Connect with us
close

Virtual.co.id

Langkah Pengobatan Kanker Otak Secara Medis

Uncategorized

Langkah Pengobatan Kanker Otak Secara Medis

Pengobatan kanker otak secara medis umumnya dilakukan tindakan pembedahan untuk mengangkat tumor atau kanker. Sedangkan sisa-sia jaringan sel tumor masih harus ditangani dengan kemoterapi, radioterapi atau kombinasi dari kedua metode itu. Walaupun sudah ditangani sedemikian rupa, kanker otak dapat muncul kembali.

Ketika kanker otak muncul kembali, pengobatannya ditujukan untuk memperpanjang umur penderita. Yakni dengan cara menangani gejala yang ditimbulkan oleh tubuh. Bagi seseorang yang sudah menjalani serangkaian proses pengobatan kanker otak dan dinyatakan sembuh. Sebaiknya, jalankan gaya hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan sehat dan berolahraga secara teratur.

Pengobatan terhadap kanker otak primer

Inilah pengobatan kanker otak primer atau tumor yang berasal dari otak bukan dari penyebaran organ lainnya!

Proses pembedahan
Pembedahan pada penderita kanker otak berguna untuk mengangkat tumor sebanya-banyaknya dari otak tanpa merusak jaringan sekitarnya. Agar bisa mengetahui otak dan tumor yang berada di dalamnya, sebagian tulang tengkorak dibuka. Dalam dunia kedokteran proses ini disebut dengan kraniotomi. Baru kemudian, dokter spesialis bedah mengangkat tumornya.

Disamping pembedahan, mungkin dokter akan melakukan terapi photodynamic. Terapi ini bertujuan untuk memasukkan obat yang sensitif terhadap cahaya ke pembuluh darah agar diserap oleh sel kanker yang masih tersisa. Ketika sinar laser diarahkan menuju sel-sel kanker, maka obat ini akan bekerja dalam membunuh sel kanker tersebut.

Setelah operasi pengangkatan tumor, akan dijalankan radioterapi atau kemoterapi untuk mengurangi resiko tumor kembali ke otak. Bisa saja dokter memilih menggabungkan keduanya untuk pasien kanker otak.

Loading...

Kemoterapi
Langkah kemoterapi diambil untuk pengobatan kanker otak yang letaknya jauh di dalam otak dan sulit diangkat tanpa merusak jaringan lainnya. Kemoterapi berfungsi untuk membunuh atau melemahkan sel-sel kanker sehingga tidak mengganggu fungsi otak. Pengobatannya bisa berupa tablet, suntikan atau implan.

Berikut 2 obat kemoterapi yang digunakan untuk penanganan tumor otak stadium akhir yaitu :
Implan Carmustine. Implan yang larut dan melepaskan carmustine untuk menghambat dan menghentikan pertumbuhan sel-sel kanker. Efek samping implan carmustine yaitu peningkatan jumlah cairan pada otak atau endema otak, infeksi dalam otak dan kejang-kejang.

Temozolamide. Suatu obat untuk penderita glioma ganas yang bertujuan untuk menghambat perkembangan tumor setelah perawatan awal atau jika tumor timbul lagi. Efek samping temozolamide adalah konstipasi, sakit kepala, kehilangan nafsu makan, lelah berlebihan, mual dan muntah-muntah.

Radioterapi dan Radiosurgery
Sama halnya dengan kemoterapi, radioterapi dan radisurgery merupakan langkah untuk mengatasi tumor yang lokasinya jauh di dalam otak dan sulit diangkat. Proses radioterapi, radiasi yang mempunyai energi tinggi ditujukan pada sel tumor gunanya untuk menghentikan sel-sel tersebut agar tidak memperbanyak diri.

Kalau radiosurgery, merupakan radiasi yang mempunyai intensitas lebih rendah dan dijalankan selama beberapa kali. Fungsi radisurgery diantaranya untuk memusatkan dosis radiasi berenergi tinggi pada tumor atau kanker agar mati.

Adapun perbedaan radioterapi dan radiosurgeri adalah jika radioterapi sinarnya berenergi lebih tinggi dan berpusat pada area kecil di sekitar otak saja dan hanya dilakukan sleama satu kali tidak beberapa kali. Kalau radiosurgery diberikan beberapa kali dan energi yang digunakan lebih rendah.

Pengobatan terhadap kanker otak sekunder

Tumor atau kanker sekunder adalah sel tumor yang menyebar kebagian tubuh lainnya dan terindikasi sebagai kanker yang sangat serius. Kalau sudah pada kondisi ini, pengobatan kanker otak dilakukan hanya untuk memperpanjang usia penderita dan mengendalikan tumornya. Inilah perawatan yang akan dilakukan oleh tim medis :

  • Obat anti mual. Membantu dalam melegakan gejala mual yang diakibatkan oleh meningkatnya tekanan di dalam kepala.
  • Obat penghilang rasa sakit, berguna untuk meredakan sakit kepala.
  • Kortikosteroid, obat yang berfungsi untuk mengurangi peradangan atau pembengkakan dan tekanan pada otak.
  • Obat antikonvulsan berguna untuk mencegah kejang-kejang epilepsi.
  • Radioterapi dan kemoterapi.

baca juga : Penyebab Kanker Otak dan Faktor-Faktor Pemicunya 

Perawatan paliatif dapat menjadi alternatif yang efektif apabila pasien tidak mau menjalani pengobatan kanker otak. Perawatan paliatif adalah suatu perawatan yang bertujuan untuk meredakan gejala yang dialami pasien serta untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dan keluarganya. Perawatan ini dilakukan untuk mengatasi penyakit yang mengancam jiwa dan komplikasi dari pengobatan penyakit.

Jika memilih perawatan ini, penderita hanya mendapat efek samping dari perawatan bukan menghilangkan atau membunuh tumor. Untuk memutuskannya, harus berkonsultasi dengan dokter dan memahami apa nantinya terjadi jika memihli perawatan ini.

Semoga ulasan tentang pengobatan kanker otak secara medis bisa membantumu dalam menghadapi penyakit yang kamu derita.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top