Advertisements
Connect with us
close

Virtual.co.id

Kenali Gejala dan Pengobatan Keracunan Makanan (Bakteri Salmonella)

Uncategorized

Kenali Gejala dan Pengobatan Keracunan Makanan (Bakteri Salmonella)

Semakin hari semakin banyak kasus keracunan makanan, tak hanya menyebabkan gangguan pencernaan tapi juga kematian. Sangat penting untuk mengetahui gejala keracunan makanan yang disebabkan oleh bakteri salmonella. Yakni bakteri yang terdapat pada telur, daging, sayur dan bahan makanan mentah lainnya.

Keracunan makanan karena kontaminasi dari bakteri salmonella telah membuat 19 ribu orang dibawa ke rumah sakit setiap tahunnya. CDC (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit) terus melakukan peringatan tentang wabah salmonella dalam beberapa bulan belakangan ini. Mereka menghimbau pada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan.

Bakteri salmonella jika masuk kedalam perut akan mempengaruhi fungsi saluran usus dan mengakibatkan gangguan serius. Salah satunya dehidrasi berat dan satu-satunya cara mendeteksinya melalui tes tinja atau darah. Biasanya tubuh yang terdapat bakteri ini akan menunjukkan gejala keracunan makanan seperti di bawah ini!

Beberapa gejala keracunan makanan akibat bakteri salmonella

Berikut tanda-tanda yang ditunjukkan oleh tubuh saat terinfeksi bakteri salmonella :

  • Mual
  • Muntah
  • Diare lebih dari tiga hari
  • Nyeri perut
  • Demam
  • Badan lemas
  • Sakit kepala dan badan

Cara mengatasinya

Gejala keracunan makanan akibat bakteri salmonella umumnya berkangsung selam 3-7 hari. Tetapi untuk menghindari penyakitnya menjadi serius, kamu harus membuat tubuh tetap terhidrasi. Cara mengatasi keracunan makanan ini adalah dengan minum air putih yang banyak ketika tubuh merasakan gejala itu.

Selain dengan minum air putih, kamu bisa meredakan gejalanya juga bisa memanfaatkan air kelapa dan oralit. Carilah air kelapa segar dan konsumsi. Sedangkan untuk memperoleh oralit kamu bisa membelinya di toko atau membuat sendiri. Perlu kamu ketahui larutan oralit adalah campuran gula dan garam.

Loading...

Cara membuat larutan oralin sangatlah mudah. Pertama-tama siapkan air putih hangat satu gelas. Kemudian, masukkan 2sdt gula pasir dan ½ sdt garam ke dalamnya. Aduk hingga larut dan minumlah. Larutan ini akan membuat perutmu lebih nyaman karena akan menghidrasi tubuh dengan baik.

Apabila gejalanya bertambah parah, sebaiknya konsultasikan kepada dokter untuk penanganan lanjut. Bayi dan lansia di atas 65 tahun atau seseorang dengan kekebalan tubuh yang lemah, lebih beresiko mengembangkan penyakit ini menjadi serius dan merasakan gejala yang lebih berat. Jika kamu termasuk golongan orang tersebut, CDC menganjurkan untuk mengkonsumsi antibiotik tapi dalam pengawasan dokter.

baca juga : Jenis Makanan yang Tidak Pernah Dikosumsi Oleh Ahli Nutrisi

Upaya pencegahan terhadap infeksi bakteri salmonella

Setelah kamu mengetahui gejala keracunan makanan dan cara mengatasinya, ada baiknya tahu bagaimana cara menghindarinya. Ada beberepa tindakan yang kamu ambil untuk mencegah keracunan makanan akibat bakteri salmonella. Yakni dengan melakukan langkah-langkah ini!

  • Pastikan kamu mencuci tanganmu dengan sabun atau antiseptik setelah dari kamar mandi, mengganti popok dan membersihkan kotoran hewan. Saat setelah memegangi daging mentah atau unggas dan menyentuh reptil ataupun burung juga perlu mencuci tangan dengan benar.
  • Pisahkan daging, unggas dan makanan laut menta dengan bahan makanan lainnya.
  • Selalu ingat untuk menggunakan talenan secara terpisah ketika memotong daging dan sayuran.
  • Jauhkan makanan yang sudah dimaka dari bahan makanan yang masih mentah. Tujuannya agar tidak terkontaminasi bakteri salmonella.
  • Jangan makan telur mentah
  • Sebelum menjadikannya salad, cuci sayuran hingga benar-benar bersih. 

Demikianlah gejala keracunan makanan akibat bakteri salmonella beserta pengobatan dan cara menghindarinya. Kamu memang harus waspada dalam memilih makanan agar tidak mengalami kondisi buruk. Jangan ragu dishare ya agar teman atau orang sekitarmu mengerti hal ini juga.

Loading...
Advertisements

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top