Connect with us
close

Virtual.co.id

10 Efek Buruk Daging Kucing untuk Kesehatan Tubuh

Uncategorized

10 Efek Buruk Daging Kucing untuk Kesehatan Tubuh

Anda perlu waspada terhadap efek buruk daging kucing untuk kesehatan tubuh jika Anda mengonsumsi dengan berlebihan atau dalam porsi yang cukup banyak. Daging kucing? Bisakah daging hewan ini dikonsumsi? Faktanya, masih banyak orang yang mengonsumsi daging hewan ini dan yang paling terkenal adalah suatu perayaan di China yang mengonsumsi daging anjing serta kucing. Kedua hewan tersebut merupakan jenis hewan peliharaan yang banyak disukai orang.

Ada suatu kepercayaan yang menyatakan jika daging kucing dapat menjadi obat untuk mengatasi banyak penyakit jika dikonsumsi. Itulah mengapa banyak sekali protes dari pecinta hewan yang melarang kucing untuk diambil dagingnya sebagai bahan konsumsi. Konsumsi daging hewan ini sebenarnya juga tidaklah terlalu sehat untuk tubuh. Daging kucing memang bukan jenis daging yang layak untuk dikonsumsi. Hal ini membuat efek buruknya akan langsung menyerang tubuh Anda.

10 Efek Buruk Daging Kucing untuk Kesehatan Tubuh

Agar Anda tidak terjangkit banyak penyakit, berikut ini kami sajikan beberapa efek buruk daging kucing untuk kesehatan tubuh yang perlu Anda ketahui.

10 Efek Buruk Daging Kucing untuk Kesehatan Tubuh

1. Gejala penyakit rabies

Anda dapat terjangkit penyakit rabies jika daging kucing yang Anda konsumsi tidak sehat atau bahkan sudah terjangkit virus ini. Anda akan mengalami banyak gejala penyakit, mulai dari gangguan kesehatan sampai dengan gangguan syaraf.

2. Muncul demam

Efek yang muncul akibat penyakit rabies setelah mengonsumsi daging kucing yaitu gejala demam. Tubuh Anda akan mengalami demam yang hebat dengan suhu tubuh yang cukup tinggi serta membakar tubuh.

3. Sakit kepala

Gejala rabies dari konsumsi daging kucing juga menyerang kepala Anda. Anda akan mengalami sakit kepala yang menyakitkan dan rasa pusing. Keseimbangan tubuh Anda pun menjadi tidak terjaga karena rasa sakitnya.

Loading...

4. Memicu depresi

Konsumsi daging kucing dengan bakteri rabies yang bekepanjangan dapat memicu penyakit psikis, seperti stress dan depresi. Itulah mengapa Anda tidak disarankan untuk mengonsumsi daging ini lebih lanjut.

5. Infeksi kolera

Daging kucing juga sering terkontaminasi dengan parasit trichinella, yaitu parasit yang akan menjadikan tubuh Anda tempat berkembangnga kolera. Infeksi kolera pun dapat dengan mudah menyerang tubuh Anda dari dalam.

6. Terjangkit penyakit ebola

Penyakit ebola diakibatkan oleh virus korona yang ada pada jenis hewan kelelawar. Anda bisa saja terjangkit virus ini karena daging kucing yang Anda konsumsi dulunya mengonsumsi hewan lain yang mengandung virus korona.

7. Gejala keracunan pada tubuh

Kebersihan makanan dari daging kucing juga perlu Anda perhatikan. Pasalnya banyak daging hewan ini yang tidak dicek terlebih dahulu kebersihannya sehingga dapat menimbulkan gejala racun pada tubuh Anda.

8. Resiko penyakit Sars dan Mers

Penyakit Sars dan Mers hampir sama dengan penyakit ebola, yaitu jenis penyakit yang diakibatkan oleh virus korona. Konsumsi daging kucing yang sudah terjangkit virus ini terlebih dahulu akan memicu penyakit Sars dan juga Mers.

9. Diare

Sistem pencernaan Anda mungkin juga tidak akan terbiasa dengan daging kucing yang berbeda dari jenis daging lainnya. Kandungan bakteri dalam daging ini besar kemungkinan akan membuat pencernaan Anda terjangkit diare.

10. Mual dan muntah

Selain diare, Anda juga akan merasakan rasa mual dan muntah jika daging kucing yang Anda konsumsi ternyata tidaklah higienis. Gejala ini bisa diakibatkan oleh pencernaan yang berkaitan dengan usus dan lambung tidak dapat menerima jenis daging ini dengan baik.

Baca Juga: 10 Efek Buruk Daging Biawak untuk Kesehatan Tubuh

Itulah beberapa informasi kesehatan tentang efek buruk daging kucing untuk kesehatan tubuh yang perlu Anda ketahui. Semoga informasi di atas berguna bagi Anda dan keluarga dalam menjaga kesehatan tubuh dengan lebih teliti lagi dalam memilih makanan yang akan Anda dan keluarga konsumsi setiap hari. Salam sehat.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top