Connect with us
close

Virtual.co.id

3 Jenis-Jenis Lemak Beserta Penjelasan dan Sumbernya

Uncategorized

3 Jenis-Jenis Lemak Beserta Penjelasan dan Sumbernya

Banyak jenis dari lemak dan semuanya memiliki manfaat serta kekurangan masing-masing. Lemak dalam pikiran banyak orang adalah hal yang mengganggu, pasalnya Anda mungkin berpikir lemak adalah yang menggumpal pada bagian tubuh seperti perut, paha dan lengan. Jika pemikiran Anda seperti itu, Anda harus membaca artikel ini. Manfaat, kekurangan sampai jenis-jenis lemak dalam tubuh perlu Anda tahu dan bisa berguna pada diri Anda sendiri di masa depan.

Jenis-Jenis Lemak Beserta Sumbernya

Lemak merupakan bagian dari tubuh yang tercipta dari apa yang Anda makan. Lemak ini bisa menjadi mimpi buruk para kaum hawa karena bisa mengakibatkan rusaknya penampilan luar. Namun, tubuh tanpa lemak sangat tidak baik, bahkan sangat buruk karena lemak sama dengan kandungan karbohidrat atau pun kalori yang bisa di gunakan untuk mengubahnya menjadi energy. Berikut ini adalah jenis-jenis lemak dalam tubuh yang harus Anda tahu.

1. Lemak Jenuh

Lemak jenis ini adalah yang terburuk karena lemak jenuh adalah lemak yang telah tercampur pada radikal berbahaya sehingga sanga tidak baik untuk tubuh. Lemak pada makanan seperti rebusan sapi, kambing atau lainnya memiliki tanda fisik seperti pecahan lilin yang tak enak dilihat. Lemak jenuh bisa terdapat pada daging sapi, kambing, makanan berminyak, bahan nabati, susu,  kelapa cair dan sebagainya. Karena berbahaya, lemak seperti ini seharusnya Anda hindari.

Jelek memang jelak, tapi sebenarnya memiliki segelintir fungsi yang sehat untuk tubuh seperti membantu dalam mengentalkan darah bagi Anda yang menderita darah encer dan membantu dalam mengatasi gangguan akibat stroke, penyakit jantung, masalah pada pembuluh darah serta penyakit serius lainnya.

2. Lemak Tak Jenuh

Lemak ini berbeda dengan lemak jenuh dalam tampilan fisik. Jika lemak jenuh memiliki tampilan seperti pecahan lilin, lemak tak jenuh memiliki fisik seperti benda cair seperti biasanya. Salah satu tanda lain lemak tak jenuh adalah jika Anda masukkan dalam freezer maka carian lemak tersebut akan membeku. Lemak tak jenuh bisa Anda temukan dengan mudah di ikan, minyak ikan salmon, ikan kod, ikan kecil dan ikan gembung.

Selain itu, lemak tak jenuh mengandung zat yang menyehatkan tubuh seperti mengatasi kolestrol LDL, stroke, penyakit jantung serta gangguan pada organ penting lainnya seperti ginjal. Lemak tak jenuh juga dibagi menjadi 2 haluan yaitu lemak tak jenuh tunggal dan ganda. Lemak tak jenuh memiliki atom karbon mudah terurai dan akhirnya tercampur pada zat lainnya dan membuat lemak jenuh seutuhnya. Hal ini membuat lemak tak jenuh baik dibandingkan dengan lemak jenuh.

Loading...

Meskipun sehat, Anda tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi lemak tak jenuh lebih dari 4 gram dalam sehar. Bahkan kuran dari itu karena jika berlebihan, lemak tersebut bisa saja berbahaya bagi tubuh dan dapat mengundang berbagai bahaya pada jantung.

3. Lemak Trans

Lemak trans ditujukan untuk membuat minyak lebih awet dalam berbentuk padat dari pada cair. Fungsi dari lemak trans adalah memadatkan lemak tak jenuh dan menghilangkan sifat baik dari lemak tak jenuh, proses tersebut di sebut dengan hidrogenisasi. Lemak trans memiliki kadar kolestrol tinggi sehingga lemak ini sebaiknya Anda  hindari. Dalam pengkonsumsian sehari-hari, lemak ini tak bisa dikonsumsi setiap hari. Namun, lemak trans juga memiliki dampak yang baik untuk tubuh namun di anjurkan untuk mengkonsumsinya dalam jumlah yang sedikit saja.

Sumber-Sumber Lemak Hewani dan Nabati:

Lemak Nabati:
1. Alpukat
2. Kacang-kacangan
3. Makanan laut
4. Minyak kelapa
5. Minyak kedelai

Lemak Hewani:
1. Daging
2. Ikan laut atau sungai
3. Telur, kuning telur atau putih telur
4. Susu

Baca juga: 20 Macam Obat Ginjal Tradisional yang Direkomendasikan

Lemak menjadi salah satu zat yang penting untuk tubuh. Lemak tak jenuh merupakan lemak yang baik untuk tubuh namun tak bisa dikonsumsi dalam jumlah besar. Begitu juga untuk lemak jenuh dan trans, lebih baik mengkonsumsi kedua jenis lemak tersebut lebih sedikit dari pada lemak tak jenuh khususnya lemak trans agar asupan gizi dan nutrisi tubuh lainnya tetap terjaga.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top