he

    Setuju pak lukman ??
    Salam kenal dari zoompromosi.com

  36. ono karsono says:

    di rumah Pak Nukman ini memang hangat penuh dengan cinta. Postingnya bagus, comment nya juga bermutu,terkesan menularkan ilmu dengan penuh cinta . Bravo Pak, terus berjaya …

  37. Nukman says:

    Mas Ono yang baik. Terima kasih atas komentar yang penuh cinta juga. Saya juga senang membaca blog mas Ono. Moga2 makin menyemarakkan Gombong Kebumen

  38. [...] Budi Putra, first Indonesian profesional blogger wrote in his blog about passion as driving and living factor. Nukman Luthfie, in his emarketing blog talked about “love as precious capital when conducting business in Internet” [...]

  39. Ramadi says:

    Wow benar sekali Pak… apa yang kita kerjakan… kerjakanlah sesuatu itu dengan penuh Cinta…

    Salam hangat dari Batam

  40. Haloo, komentar dong

  41. Ridwan says:

    benar sekali pak….setuju sekali dengan pendapat Bapak dalam mengerjakan sesuatu emang kita harus disertai dengan cinta artinya kita harus menyukai apa yang kita kerjakan bukan dari paksaan orang lain..!!!!

  42. lovely says:

    salam kenal aja ya pak…saya baru buka no blog and kubaca….bagus

  43. lovely says:

    kayana perlu ditambah ide2 baru yg lebih bagus….terutama artikel tentang apa aja yg bisa masuk ke semua kalangan….moga sukses dan tambah wawasan

  44. AgusBagus says:

    Kalo dilandasi cinta, semua hal bisa menjadi sukses, tidak hanya bisnis online. Love makes everything possible. Bukan “make love” lho.. hahaha

    BTW knapa situs ini ratingnya merah alias dangerous oleh WOT (Web of Trust: http://www.mywot.com/

    good resources… keep writing..

    Cheers

    AgusBagus

Leave a Reply

nukman @nukman
Online Strategist
tweet it
iimfahima @iimfahima
Online Marketing Communication Strategist
tweet it
valentmustamin @valentmustamin
Online Tech
tweet it
tuhunugraha @tuhunugraha
Social Media Specialist
tweet it
meisia @mei168
Information Architecture Specialist
tweet it
meisia @mumualoha
Web Content Specialist
tweet it

Komentar Terakhir.

  • adebudi: - Salah satu konsekuensinya ya pinter milih2 provider- baik tuk mobile or hosting. Tapi...

  • adebudi: - Angklung dan keris pun menyusul diakui UNESCO ya?

  • Stephen Langitan: - memang terbukti koq.. kini ATPM sepeda motor di Indonesia, mengakui...

  • maomao: - harga murah, barang berkualitas sistem transaksi mudah. saya rasa itu cara ampuh...

  • dody: - semua balik lagi kpd interest orang itu apa suka atau tidak dengan film itu, malah...

  • wina: - Salam kenal Mas Nukman, saya Wina. Saya marketing di perusahaan konsultan komunikasi....