Advertisements
Connect with us
close

Virtual.co.id

18 Penyebab dan Gejala Tifus yang Wajib Diketahui

Uncategorized

18 Penyebab dan Gejala Tifus yang Wajib Diketahui

Tifus adalah salah satu penyakit yang gampang sekali menyerang tubuh manusia. Tidak hanya orang dewasa saja, namun penyakit ini juga sangat rawan menyerang anak-anak. Bahkan di beberapa kasus penyakit ini justru lebih mudah menyerang mereka yang masih dalam usia anak-anak. Tifus atau demam tifoid adalah penyakit yang terjadi karena infeksi bakteri salmonella typhi dan umumnya melakukan penyebaran melalui makanan dan juga minuman yang telah terkontaminasi. Penyakit ini umumnya banyak terjadi di Negara berkembang. Jika tidak segera diatasi, maka penyakit ini bisa membahayakan nyawa si penderita. Tifus bisa  melakukan penularan yang sangat cepat. Infeksi ini bisa terjadi jika seseorang mengonsumsi makanan dan juga minuman yang telah terkontaminasi dengan sejumlah tinja yang mengandung bakteri. Pada kasus yang masih jarang terjadi, penularan penyakit ini terjadi akibat dari urine yang terinfeksi oleh bakteri.

18 Penyebab dan Gejala Tifus

Penyebab Tifus :

1. Infeksi virus salmonella typusa
2. Pemakaian peralatan makan secara bersama-sama dilingkungan yang tidak bersih
3. Air di sekitar terjadi kontaminasi dengan bakteri atau virus
4. Lingkungan yang kurang bersih
5. Kebiasaan hidup yang tidak sehat

Tipes dikenal sebagai penyakit menular. Perawatan untuk penyakit ini biasanya dilakukan di klinik atau rumah sakit. Gejala yang paling mudah ditandai adalah terjadinya demam di malam hari dan tak kunjung mereda. Berikut gejala tifus yang umum terjadi…

1. Penderita mengalami demam yang tak kunjung reda

Demam yang terjadi ini biasanya terjadi di malam hari. Keesokan harinya demamnya bisa menurun namun selalu kambuh ketika di malam hari. Bahkan pada kondisi tertentu bisa menimbulkan demam hingga mencapai suhu 40 derajat celcius.

2. Sakit kepala

Penderita tifus akan mengalami sakit kepala yang hebat. Mereka sama sekali tidak fokus dalam melakukan aktivitas. Terpaksa segala aktivitas harus dihentikan dan si penderita harus melakukan istirahat total selama beberapa hari.

3. Nafsu makan yang menurun

Penderita tifus akan memiliki nafsu makan yang menurun. Bahkan pada kasus tertentu mereka sama sekali enggan untuk mengonsumsi makanan. Dengan demikian, tubuh dari si penderita akan merasakan lemah dan lemas tak berdaya.

Loading...

4. Gangguan pada pencernaan

Pola makan yang tidak teratur akan menyebabkan gangguan di bagian pencernaan. Makanya penderita tifus seringkali mengalami gangguan diaere hingga sembelit. Hal ini terjadi karena makanan yang masuk ke dalam tubuh mereka tidak sesuai dengan kebutuhan tubuh. Dengan demikian lambung akan kesulitan melakukan pencernaan makanan.

5. Timbulnya bercak merah di bagian kaki dan tangan

Penderita tifus akan mengalami bercak di bagian tangan dan kaki mereka. Bercak ini berwarna merah mirip bagi mereka yang menderita penyakit gatal. Untuk itu penting untuk diwaspadai ketika di tubuh terdapat bercak merah ini.

6. Demam di sepanjang waktu

Jika infeksi bakteri di dalam tubuh terjadi di minggu pertama, demam yang dialami poenderita ahnya di malam hari saja. Namun lain halnya dengan infeksi yang terjadi selama kurang lebih 2 minggu. Si penderita akan mengalami demam dalam waktu sepanjang hari yaitu di siang, sore, dan juga malam hari.

7. Tubuh menjadi kurus

Tubuh yang mengurus ini terjadi dikarenakan nafsu makan terus mengalami penurunan yang drastic. Dengan  demikian tubuh tidak mendapatkan supply makanan yang cukup dan hasilnya akan terjadi kekurusan.

8. Perut menjadi bengkak dan keras

Kurangnya kadar makanan yang masuk ke dalam tubuh membuat perut menjadi bengkak dan kerasa. Selain itu, penderita akan menjadi kurang nyaman ketika melakukan berbagai aktivitas.

9. Tubuh akan lemas dan suit berjalan

Pada kasus yang parah  dengan terjangkitnya penaykit tifus yang terjadi pada minggu ke 3, maka gejala yang muncul adalah tubuh akan menjadi sangat lemas dan susah untuk berjalan. Bahkan jika hanya sekadar bangun dari tidur pun akan terasa sangat sulit.


10. Pendarahan pada bagian usus

Inilah yang sangat berbahaya dan dikhawatikan oleh berbagai pihak. Komplikasi akibat infeksi bakteri menyebabkan pendarahan pada bagian usus. Kondisi ini biasanya semakin diperparah lagi dengan adanya pendarahan pad atinja dan juga tekanan darah yang terus mengalami penurunan.

Baca juga: 20 Penyebab dan Gejala Diare

3 Gejala Tifus lainnya :

11. Miokarditis
12. Terjadi radang pada paru-paru
13. Gangguan pada organ gunjal

Itulah seputar informasi mengenai 18 penyebab dan gejala penyakit tifus. Tifus adalah penyakit yang umum dan kerap menyerang manusia. Meski demikian, sebagai manusia sudah menjadi kewajiban kita untuk tetap menjaga gaya hidup yang sehat serta menjaga kebersihan lingkungan kita. Itulah salah satu langkah pencegahan yang mesti dilakukan supaya tidak terserang penyakit ini. selalu memerhatikan jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari adalah hal yang wajib untuk dilakukan. Anda bisa membaca artikel penyakit dan kelainan lainnya….

Loading...
Advertisements

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Uncategorized

To Top