Connect with us
close

Virtual.co.id

6 Gejala Mata Ikan Yang Harus Dihindari

Uncategorized

6 Gejala Mata Ikan Yang Harus Dihindari

Gejala Mata Ikan – Mata ikan merupakan penebalan kulit yang diakibatkan adanya tekanan dan gesekan yang bisa terjadi berulang kali. Penebalan yang berlebihan pada bagian kulit yang berubah menjadi mata ikan juga bisa menimbulkan rasa nyeri. Bagian tubuh yang paling sering ditumbuhi mata ikan adalah bagian kaki. Seseorang yang mengalami mata ikan akan mengalami beberapa gejala.

Gejala mata ikan biasanya ditandai dengan kulit bersisik, kering, dan berminyak. Selain itu, penderita mata ikan juga akan merasakan adanya perubahan pada warna kulitnya. Untuk itu, sangat pnting mengatahui gejala mata ikan agar dapat menghindarinya mulai saat ini. Berikut beberapa gejala mata ikan yang perlu anda ketahui.

Mata Ikan

1. Adanya perubahan warna kulit

Gejala pertama mata ikan adalah adanya perubahan warna kulit. Hal ini dikarenakan permukaan kulit yang mengalami penebalan dan benjolan, akan memiliki perubahan warna menjadi lebih gelap dibanding warna kulit yang ada disekitarnya.

2. Terkadang gatal

Tidak hanya ada perubahan warna kulit, penderita mata ikan juga akan merasakan gatal. Pada sebagian orang yang mengalami penebalan kulit dapat menimbulkan rasa gatal jika terus digaruk hal ini dapat menimbulkan peradangan atau pendarahan ringan. Kondisi tersebut justru dapat mempercepat munculnya mata ikan dengan bentuk yang lebih besar lagi.

3. Muncul benjolan

Gejala selanjutnya yang dirasakan adalah munculnya benjolan. Muncul benjolan yang awalnya tidak menimbulkan sakit, tetapi seiring berjalannya waktu benjolan akan membesar dan berubah mengeras disertai dengan rasa nyeri. Jika kondisi ini terus berlanjut pada tahap yang lebih serius, maka sebaiknya anda segera memeriksakan diri ke dokter.

4. Kulit bersisik dan kering

Kulit bersisik dan kering juga akan dirasakan bagi anda yang menderita mata ikan. Bagian kulit akan tampak bersisik, kering, serta permukaan lebih kasar dari permukaan kulit lainnya dan cenderung memiliki kadar minyak yang cukup tinggi dibagian kulit bersisik tersebut. Kondisi ini pasti dialami setiap penderita sehingga kulit mereka menjadi bersisik, kering, dan berminyak.

Loading...

5. Pengerasan dan penebalan dipermukaan kulit

Gejala ini juga sangat umum dirasakan ketika anda terkena penyakit mata ikan. Pengerasan pada permukaan kulit yang jika dikikis dengan menggunakan silet dapat terangkat namun beresiko menimbulkan iritasi yang menyebabkan mata ikan akan cepat muncul.

6. Terasa nyeri dan sakit dibawah kulit

Terasa nyeri dan sakit dibawah kulit juga menjadi gejala mata ikan yang tidak bisa dihindari. Ketika mata ikan terus tumbuh dibawah kulit maka anda akan merasa memiliki keterbatasan untuk bergerak. Hal ini dikarenakan mata ikan yang terus membesar akan menimbulkan rasa nyeri dan sakit yang luar biasa.

Ada 2 jenis mata ikan, mata ikan dibagi menjadi dua, yaitu mata ikan keras dan mata ikan lunak. Namun baik mata ikan keras ataupun lunak memiliki gejala yang sama.

  • Mata ikan keras merupakan jenis mata ikan yang paling sering ditemui. Berukuran seperti kacang dengan tonjolan keras dan kecil di bagian tengah. Adanya penebalan yang keras yaitu mata ikan yang awalnya ditandai dengan pengerasan dipermukaan kulit menjadi lebih cepat terlihat dan menyebabkan penonjolan kulit yang mencolok, sehingga dapat mengganggu penampilan. Mata ikan jenis ini bisa menimbulkan rasa nyeri dan pembengkakan.
  • Mata ikan lunak merupakan jenis mata ikan yang memiliki warna keputihan dan bertekstur lunak. Jenis ini biasanya muncul di antara jari kaki ketika kulit kaki basah karena keringat. Mata ikan lunak terasa sangat sakit dan kadang bisa terinfeksi oleh bakteri atau jamur. Mata ikan jenis ini mudah ditunggangi bakteri dan kuman karena letaknya dikaki yang mudah terakumulasi dengan debu, kotoran dan radikal bebas lainnya.

Gejala mata ikan di atas dapat anda amati atau pelajari, jika nantinya terkena penyakit tersebut. Jika anda menderita mata ikan maka anda akan merasakan beberapa gejala seperti yang sudah disebutkan diatas. Untuk mencegahnya anda bisa melakukan langkah awal seperti memakai kaus kaki tebal untuk menahan tekanan pada kaki. Pastikan di kaus kaki tidak terdapat jahitan yang berpotensi membuat gesekan. Gunakan sepatu dengan ukuran yang pas.

Loading...

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top